Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menurut Riset: Belanja dengan AI Jadi Tren Baru di Era Digital
Magnific/jcomp
  • Riset Accenture menunjukkan 74% konsumen kini lebih percaya pada personal AI agent saat berbelanja, menandakan pergeseran besar menuju penggunaan AI dalam pengambilan keputusan pembelian.

  • Konsep agentic commerce memungkinkan AI memahami kebutuhan pengguna, mencari dan membandingkan produk, lalu membantu menyelesaikan transaksi dengan persetujuan konsumen.

  • Setidaknya ada 6 langkah yang harus brand lakukan agar siap menghadapi era agent AI, mulai dari merapikan produk hingga mempersiapkan karyawan untuk bekerja sama dengan AI.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Riset terbaru Accenture menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam proses belanja konsumen semakin meningkat dan mulai membentuk tren baru yang disebut agentic commerce.
  • Who?
    Accenture sebagai lembaga riset, Nhung Mason selaku Products Industry Lead, Patricio De Matteis dari Accenture Song, serta Tan Bee Leng dari The Ascott Limited terlibat dalam pemaparan hasil riset dan penerapan AI.
  • Where?
    Kegiatan riset dan pemaparan hasil dilakukan secara global dengan fokus pada kawasan Asia Pasifik, sementara penerapan AI Cubby berlangsung di jaringan hotel The Ascott Limited.
  • When?
    Riset ini dirilis pada tahun 2024, sedangkan penerapan AI Cubby oleh The Ascott Limited dimulai sejak tahun 2023 dan terus dikembangkan hingga saat ini.
  • Why?
    Peningkatan kepercayaan konsumen terhadap AI mendorong perubahan perilaku belanja serta kebutuhan brand untuk menyesuaikan strategi agar dapat berinteraksi melalui sistem berbasis kecerdasan buatan.
  • How?
    AI digunakan untuk memahami kebutuhan pengguna, mencari dan membandingkan produk, memberikan rekomendasi pembelian, serta membantu penyelesaian transaksi dengan persetujuan konsumen melalui konsep agentic commerce.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sekarang banyak orang belanja pakai AI. AI itu kayak teman pintar yang bantu cari barang dan kasih saran beli apa. Ada perusahaan namanya Accenture yang bilang orang makin percaya sama AI waktu belanja. Ada juga hotel Ascott yang punya AI bernama Cubby buat bantu tamu cari tempat menginap. Sekarang banyak brand belajar supaya bisa kerja bareng AI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kecerdasan buatan (AI) kini tak lagi sekadar membantu mencari informasi, tetapi juga mulai mengubah cara masyarakat berbelanja.

Riset terbaru Accenture mengungkapkan semakin banyak konsumen yang memercayakan AI untuk membantu proses belanja mereka. AI tak lagi sekadar memberikan rekomendasi, tetapi juga mulai memengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Lantas, seperti apa tren belanja dengan AI yang semakin berkembang? Simak selengkapnya mengenai riset Accenture tentang belanja dengan AI jadi tren baru di era digital yang sudah Popmama.com rangkum berikut ini.

Riset Accenture Ungkap Tren Belanja dengan AI

Magnific/pressfoto

Riset terbaru Accenture menunjukkan bahwa AI semakin berperan dalam proses belanja konsumen. Sebanyak 74% responden mengaku lebih percaya pada personal AI agent saat berbelanja.

Nhung Mason selaku Products Industry Lead Accenture, juga mengungkap bahwa sekitar 9 dari 10 konsumen di Asia Pasifik siap menggunakan AI untuk membantu mencari hingga memilih produk yang sesuai kebutuhan.

Temuan ini menunjukkan bahwa AI mulai berperan dalam membantu pengambilan keputusan saat berbelanja.

Apa Itu Agentic Commerce?

Magnific/pressfoto

Agentic commerce adalah konsep belanja yang memanfaatkan AI sebagai asisten untuk membantu konsumen mengambil keputusan.

Selama ini, konsumen perlu melakukan pencarian produk hingga membandingkan produk sendiri sebelum memutuskan untuk membeli. Namun, menurut Accenture, pola tersebut mulai berubah.

Di era agentic commerce, konsumen cukup menyampaikan kebutuhannya kepada AI. AI akan memahami kebutuhan pengguna, mencari dan membandingkan pilihan, kemudian membantu menyelesaikan proses pembelian dengan persetujuan konsumen.

Accenture menyoroti bahwa perubahan ini juga menggeser cara brand menarik perhatian pelanggan. Tidak hanya dengan promosi, brand juga perlu memastikan informasi produk mudah dipahami oleh AI sehingga AI bisa menjadi perantara antara konsumen dan brand dalam proses pengambilan keputusan.

Penerapan Agent AI Sudah Dimulai

Magnific/Lifestylememory

Dalam kesempatan yang sama, turut hadir Tan Bee Leng, Chief Commercial Officer dari The Ascott Limited yang berbagi pengalaman tentang pemanfaatan potensi agentic AI.

Diketahui bahwa The Ascott Limited telah meluncurkan AI bernama Cubby pada tahun 2023 yang membantu para tamu mencari informasi, menemukan hotel, dan memberikan rekomendasi destinasi. 

Ke depannya, Cubby akan dikembangkan menjadi personal travel agent yang mampu mendampingi tamu sepanjang perjalanan mereka.

Tan Bee Leng juga mengungkapkan bahwa penerapan AI memberikan dampak bagi operasional perusahaan. Sejak diluncurkan, Cubby telah menangani 900 ribu pertanyaan tamu hingga menghemat sekitar 89 ribu jam kerja staf.

Di saat yang sama, Tan Bee Leng menegaskan bahwa perusahaan tetap menempatkan kepercayaan, perlindungan data, serta pengawasan manusia sebagai fondasi utama dalam pengembangan AI.

Apa yang Harus Brand Lakukan?

Magnific/cookie_studio

Managing Director Accenture Song, Patricio De Matteis, mengungkapkan setidaknya ada 6 langkah yang harus brand lakukan agar siap menghadapi era agent AI. Langkah yang disarankan meliputi sebagai berikut:

  • Merapikan data produk agar mudah dipahami AI

  • Meningkatkan efisiensi operasional agar stok

  • Menyesuaikan sistem pembayaran yang mendukung transaksi otomatis

  • Menentukan sampai mana peran AI dan manusia

  • Membangun kepercayaan

  • Mempersiapkan karyawan untuk bekerja berdampingan dengan AI

Nah, itu dia tentang penjelasan mengenai riset Accenture tentang belanja dengan AI jadi tren baru di era digital. Semoga bermanfaat, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article