Kalau liburan ke Garut, rasanya belum lengkap kalau belum membeli dodol khas Garut yang legendaris. Meski dodol sudah menjadi ikon daerah ini, ternyata masih banyak pilihan buah tangan khas Garut yang nggak kalah enak dan menarik untuk dibawa pulang.
6 Oleh-Oleh Khas Garut selain Dodol yang Wajib Dibawa Pulang

Ada beragam oleh-oleh khas Garut selain dodol, mulai dari camilan tradisional hingga produk lokal yang cocok dibawa pulang setelah liburan.
Terdapat enam pilihan utama, yaitu Burayot, Dorokdok, Wajit, Ladu, Moring, dan Chocodot yang masing-masing punya cita rasa serta keunikan tersendiri.
Beberapa oleh-oleh seperti Dorokdok dan Wajit memiliki daya simpan yang lama, sementara Chocodot menawarkan inovasi perpaduan cokelat dan dodol khas Garut.
Mulai dari camilan tradisional hingga produk lokal bercita rasa khas, semuanya bisa jadi oleh-oleh untuk keluarga atau teman.
Berikut Popmama.com telah merangkum 6 oleh-oleh khas Garut selain dodol yang wajib dibawa pulang, Yuk, simak daftarnya!
Table of Content
1. Burayot

Burayot merupakan jajanan tradisional yang bisa kamu jadikan pilihan oleh-oleh khas Garut untuk dibawa pulang.
Nama burayot diambil dari bahasa Sunda yang berarti bergelantungan karena bentuk kuenya terlihat menggantung setelah digoreng.
Kue ini terbuat dari tepung beras dan gula merah. Kini, burayot tersedia dalam berbagai varian rasa, seperti cokelat, kacang, keju, hingga jahe.
Kamu bisa menemukannya di toko oleh-oleh atau kawasan wisata di Garut, termasuk sekitar Candi Cangkuang.
2. Dorokdok

Dorokdok merupakan camilan kerupuk kulit khas Garut yang terbuat dari kulit sapi atau kerbau.
Berbeda dengan kerupuk kulit biasanya yang memiliki sedikit cita rasa manis gurih, dorokdok identik dengan rasa asin dan gurih yang khas dan tekstur yang lebih renyah.
Camilan ini cocok dijadikan oleh-oleh karena dikemas dalam plastik bening dan memiliki masa simpan yang cukup panjang.
3. Wajit

Wajit adalah camilan tradisional yang terbuat dari beras ketan, gula aren, dan santan. Rasanya manis dan legit dengan aroma khas karena dibungkus menggunakan kulit jagung kering.
Tekturnya lembut dan kenyal, cocok dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi.
Selain itu, wajit juga memiliki daya simpan sekitar 2-3 minggu pada suhu ruang dan tanpa pengawet, sehingga pas untuk dijadikan oleh-oleh.
4. Ladu

Ladu sekilas terlihat seperti dodol. Namun, ladu memiliki tekstur yang lebih padat dengan bagian luarnya yang kering.
Camilan yang banyak diproduksi di daerah Malangbong ini berbahan dasar beras ketan, kelapa parut, dan gula merah yang diaduk bersama.
5. Moring

Moring merupakan camilan khas Garut yang punya tekstur renyah dan gurih. Nama moring sendiri merupakan singkatan dari cimol kering, yang kini semakin populer sebagai oleh-oleh dari Garut.
Camilan ini hadir dalam berbagai varian rasa, mulai dari original, pedas, hingga daun jeruk yang gurih dan wangi.
6. Chocodot

Kamu tetap ingin membawa dodol Garut sebagai oleh-oleh, tapi ingin dodol yang berbeda dari biasanya? Tenang, kini ada Chocodot yang hadir sebagai salah satu pilihan buah tangan modern dari Garut.
Chocodot merupakan oleh-oleh khas Garut yang memadukan cokelat dengan dodol, menciptakan rasa manis yang unik. Produk ini menjadi salah satu oleh-oleh modern khas Garut yang populer di kalangan wisatawan.
Nah, itu dia daftar 6 oleh-oleh khas Garut selain dodol yang wajib dibawa pulang. Sebelum pulang, sempatkan mampir ke pusat oleh-oleh khas Garut yang bisa membuat pengalaman liburan semakin berkesan.






















