Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

6 Skill Parenting yang Harus Dimiliki Calon Orangtua

6 Skill Parenting yang Harus Dimiliki Calon Orangtua
Magnific/Lifestylememory
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Setidaknya ada 6 skill penting yang perlu dipelajari calon orangtua, mulai dari komunikasi efektif hingga kemampuan co-parenting bersama pasangan.

  • Komunikasi, empati, dan pengelolaan emosi disebut sebagai fondasi utama untuk membangun hubungan hangat serta membantu anak memahami dan mengekspresikan perasaannya.

  • Manajemen waktu, stres, dan kerja sama dengan pasangan menjadi kunci agar orangtua dapat menciptakan lingkungan keluarga yang stabil, nyaman, dan penuh dukungan bagi anak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menjadi orangtua bukan hanya soal memenuhi kebutuhan si Kecil, tetapi juga tentang terus belajar mengasuh dengan cara yang tepat.

Meski naluri mengasuh akan berkembang seiring waktu, ada beberapa skill parenting yang sebaiknya mulai dipelajari bahkan sebelum memiliki anak.

Lantas, apa saja skill parenting yang harus dimiliki calon orangtua? Simak daftar 6 skill parenting yang harus dimiliki calon orangtua dari Popmama.com berikut ini.

1. Komunikasi efektif

Komunikasi efektif
Magnific/tirachardz

Dilansir dari laman Marriage.com, komunikasi yang efektif menjadi salah satu fondasi utama dalam parenting.

Dengan komunikasi yang baik, orangtua dapat menyampaikan aturan, harapan, maupun kasih sayang kepada anak dengan cara yang mudah dipahami. 

Anak juga akan merasa lebih nyaman untuk bercerita dan mengungkapkan perasaannya kepada orangtua. Skill parenting ini dapat membantu membangun hubungan yang hangat dan saling mempercayai antara orangtua dan anak.

2. Mengelola emosi

Mengelola emosi
Magnific/tonadiaz

Mengasuh anak tentu akan diwarnai berbagai tantangan yang dapat menguras emosi karena membutuhkan kesabaran agar orangtua tidak bereaksi secara impulsif.

Oleh karena itu, calon orangtua perlu belajar mengenali dan mengelola emosinya sendiri. 

Saat mampu tetap tenang di situasi yang rumit, orangtua akan lebih mudah mencari solusi tanpa meluapkan amarah. Hal ini juga bisa menjadi contoh bagi anak dalam mengelola emosinya saat tumbuh besar.

3. Empati terhadap anak

Empati terhadap anak
Magnific/freepik

Dilansir dari laman Psychiatry Resource, empati dalam dunia parenting berarti berusaha memahami apa yang sedang dirasakan dan dipikirkan anak sekaligus membantu mereka mengekspresikannya dengan lebih jelas. 

Anak yang merasa dipahami cenderung lebih mudah membangun ikatan emosional yang kuat dengan orangtuanya.

Selain membuat anak merasa aman, sikap empati juga membantu mereka belajar mengenali, menerima, dan mengungkapkan emosinya dengan cara yang sehat.

4. Manajemen waktu

Manajemen waktu
Magnific/Drazen Zigic

Setelah memiliki anak, tanggung jawab orangtua akan bertambah. Kemampuan mengatur waktu pun menjadi bekal penting bagi calon orangtua.

Dilansir dari laman Motherly, orangtua dapat melatih manajemen waktu dengan menetapkan prioritas, membuat jadwal atau rutinitas, berbagi tugas dengan pasangan, serta tetap menyisihkan waktu untuk diri sendiri.

Dengan mengelola waktu, keseharian akan terasa lebih teratur, risiko burnout dapat berkurang, dan orangtua juga dapat menjadi contoh yang baik bagi anak dalam mengatur waktu.

5. Manajemen stres

Manajemen stres
Magnific/tonadiaz

Menjadi orangtua bukan berarti harus selalu kuat setiap saat. Rasa lelah, tekanan pekerjaan, hingga tantangan dalam mengasuh anak dapat memicu stres apabila tidak dikelola dengan baik.

Calon orangtua sebaiknya mulai mempelajari cara mengelola stres, misalnya beristirahat yang cukup atau melakukan hobi.

Ketika tingkat stres lebih terkendali, orangtua dapat mengambil keputusan dengan lebih tenang dan menciptakan suasana rumah yang nyaman bagi anak.

6. Kemampuan co-parenting bersama pasangan

Kemampuan co-parenting bersama pasangan
Magnific/freepik

Parenting bukan hanya tanggung jawab satu orang, melainkan kerja sama antara kedua orangtua. Kemampuan co-parenting perlu dibangun sejak awal agar Papa dan Mama memiliki tujuan serta pola asuh yang sejalan.

Dengan kerja sama yang baik antara Papa dan Mama, anak akan tumbuh dalam lingkungan yang lebih stabil dan mendapatkan dukungan yang konsisten dari kedua orangtuanya. 

Itulah 6 skill parenting yang harus dimiliki calon orangtua. Dengan melatih skill parenting, calon orangtua dapat membangun bekal yang kuat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More