Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

5 Perbedaan Paspor Biasa dan Paspor Elektronik, Simak Sebelum Membuat

5 Perbedaan Paspor Biasa dan Paspor Elektronik, Simak Sebelum Membuat
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
Intinya Sih
  • Paspor elektronik memiliki chip biometrik berisi data wajah dan sidik jari, membuatnya lebih aman serta mempercepat proses verifikasi dibanding paspor biasa yang masih manual.
  • Harga pembuatan paspor elektronik sekitar Rp650.000, lebih mahal dari paspor biasa Rp350.000, sebanding dengan fitur keamanan dan kemudahan imigrasi yang ditawarkan.
  • Pemegang e‑paspor bisa menikmati fasilitas autogate dan potensi bebas visa di beberapa negara, sementara perawatannya perlu ekstra hati-hati agar chip tetap berfungsi baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mama Papa pasti tahu paspor penting banget buat liburan ke luar negeri, tapi ternyata nggak semua paspor itu sama. Ada perbedaan yang bisa bikin pengalaman perjalanan Mama Papa berbeda, lho!

Dari proses di bandara sampai fitur rahasianya, paspor biasa dan paspor elektronik punya keunikan masing-masing. Ada yang bikin lebih cepat, ada juga yang harus ekstra hati-hati.

Selain itu, hal-hal kecil tapi penting soal harga, kemudahan, dan perawatan paspor juga ternyata bisa berpengaruh banget. Penasaran apa saja perbedaannya? Yuk, simak penjelasan Popmama.com berikut!

Table of Content

1. Fitur teknologi

1. Fitur teknologi

5 Perbedaan Paspor Biasa dan Paspor Elektronik, Simak Sebelum Buat! _20260325_223552_0001.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Paspor biasa hanya berisi data identitas dasar, seperti nama, tanggal lahir, dan nomor paspor. Tidak ada chip elektronik di dalamnya, sehingga proses verifikasi data dilakukan secara manual oleh petugas imigrasi. Meskipun sederhana, paspor ini tetap sah dan bisa digunakan untuk perjalanan internasional.

Sementara itu, paspor elektronik dilengkapi chip biometrik yang menyimpan data wajah dan sidik jari pemiliknya. Fitur ini membuat e‑paspor lebih aman dari pemalsuan dan memudahkan identifikasi di bandara. Chip ini juga memastikan data pribadi tersimpan dengan aman dan hanya bisa dibaca oleh perangkat resmi di imigrasi.

2. Harga pembuatan

5 Perbedaan Paspor Biasa dan Paspor Elektronik, Simak Sebelum Buat! _20260325_223552_0002.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Dilansir dari laman palangkaraya.imigrasi.go.id, harga pengurusan paspor biasa 48 halaman dimulai dari Rp350.000 per permohonan. Paspor jenis ini sudah cukup untuk perjalanan internasional standar dan menjadi pilihan ekonomis bagi sebagian besar masyarakat.

Sementara itu, paspor elektronik 48 halaman dikenai biaya mulai dari Rp650.000 per permohonan. Perbedaan harga ini sebanding dengan fitur canggihnya, termasuk chip biometrik yang meningkatkan keamanan data dan mempermudah proses pemeriksaan di imigrasi.

3. Kemudahan imigrasi

5 Perbedaan Paspor Biasa dan Paspor Elektronik, Simak Sebelum Buat! _20260325_223552_0003.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Ketika sampai di bandara luar negeri, proses pemeriksaan imigrasi bisa berbeda tergantung jenis paspor yang digunakan. Pemegang paspor biasa harus melalui pemeriksaan manual, antre, dan menunjukkan dokumen ke petugas secara konvensional. Ini bisa memakan waktu terutama saat musim liburan.

Sebaliknya, pemegang paspor elektronik bisa memanfaatkan fasilitas autogate di bandara internasional tertentu. Dengan fitur ini, Mama Papa cukup meletakkan paspor di mesin scanner dan verifikasi biometrik terjadi otomatis, membuat proses lebih cepat dan efisien.

4. Fasilitas perjalanan internasional

5 Perbedaan Paspor Biasa dan Paspor Elektronik, Simak Sebelum Buat! _20260325_223552_0004.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Beberapa negara memberikan kemudahan tambahan bagi pemegang paspor elektronik, misalnya akses lebih cepat atau program bebas visa (visa waiver) di negara tertentu dan tergantung kebijakan masing-masing negara. Artinya, Mama Papa bisa masuk ke negara tersebut tanpa mengurus visa, asalkan persyaratan lainnya terpenuhi.

Sementara itu, pemegang paspor biasa tidak otomatis mendapat kemudahan ini. Beberapa negara masih mewajibkan pemegang paspor biasa mengurus visa secara manual, meski masa berlaku paspornya sah. Jadi, e‑paspor memberi sedikit keuntungan tambahan bagi traveler internasional.

5. Perawatan dokumen

5 Perbedaan Paspor Biasa dan Paspor Elektronik, Simak Sebelum Buat! _20260325_223552_0005.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Karena adanya chip elektronik di paspor elektronik, perawatannya berbeda dengan paspor biasa. Chip harus dijaga agar tetap berfungsi dengan baik. Hindari menekuk, melipat, atau meletakkan paspor dekat benda elektronik panas. Perawatan yang tepat memastikan chip tetap bisa terbaca di mesin autogate.

Paspor biasa, di sisi lain, lebih sederhana. Mama Papa cukup menjaga buku paspor dari kerusakan fisik seperti sobek atau basah. Tidak ada chip yang harus diperhatikan, sehingga perawatan lebih fleksibel.

Nah, itulah 5 perbedaan paspor biasa dan paspor elektronik yang penting Mama Papa ketahui. Dengan tahu perbedaannya, perjalanan ke luar negeri bisa lebih nyaman, cepat, dan aman. Jadi, sebelum bikin paspor, pilih yang sesuai kebutuhan Mama Papa, ya!

FAQ Seputar Perbedaan Paspor Biasa dan Paspor Elektronik

Berapa lama masa berlaku paspor biasa dan elektronik?

Keduanya umumnya memiliki masa berlaku sama, yaitu 5 tahun untuk dewasa. Namun, pastikan selalu cek tanggal kedaluwarsa sebelum bepergian.

Apakah paspor elektronik bisa rusak kalau kena air atau panas?

Chip di paspor elektronik sensitif terhadap panas tinggi dan benturan keras. Hindari menekuk atau menaruh dekat benda elektronik panas. Paspor biasa lebih tahan banting, hanya perlu dijaga dari sobek dan basah.

Bagaimana kemudahan imigrasi bagi pemegang paspor biasa dan elektronik?

Pemegang paspor biasa harus melewati pemeriksaan manual oleh petugas imigrasi. Pemegang paspor elektronik bisa menggunakan fasilitas autogate di beberapa bandara internasional, sehingga proses pemeriksaan lebih cepat dan efisien.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More