Buah merupakan salah satu makanan sehat karena kaya vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Banyak orang yang menjadikan buah sebagai camilan maupun pelengkap menu sehat. .
5 Waktu yang Tidak Dianjurkan untuk Konsumsi Buah-Buahan

- Makan buah sebelum tidur tidak disarankan karena gula alami dapat meningkatkan kadar gula darah dan mengganggu kualitas tidur.
- Mengonsumsi buah asam saat perut kosong atau bersamaan dengan susu bisa memicu iritasi lambung serta gangguan pencernaan.
- Makan buah setelah makan berat atau sebelum minum obat tertentu dapat menghambat penyerapan nutrisi dan menimbulkan risiko penumpukan kalium.
Namun, tahukah Mama kalau mengonsumsi buah juga perlu memperhatikan waktu? Meski menyehatkan, makan buah pada waktu yang kurang tepat bisa berakibat buruk untuk tubuh, seperti perut kembung, gangguan pencernaan, hingga lonjakan gula darah pada kondisi tertentu.
Lalu, kapan saja waktu yang sebaiknya dihindari untuk makan buah? Berikut Popmama.com sudah merangkum lengkap tentang 5 waktu yang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi buah.
Table of Content
1. Sebelum tidur

Dilansir dari Times of India, mengonsumsi buah sesaat sebelum tidur tidak dianjurkan karena kandungan gula alami yang terdapat dalam buah dapat meningkatkan kadar gula darah.
Jika tetap ingin mengonsumsi buah sebelum tidur, para ahli menganjurkan untuk mengonsumsinya 2-3 jam sebelum tidur untuk memastikan buah telah tercerna dengan baik sehingga tidur tidak akan terganggu.
2. Pagi hari saat perut kosong

Mengonsumsi buah saat perut kosong sebenarnya tidak begitu berbahaya terhadap kesehatan, tetapi tetap ada beberapa buah yang dikonsumsi perlu diperhatikan.
Saat perut kosong, tidak dianjurkan memakan buah-buahan asam, seperti jeruk, lemon, dan nanas. Buah-buahan tinggi asam tersebut dapat menimbulkan rasa perih di dalam perut yang kosong setelah bangun tidur.
Bagi penderita GERD atau maag, mengonsumsi buah asam di waktu perut kosong dapat memicu iritasi.
3. Konsumsi bersamaan dengan susu

Memakan buah dan susu secara bersamaan sebenarnya aman untuk dilakukan, tetapi tetap memperhatikan jenis buah yang digunakan. Buah dengan kandungan asam yang tinggi seperti jeruk tidak dianjurkan diminum bersamaan dengan susu.
Real Simple menjelaskan bahwa kandungan asam sitrat pada jeruk dapat menimbulkan penggumpalan protein dalam susu. Penggumpalan protein tersebut berbahaya bagi sistem pencernaan karena sulit dicerna serta menyebabkan perut kembung dan sakit perut.
4. Sesudah makan berat

Memakan buah setelah makan berat dapat dijadikan sebagai hidangan pencuci mulut yang enak dan sehat. Namun, hal tersebut justru tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan berbagai masalah.
Makan buah setelah menyantap hidangan berat yang tinggi akan protein dan lemak dapat membebani sistem pencernaan karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Selain itu, makan buah setelah makan berat dapat mengurangi penyerapan nutrisi dari buah itu sendiri.
5. Sebelum minum obat

Bagi Mama yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan sedang mengonsumsi obat berjenis ACE inhibitor (Angiotensin-onverting Enzyme Inhibitor), tidak dianjurkan memakan buah tinggi kalium seperti pisang.
Dikutip dari Advanceer, pisang yang kaya akan kalium sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum minum obat berjenis ACE inhibitor.
Obat penurun tekanan darah ini dapat meningkatkan kadar kalium dalam tubuh sehingga mengonsumsinya bersamaan dengan makanan tinggi kalium berisiko menyebabkan penumpukan kalium.
Nah, itulah deretan waktu yang sebaiknya dihindari saat hendak makan buah. Mengonsumsi buah di waktu yang tepat penting agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal.





















