8 Cara Membersihkan Rumah setelah Isolasi Mandiri

Pastikan rumah dibersihkan secara menyeluruh ya, Ma!

26 Juli 2021

8 Cara Membersihkan Rumah setelah Isolasi Mandiri
Freepik/tirachardz

Bagi seseorang yang terkonfirmasi positif Covid-19, tetapi tidak bergejala atau disebut orang tanpa gejala (OTG) serta bergejala ringan diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Setelah dipakai untuk isoman, rumah harus dibersihkan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada virus yang tertinggal.

Virus dapat bertahan hidup selama berjam-jam bahkan berhari-hari di permukaan benda. Oleh karena itu, untuk mencegah penghuni atau orang lainnya di rumah terinfeksi Covid-19 ke depannya, maka penting dan perlu dilakukan pembersihan rumah secara menyeluruh.

Dikutip dari berbagai sumber, Popmama.commemberikan informasi mengenai langkah-langkah membersihkan rumah setelah dipakai untuk isolasi mandiri.

1. Memakai masker dan sarung tangan

1. Memakai masker sarung tangan
Freepik

Hal pertama yang sangat penting dan tidak boleh dilewatkan ketika membersihkan rumah yang habis dipakai isoman, yakni dengan memakai masker dan sarung tangan.

Masker dibutuhkan untuk melindungi diri dari masuknya virus ke tubuh. Sementara itu, sarung tangan dibutuhkan agar droplet dan debu tidak langsung mengenai tangan.

2. Membuka jendela dan menyalakan kipas angin

2. Membuka jendela menyalakan kipas angin
Freepik/gpointstudio

Langkah selanjutnya, membuka jendela dan menyalakan kipas angin. Hal ini perlu langsung dilakukan setelah anggota keluarga yang sembuh dari Covid-19 meninggalkan ruang isoman di rumah.

Tunggu selama 24 jam untuk membiarkan sinar matahari masuk dan terjadinya sirkulasi udara di dalam ruangan isolasi.

Kemudian, pakai masker dengan tingkat efikasi tinggi seperti masker N-95 dan sarung tangan karet atau lateks untuk mencegah kontak langsung dengan furnitur atau barang-barang yang disentuh anggota keluarga yang isoman.

3. Memisahkan perabot dan barang yang digunakan

3. Memisahkan perabot barang digunakan
Pexels/Dmitry Zvolskiy

Segera singkirkan perabot dan barang-barang pribadi yang dipakai oleh anggota keluarga yang isoman.

Ini mulai dari pakaian kotor, peralatan makan, sprei, sarung bantal, sarung guling serta benda-benda lainnya yang dipakai atau disentuh selama menjalani isoman.

Keluarkan dari ruangan dan letakkan di area aman yang tidak akan dijangkau oleh anggota keluarga lainnya. Tentukan barang apa yang akan dicuci, barang apa yang akan dibersihkan menggunakan cairan pembersih atau disinfektan, dan barang apa yang akan dibuang.

Editors' Picks

4. Bersihkan benda-benda dengan cairan pembersih atau disinfektan

4. Bersihkan benda-benda dengan cairan pembersih atau disinfektan
Pexels/Aleksandar Pasaric

Setelah mengeluarkan barang-barang pribadi, selanjutnya membersihkan area dan furnitur yang memiliki permukaan keras. Mulai menyapu, mengepel lantai, membersihkan rangka tempat tidur, membersihkan meja, kursi, sofa, kabinet serta bagian rak TV.

Bersihkan juga sudut dan benda-benda yang lebih kecil seperti gagang pintu, teralis jendela, bagian dalam rak dan laci, bahkan area-area tersembunyi yang jarang terjamah.

Bersihkan dengan menggunakan cairan pembersih khusus, seperti untuk mengepel lantai, membersihkan cermin, kaca jendela, dan lain-lain. Untuk proteksi ekstra, juga bisa menggunakan disinfektan untuk perabotan agar bisa dipastikan semuanya bersih dari virus.

5. Jangan lupa bersihkan alat-alat elektronik

5. Jangan lupa bersihkan alat-alat elektronik
Pixabay

Jangan lupa untuk membersihkan peralatan elektronik yang digunakan selama isolasi mandiri. Misalnya, remote TV, remote AC, laptop, mouse, keyboard, tablet, sampai ponsel atau telepon genggam yang digunakan anggota keluarga yang isoman.

Bersihkan perlengkapan elektronik ini dengan memakai disinfektan, tetapi lebih baik memakai cairan pembersih khusus elektronik tanpa alkohol. Cairan pembersih beralkohol dapat meningkatkan risiko peralatan elektronik untuk rusak.

6. Mencuci benda-benda berbahan kain secara terpisah

6. Mencuci benda-benda berbahan kain secara terpisah
Popmama.com/Novy Agrina

Segala benda berbahan kain perlu dicuci dengan bersih, menyeluruh, dan terpisah dengan pakaian atau kain yang digunakan oleh semua orang di rumah.

Alangkah lebih baik jika memiliki dua mesin cuci, yang mana satu mesin cuci akan dikhususkan untuk benda-benda ini. Namun, jika hanya memiliki satu mesin cuci, pastikan untuk membersihkan bagian dalam tabung mesin cuci untuk proteksi ekstra.

Jika ingin mencuci dengan tangan, pastikan tetap menggunakan sarung tangan, masker, dan salah satu langkah preventif yakni dengan merebus pakaian dan kain dalam air mendidih untuk mematikan virus.

7. Membersihkan peralatan makan

7. Membersihkan peralatan makan
Freepik

Idealnya, selama isoman menggunakan peralatan makan plastik sehingga bisa langsung dibuang setelah dipakai. Namun, jika anggota keluarga yang isoman menggunakan peralatan makan logam, pastikan untuk memisahkannya di awal saat melakukan pembersihan.

Kemudian, cuci di area yang terpisah dari bak cuci piring di dapur untuk mengurangi risiko penyebaran virus. Jangan lupa membersihkannya menggunakan sarung tangan dan masker.

Untuk berjaga-jaga, cuci dengan spons baru yang sebaiknya langsung dibuang saja. Merebus peralatan makan logam dalam air mendidih atau menggunakan boks sinar UV juga bisa dilakukan untuk memastikan keamanan dan kesterilan ekstra, sehingga segala peralatan bisa bersih secara maksimal.

8. Lakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan rumah

8. Lakukan penyemprotan disinfektan seluruh ruangan rumah
Freepik

Supaya bisa memastikan rumah terbebas dari virus, lakukan penyemprotan disinfektan atau disinfeksi di seluruh ruangan rumah. Mudahnya saat ini sudah banyak layanan penyemprotan disinfektan yang bisa juga disewa di rumah.

Itulah langkah-langkah untuk membersihkan rumah setelah dipakai isolasi mandiri. Jangan sampai lengah dan membiarkan virus Covid-19 hadir di rumah, ya!

Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa diterapkan di rumah.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.