Apakah Mengerang Membantu Sesi Bercinta Jadi Lebih Intim?

Jika merasakan sensasi saat berhubungan seks, maka cobalah melepaskan suara dengan natural!

12 September 2021

Apakah Mengerang Membantu Sesi Bercinta Jadi Lebih Intim
Unsplash/Alexander Krivitskiy

Setiap sensasi yang dikeluarkan pasangan ketika berhubungan seks mungkin akan berbeda-beda. Ada yang merasa nyaman menikmati segala aktivitas seksual dengan diam, atau mengeluarkan ekspresi senang dengan mengerang.

Mengerang atau mendesah mungkin hal yang wajar ditunjukkan pasangan ketika berhubungan seks. Itu tandanya, pasangan suami istri merasa terpuaskan selama menjalani sesi bercinta. 

Tidak semua orang juga merasakan kepuasan dan melepaskannya dengan mengerang, jadi, alangkah baiknya selalu bangun komunikasi dengan pasangan di atas ranjang.

Nah, kali ini kita akan membahas soal mengerang, dan menjawab pertanyaan awal, apakah mengerang selalu menandakan seks yang memuaskan?

Berikut Popmama.com sudah merangkum informasinya. Yuk, diperhatikan dengan baik!

1. Mengapa pasangan mengerang saat berhubungan seks?

1. Mengapa pasangan mengerang saat berhubungan seks
Freepik.com/beststudio

Seorang pelatih seks, Gigi Engle mengatakan bahwa kemungkinannya, jika pasangan mengerang mengartikan kalau sedang menikmati aktivitas seksual yang sedang terjadi. Hal ini juga sekaligus respons alami pada tingkat paling dasar.

"Ketika kita merasakan kesenangan, kita mulai kehilangan kendali atas tubuh kita. Sistem saraf somatik mengambil dan kita tidak dapat mengontrol suara yang keluar sebagai hasilnya," kata Gigi.

Di sisi lain, Mama mungkin melakukan erangan untuk memalsukannya. Hal tersebut dialami karena ingin memuaskan pasangan, agar tidak terlihat menjanjikan di atas ranjang.

Editors' Picks

2. Apa arti erangan dalam keadaan sedang berhubungan seks?

2. Apa arti erangan dalam keadaan sedang berhubungan seks
Freepik

Mengerang biasanya menandakan bahwa apa yang dilakukan pasangan terasa menyenangkan, sekaligus sebagai penanda lampu hijau.

Jika sesuatu terasa baik, keluarkan suara erangan untuk memberitahu pasangan bahwa mereka harus terus melakukan hal itu. Mengerang pun bisa ditandai sebagai hal baik bahwa ada sesuatu aktivitas seksual yang terasa memuaskan. Sementara ketika diam tanpa pertanda bahwa pasangan kurang terpuaskan di atas ranjang.

Tidak semua orang sangat nyaman mengeluarkan suara yang tidak mereka sadari. Maka dari itu, komunikasi menjadi kunci yang harus dibangun oleh kedua belah pihak.

Selalu tanyakan kepada pasangan untuk memastikan bahwa apa yang Mama atau pasangan lakukan terasa menyenangkan.

3. Bagaimana cara melakukan erangan agar seks menjadi lebih baik?

3. Bagaimana cara melakukan erangan agar seks menjadi lebih baik
Pexels/Hoang Loc

Ada beberapa cara ketika mengerang untuk membuat seks lebih baik. Sebelum itu, penting untuk Mama kenali apakah pasangan kita pura-pura mengerang atau mengeluarkan erangan secara natural?

Upaya ini tidak hanya akan mengetahui pasangan menyukainya atau tidak, tetapi bisa membantu pasangan merasa nyaman dalam membuka diri dan membiarkan suara itu keluar secara alami.

4. Apakah ketika pasangan mengerang membantu Mama orgasme?

4. Apakah ketika pasangan mengerang membantu Mama orgasme
godisman.com

Selain mengerang sebagai respons alami terhadap kesenangan bagi beberapa orang, hal ini juga sebenarnya dapat membantu pasangan suami istri bisa mencapai klimaks.

Seperti kata seorang seksolog, Jess O’Reilly, PhD, membiarkan suara erangan keluar dengan bebas dapat berpengaruh pada respons tubuh secara keseluruhan.

"Ketika sedang mengeluarkan suara, jelas akan lebih rileks dan tenang. Apalagi napas membantu sirkulasi, gairah, dan orgasme,” kata Jess.

5. Bagaimana cara mengerang dengan rasa nyaman?

5. Bagaimana cara mengerang rasa nyaman
Unsplash/Sarah Diniz Outeiro

Setiap orang memiliki kenyamanan masing-masing dalam soal erangan. Hanya saja jangan sampai disengaja untuk melakukan erangan, ikuti setiap alur sentuhan pasangan, dan perlahan-lahan akan merasakannya.

Memaksakan untuk mengerang sama sekali tidak seharusnya dilakukan. Komunikasikan saja dengan pasangan terkait posisi seks yang terasa menyenangkan, termasuk mana gerakan yang terasa kurang memuaskan.

Ketika sudah bangun komunikasi dan kepercayaan dengan pasangan, bantu ia untuk terus menstimulasi area yang ingin disentuh.

Perlahan-lahan, sentuhan tersebut biasa tadi bisa jadi sangat menggairahkan, lalu bisa merasakan kenikmatan seksual bersama pasangan. Ketika aktivitas seksual bisa dibangun dengan baik, maka kehidupan seks bersama pasangan bisa semakin menyenangkan.  

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.