Sudah beli terong hijau di pasar, tetapi belum sempat dimasak dan ternyata kondisinya sudah layu keesokan harinya, situasi ini tentu sangat menyebalkan. Padahal, dengan teknik penyimpanan yang tepat, terong hijau bisa tetap segar jauh lebih lama dari yang dibayangkan.
Terong hijau memiliki kandungan air yang tinggi dan kulit yang relatif tipis, sehingga rentan terhadap perubahan suhu dan kelembapan. Sayuran ini juga mengandung enzim polifenol oksidase yang menyebabkan reaksi oksidasi ketika terpapar udara, sehingga mudah berubah warna menjadi kecokelatan setelah dipotong.
Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa cara menyimpan terong hijau agar tetap segar, tidak keriput, dan siap diolah kapan saja.
Yuk Ma, disimak!
