Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Apakah Lambung Bisa Mengecil? Ini Fakta dan Penjelasannya

Apakah Lambung Bisa Mengecil? Ini Fakta dan Penjelasannya
Wikimedia Commons/Laboratories Servier
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Lambung bersifat elastis dan ukurannya bisa berubah sementara saat menampung makanan, tapi tidak dapat mengecil permanen tanpa prosedur medis seperti operasi.
  • Makan dalam porsi kecil secara konsisten membuat lambung lebih cepat merasa kenyang karena adaptasi fungsi dan refleks otot, bukan perubahan ukuran fisik organ.
  • Nafsu makan dipengaruhi hormon ghrelin dan leptin serta komunikasi otak-lambung, sedangkan ukuran lambung tidak berkaitan langsung dengan berat badan seseorang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Lambung merupakan salah satu bagian tubuh yang bekerja dalam proses pencernaan dan memiliki peran penting dalam memproses makanan yang dimakan oleh tubuh.

Banyak orang percaya jika makan dalam porsi kecil terus-menerus bisa bikin lambung mengecil, sehingga nafsu makan pun ikut menurun.

Anggapan ini memang terdengar masuk akal, tapi apakah benar secara medis lambung bisa benar-benar mengecil hanya dengan mengatur pola makan?

Nah, untuk menjawab rasa penasaran kamu, berikut Popmama.com sajikan apakah lambung bisa mengecil? Yuk, simak sampai habis!

Apakah Lambung Dapat Mengecil?

Apakah Lambung Dapat Mengecil
Wikimedia Commons/Olek Remesz

Jawabannya, secara alami, tidak. Lambung merupakan organ berotot yang sifatnya elastis, mirip seperti balon. Melansir Healthline, lambung akan meregang saat menampung makanan dan minuman, lalu kembali ke ukuran semula begitu isinya sudah dicerna dan dikosongkan. 

Artinya, ukuran lambung memang naik turun setiap hari, tapi bukan berarti bisa dikecilkan secara permanen hanya dengan makan sedikit.

Dikutip dari WebMD, ukuran lambung orang dewasa cenderung tetap sama, kecuali dilakukan operasi khusus untuk mengecilkannya. Makan dalam porsi kecil memang bisa membantu mengatur ulang rasa lapar, tapi bukan mengubah ukuran fisik lambung itu sendiri. 

Satu-satunya cara untuk benar-benar mengecilkan lambung secara permanen adalah lewat prosedur medis yang direkomendasikan oleh dokter dalam kondisi medis tertentu.

Bisakah Lambung Mengecil dengan Operasi?

Bisakah Lambung Mengecil dengan Operasi
Pexels/Jonas Kakaroto

Meski tidak bisa mengecil secara permanen tanpa operasi, bukan berarti kebiasaan makan tidak berpengaruh sama sekali. Dikutip dari Batash Medical, saat kamu terbiasa makan dalam porsi lebih kecil secara konsisten, dinding lambung jadi lebih jarang meregang penuh. 

Lama-kelamaan, lambung jadi lebih responsif dan kamu bisa merasa kenyang lebih cepat meski porsi makan tidak sebesar biasanya. Perubahan ini bersifat fungsional, bukan perubahan ukuran organ secara fisik.

Beberapa kebiasaan yang bisa membantu proses ini antara lain makan secara perlahan agar otak sempat mengenali sinyal kenyang, minum air putih sebelum makan, memperbanyak makanan berprotein dan berserat, serta menghindari kalori cair seperti soda atau jus manis. 

Dilansir dari Cleveland Clinic, lambung memiliki refleks bernama receptive relaxation, yaitu kemampuan otot lambung untuk melemas dan mengembang saat menerima makanan.

Setelah terbiasa makan lebih sedikit dalam waktu lama, elastisitas refleks ini bisa berkurang sehingga lambung terasa lebih cepat penuh.

Bagaimana Cara Kerja Lambung pada Sistem Pencernaan?

Bagaimana Cara Kerja Lambung pada Sistem Pencernaan
Wikimedia Commons/GiftedGirI

Supaya lebih paham kenapa mitos mengecilkan lambung ini muncul, ada baiknya kita kenali dulu cara kerja lambung itu sendiri. Dalam kondisi kosong, ukuran lambung kira-kira sebesar kepalan tangan.

Setelah menerima makanan dalam jumlah banyak, lambung bisa mengembang hingga berkali-kali lipat dari ukuran semula untuk menampung semuanya.

Mengutip WebMD, proses pencernaan utama sebenarnya tidak terjadi di lambung, melainkan di usus halus. Lambung lebih berperan sebagai tempat yang mengaduk makanan hingga menjadi partikel kecil yang disebut chyme, sebelum dilepaskan sedikit demi sedikit ke usus halus untuk dicerna lebih lanjut. 

Selama proses ini berlangsung, saraf vagus yang menghubungkan lambung dan otak akan mengirim sinyal tentang seberapa penuh lambung dan zat gizi apa saja yang masuk, sehingga otak tahu kapan harus memberi sinyal kenyang.

Apakah Ukuran Lambung Memengaruhi Nafsu Makan?

Apakah Ukuran Lambung Memengaruhi Nafsu Makan
Wikimedia Commons/https://www.scientificanimations.com

Ukuran lambung memang berperan dalam rasa kenyang, tapi bukan satu-satunya faktor yang mengendalikan nafsu makan. Ada dua hormon utama yang bekerja di balik layar, yaitu ghrelin yang memberi sinyal lapar ke otak dan leptin yang memberi sinyal kenyang. 

Ketika seseorang mulai mengurangi porsi makan, kadar ghrelin bisa meningkat sementara waktu sehingga rasa lapar terasa lebih kuat di awal, sebelum akhirnya tubuh beradaptasi dan hormon ini kembali stabil.

Selain hormon, komunikasi antara otak dan lambung juga ikut berperan penting. Kalau seseorang terbiasa makan dalam porsi besar, otak akan memahami bahwa jumlah makanan sebanyak itu yang dibutuhkan untuk merasa kenyang. 

Sebaliknya, dengan membiasakan porsi makan yang lebih terukur, otak lambat laun mengenali sinyal kenyang lebih cepat.

Itulah kenapa banyak orang merasa lambungnya mengecil setelah rutin makan dalam porsi kecil, padahal yang sebenarnya berubah adalah kepekaan otak dan hormon terhadap rasa kenyang, bukan ukuran fisik lambungnya.

Benarkah Berat Badan Memengaruhi Ukuran Lambung?

Benarkah Berat Badan Memengaruhi Ukuran Lambung
Pexels/Towfiqu barbhuiya

Anggapan bahwa orang bertubuh kurus otomatis punya lambung yang lebih kecil dibandingkan dengan orang dengan berat badan lebih besar ternyata juga keliru.

Dikutip dari WebMD, ukuran lambung tidak berkaitan langsung dengan berat badan seseorang. Orang yang secara alami bertubuh kurus bisa saja memiliki ukuran lambung yang sama, bahkan lebih besar, dibandingkan dengan orang yang selama ini berjuang mengontrol berat badannya.

Bahkan pada orang yang sudah menjalani operasi pengecilan lambung, berat badan tetap bisa naik kembali apabila pola makan tidak dijaga. 

Artinya, berat badan lebih banyak dipengaruhi oleh total asupan kalori, jenis makanan, tingkat aktivitas fisik, dan kebiasaan makan sehari-hari, bukan semata-mata besar-kecilnya ukuran lambung seseorang.

Nah, itulah pembahasan mengenai apakah lambung bisa mengecil? Semoga informatif dan bermanfaat!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More