Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Izinkan Warga Non-KTP Jakarta Berobat akibat Asap Karhutla
jakarta.go.id
  • Pemprov DKI Jakarta membuka layanan kesehatan bagi seluruh warga, termasuk non-KTP Jakarta, yang mengalami gangguan akibat asap karhutla di rumah sakit, puskesmas, dan puskesmas pembantu.

  • Sebanyak 367 fasilitas kesehatan disiagakan, terdiri dari 31 rumah sakit daerah, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu; jumlah pasien terdampak belum dilaporkan.

  • Sebaran asap mulai menjauh akibat perubahan angin, tetapi kualitas udara tetap dipantau; Pemprov menyiapkan water mist, modifikasi cuaca, serta opsi PJJ dan pembatasan aktivitas luar ruangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemprov DKI Jakarta membuka layanan pemeriksaan dan penanganan gangguan kesehatan akibat asap karhutla di 367 fasilitas kesehatan, termasuk bagi warga tanpa KTP DKI Jakarta.
  • Who?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menginstruksikan fasilitas kesehatan Pemprov bersiaga. Masyarakat yang terindikasi terdampak asap, termasuk warga non-KTP Jakarta, dapat mengakses layanan.
  • Where?
    Layanan tersedia di 31 rumah sakit daerah, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu milik Pemprov DKI Jakarta.
  • When?
    Layanan sudah berlangsung saat Pramono menyampaikan keterangan di Cipayung, Jakarta Timur, pada Senin, 19 Oktober 2026. Asap mulai menjauh dari Jakarta sejak Sabtu, 17 Oktober 2026.
  • Why?
    Fasilitas kesehatan disiagakan untuk menangani masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan atau kondisi kesehatan terkait paparan asap kebakaran hutan dan lahan.
  • How?
    Warga dapat mendatangi rumah sakit, puskesmas, atau puskesmas pembantu pemerintah daerah. Pemprov juga memantau udara, menyiapkan water mist, serta berkoordinasi untuk opsi modifikasi cuaca.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Asap kebakaran hutan sempat masuk ke Jakarta. Pak Pramono bilang semua orang yang sesak napas karena asap boleh berobat, walau tidak punya KTP Jakarta. Ada 367 tempat kesehatan yang siap membantu. Sekarang asap mulai menjauh karena angin berubah, tapi udara masih terus dilihat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons DKI Jakarta menunjukkan kesiapsiagaan yang inklusif: warga terdampak asap, termasuk yang tidak ber-KTP Jakarta, dapat mengakses layanan di ratusan fasilitas kesehatan. Ketika sebaran asap mulai menjauh, pemantauan real-time, perangkat water mist, dan koordinasi lintas instansi tetap disiapkan untuk menjaga perlindungan, terutama bagi kelompok rentan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiagakan ratusan fasilitas kesehatan untuk melayani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Layanan tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat, termasuk warga yang tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap dapat mendatangi rumah sakit, puskesmas, maupun puskesmas pembantu milik pemerintah daerah.

Untuk lebih lengkapnya, berikut Popmama.com sajikan informasi tentang Pramono Anung izinkan warga non-KTP Jakarta berobat akibat asap karhutla. Simak di bawah!

1. Sebanyak 367 fasilitas kesehatan disiagakan

pexels.com/RDNE Stock project

Untuk mendukung pelayanan tersebut, Pramono menginstruksikan 367 fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI Jakarta agar bersiaga menghadapi dampak asap karhutla.

Jumlah itu mencakup 31 rumah sakit daerah, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu.

Meski layanan telah disiapkan, Pramono mengaku belum mengetahui jumlah warga yang telah mendapatkan penanganan medis akibat paparan asap. Ia mengatakan, laporan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta belum diterimanya.

“Jumlahnya saya belum tahu. Karena saya belum mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Kesehatan. Tapi sudah berlangsung,” ujarnya.

2. Sebaran asap karhutla mulai menjauh dari Jakarta

unsplash.com/Eko Herwantoro

Di sisi lain, sebaran asap karhutla yang sempat memasuki atmosfer Jakarta dan wilayah sekitarnya dilaporkan mulai menjauh sejak Sabtu (17/10/2026).

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim mengatakan, berkurangnya sebaran asap dipengaruhi perubahan pola angin. Meski demikian, pemerintah daerah tetap mewaspadai kemungkinan perubahan arah angin yang dapat membawa kembali asap ke ibu kota.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebaran asap karhutla memasuki atmosfer Jawa bagian barat, meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, pada Jumat (16/10/2026).

Hasil pemantauan satelit sehari kemudian menunjukkan asap mulai bergerak menjauh secara bertahap. Namun, sisa sebaran asap masih terdeteksi di pesisir barat Banten pada ketinggian sekitar 10.000–18.000 kaki atau 3–5,4 kilometer.

Sekretaris Utama BMKG Guswanto menjelaskan, perubahan pola angin pada ketinggian tersebut memengaruhi pergerakan asap. Ia juga menegaskan bahwa keberadaan asap yang terdeteksi melalui satelit tidak selalu menandakan peningkatan konsentrasi polutan di permukaan.

Kendati demikian, kualitas udara Jakarta masih perlu diwaspadai. BMKG mencatat konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Kemayoran berkisar 46,7–109,7 mikrogram per meter kubik, dengan kondisi yang berada dalam rentang kategori sedang hingga tidak sehat.

3. Pemprov DKI Jakarta siapkan water mist dan modifikasi cuaca

Dok. BNPB

Untuk mengantisipasi perubahan kondisi udara, Pemprov DKI Jakarta tetap menjalankan sejumlah langkah mitigasi.

Chico mengatakan, pemerintah daerah menyiapkan penyemprotan water mist atau kabut air melalui 179 perangkat yang terpasang di 145 gedung di berbagai lokasi.

Pemprov DKI juga menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai salah satu opsi penanganan dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.

Sementara itu, pemantauan kualitas udara dilakukan secara real-time melalui stasiun pemantau kualitas udara dan sensor emisi. 

Pemantauan tersebut didukung koordinasi dengan BMKG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup, serta Kementerian Lingkungan Hidup.

4. PJJ hingga pembatasan aktivitas luar ruangan jadi opsi

beritajakarta.id

Apabila kualitas udara memburuk secara signifikan berdasarkan data resmi, Pemprov DKI Jakarta akan mempertimbangkan langkah lanjutan untuk melindungi masyarakat.

Opsi tersebut meliputi rekomendasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa, pembatasan aktivitas luar ruangan bagi kelompok rentan, serta imbauan penggunaan masker.

Chico mengatakan, masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara. Pemerintah daerah juga terus memantau kondisi di lapangan untuk menentukan langkah yang diperlukan.

Itu dia informasi tentang Pramono Anung izinkan warga non-KTP Jakarta berobat akibat asap karhutla. Warga terdampak dapat mengakses 367 fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI Jakarta.

Curated For You

Editorial Team

Related Article