Studi: Pakai Penutup Mata saat Tidur Dapat Tingkatkan Daya Ingat Otak

Penelitian Oxford Academic menemukan penggunaan penutup mata saat tidur berpotensi meningkatkan daya ingat dan kewaspadaan pada keesokan harinya.
Eksperimen melibatkan peserta berusia 18–35 tahun yang tidur dengan dan tanpa penutup mata, lalu menjalani tes kognitif.
Manfaat tersebut berkaitan dengan kemampuan menyimpan informasi baru dan durasi tidur gelombang lambat.
Tidur yang cukup dan berkualitas menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kesehatan otak. Selain membantu tubuh beristirahat, tidur juga berperan dalam meningkatkan kewaspadaan serta mempersiapkan otak untuk menerima dan menyimpan informasi baru.
Namun, kualitas tidur bisa terganggu oleh berbagai faktor dari lingkungan sekitar, salah satunya paparan cahaya.
Menariknya, sebuah jurnal dari Oxford Academic berjudul ‘Wearing an eye mask during overnight sleep improves episodic learning and alertness’ (2022) menemukan bahwa menggunakan penutup mata saat tidur berpotensi membantu meningkatkan kemampuan daya ingat dan kewaspadaan pada keesokan harinya.
Lantas, bagaimana penggunaan penutup mata saat tidur dapat memberikan manfaat bagi otak? Berikut Popmama.com telah merangkum hasil penelitiannya.
Table of Content
1. Penutup mata saat tidur dapat membantu meningkatkan daya ingat

Unsplash/Slumber Sleep Aid Penelitian ini mengamati pengaruh penggunaan penutup mata yang berfungsi menghalangi cahaya saat tidur malam terhadap kemampuan memori dan kewaspadaan seseorang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan penutup mata dapat membantu meningkatkan kemampuan episodic encoding, yaitu proses otak dalam menerima dan menyimpan informasi mengenai pengalaman atau peristiwa tertentu.
Kemampuan ini penting dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ketika seseorang mempelajari materi baru, mengingat kejadian, atau memahami informasi yang baru diterima.
2. Penelitian pertama melibatkan 94 peserta berusia 18–35 tahun

Pexels/Polina Dalam eksperimen pertama, peneliti melibatkan 94 peserta berusia 18–35 tahun untuk mengamati dampak penggunaan penutup mata selama tidur. Para peserta diminta memakai penutup mata setiap malam selama satu minggu untuk menghalangi cahaya yang masuk ke mata.
Selanjutnya, mereka menjalani kondisi pembanding selama satu minggu berikutnya, yaitu tidur tanpa penutup mata sehingga paparan cahaya tidak dihalangi dengan cara yang sama.
Setelah melewati lima malam untuk membiasakan diri dengan kondisi tidur tersebut, peserta menjalani serangkaian tes kognitif pada hari keenam dan ketujuh.
Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan penutup mata berkaitan dengan peningkatan kemampuan menyimpan informasi baru dan kewaspadaan mereka.
3. Eksperimen kedua mengamati kualitas tidur peserta

Pexels/Marcus Aurelius Untuk memperkuat temuan sebelumnya, para peneliti melakukan eksperimen kedua yang melibatkan 35 peserta berusia 18–35 tahun.
Dalam penelitian ini, peserta menggunakan perangkat yang dapat dikenakan untuk memantau pola tidur mereka, baik ketika tidur menggunakan penutup mata maupun tanpa menggunakannya.
Hasil eksperimen kedua kembali menunjukkan adanya manfaat terhadap kemampuan otak dalam menyimpan informasi baru.
Peneliti juga menemukan bahwa peningkatan kemampuan tersebut berkaitan dengan durasi tidur gelombang lambat atau slow-wave sleep.
Temuan ini memberikan petunjuk bahwa tahapan tidur tertentu kemungkinan berperan dalam mendukung proses memori ketika seseorang menggunakan penutup mata.
4. Menghalangi cahaya dapat mendukung kewaspadaan setelah bangun tidur

Pexels/Vika Glitter Tidur mempunyai peran penting dalam menjaga kewaspadaan dan mempersiapkan otak untuk menerima informasi baru.
Sayangnya, kondisi lingkungan yang kurang mendukung, termasuk cahaya yang masuk ke kamar tidur, dapat mengganggu pola dan waktu tidur seseorang.
Berdasarkan penelitian ini, penggunaan penutup mata berpotensi membantu melindungi tidur dari paparan cahaya sekitar. Peserta yang menggunakan penutup mata menunjukkan peningkatan kewaspadaan pada hari berikutnya.
Kondisi ini dapat membantu seseorang menjalani aktivitas yang membutuhkan perhatian dan konsentrasi, seperti belajar, bekerja, maupun berkendara.
Meski demikian, penutup mata bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas tidur. Kebiasaan tidur yang teratur, lingkungan kamar yang nyaman, serta durasi tidur cukup tetap perlu diperhatikan agar tubuh dan otak memperoleh waktu istirahat yang optimal.
5. Penutup mata bisa menjadi cara sederhana untuk mendukung fungsi kognitif

Freepik/benzoix) Salah satu hal menarik dari penelitian ini adalah penggunaan penutup mata merupakan kebiasaan yang relatif mudah dilakukan, tidak invasif, dan tidak membutuhkan biaya besar.
Dengan membantu mengurangi paparan cahaya saat tidur, penutup mata dapat mendukung fungsi kognitif, khususnya kemampuan mengingat informasi dan menjaga kewaspadaan pada keesokan harinya.
Demikian studi mengenai pakai penutup mata saat tidur bisa tingkatkan daya ingat otak. Apakah kamu termasuk yang menggunakan penutup mata saat tidur?






















