Penyakit lupus (Systemic Lupus Erythematosus) sering kali masih salah dipahami sehingga menimbulkan berbagai stigma yang memberikan dampak psikologis bagi para pasien.
Data Perhimpunan Reumatologi Indonesia menunjukkan lupus memberikan pengaruh psikologis pasien hingga 50 persen. Selain karena penanganan lupus yang kurang baik, mitos juga memberikan pengaruh psikologis pada orang dengan lupus.
Padahal, tidak sepenuhnya mitos yang beredar di masyarakat merupakan fakta, dokter bahkan menyangkal beberapa mitos yang identik dengan penyandang lupus.
Dalam diskusi media From Burden to Living Well spesial Hari Lupus Sedunia bersama AstraZeneca di Jakarta, Selasa (26/5/26), 3 mitos penyakit lupus ini dibantah oleh dokter yang penjelasannya telah dirangkum Popmama.com berikut ini.
