Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ten2Five Gelar Konser Anniversary ke-22, Ada Kejutan Lamaran
Popmama.com/Dhio Muhammad Al Dicky
  • Ten2Five merayakan 22 tahun berkarya lewat konser di Jakarta pada 10 Oktober 2026, membawakan lagu-lagu hits dan berbagi cerita di balik karya-karyanya.

  • Konser menghadirkan reuni formasi lama, penampilan lagu jarang dibawakan, serta kolaborasi dengan Rafael Tan dan Ebith Beat A yang terhubung dengan perjalanan musik Ten2Five.

  • Vokalis Imel memicu kejutan lamaran fans saat 'A Brand New Day'. Ten2Five juga berterima kasih kepada Lovers, memperkenalkan 'Happy Song', lalu menutup konser dengan 'I Will Fly'.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perjalanan panjang dalam bermusik menjadi alasan Ten2Five merayakan 22 tahun berkarya bersama para penggemarnya. Melalui Ten2Five 22nd Anniversary Concert, grup musik ini mengajak para Lovers bernostalgia lewat lagu-lagu yang menemani perjalanan mereka sejak awal berkarier.

Konser tersebut juga menghadirkan reuni personel lama, kolaborasi spesial, hingga cerita di balik lagu-lagu yang memiliki makna tersendiri. Suasana semakin berkesan ketika ada kejutan lamaran dari fans di atas panggung. Berikut Popmama.com telah merangkum keseruan Ten2Five gelar konser Anniversary ke-22 yang diselenggarakan pada Sabtu (10/10/2026) di Jakarta.

Yuk, simak keseruannya!

1. Ten2Five ajak Lovers bernostalgia lewat lagu-lagu hits

Popmama.com/Dhio Muhammad Al Dicky

Ten2Five membuka perjalanan nostalgia bersama penggemar melalui lagu-lagu yang telah menjadi bagian dari perjalanan musik mereka.

Beberapa lagu yang dibawakan di antaranya 'You', 'Hanya Untukmu', 'Aku Ada Rahasia', 'Crazy 'Bout You', 'I Do', 'Don't Say Goodbye', hingga 'Love Is You'. Setiap lagu membawa kenangan tersendiri bagi para pendengar yang telah mengikuti perjalanan Ten2Five selama lebih dari dua dekade.

Di sela-sela penampilan, personel Ten2Five juga membagikan cerita di balik sejumlah karya mereka. Salah satunya adalah 'Eien no Ai', yang ditulis dengan bantuan Tanaka Sensei ketika Imel, sang vokalis sedang menyukai budaya Jepang.

Ten2Five turut menyadari bahwa memilih lagu untuk konser perayaan 22 tahun bukanlah hal mudah karena banyak karya yang memiliki kenangan tersendiri. Mereka pun mengajak para penggemar menikmati kembali lagu-lagu yang mungkin telah lama tidak mereka tampilkan secara langsung.

2. Reuni formasi lama Ten2Five jadi sorotan

Popmama.com/Dhio Muhammad Al Dicky

Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah kehadiran personel lama Ten2Five. Grup ini mengenang formasi awal mereka pada 2004, termasuk Robin sebagai gitaris, Satrio atau Didit juga sebagai gitaris, Poltak di posisi drum, serta Arif yang kembali bermain bass.

Kehadiran formasi lama membawa suasana nostalgia tersendiri, terlebih ada cerita mengenai dinamika mereka selama bermusik. Di balik perjalanan panjang tersebut, mereka mengakui pernah mengalami perbedaan pendapat dan pertengkaran. Namun, pengalaman itu turut menjadi bagian dari perjalanan yang membuat mereka mampu bertahan hingga sekarang.

Malam itu juga menjadi kesempatan untuk membawakan lagu-lagu yang jarang terdengar di panggung, termasuk 'Keraguan' dan 'Teman'. Bagi para personel, lagu 'Teman' memiliki makna khusus karena berkaitan dengan persahabatan mereka.

Robin bahkan menjadi sosok penting dalam cerita di balik lagu tersebut. Ia meminta lagu itu dibawakan karena memiliki kenangan istimewa bersama personel group mereka sejak lama.

"Gue request lagu ini karena it's special for us," ucap Robin.

3. Rafael Tan dan Ebith Beat A hadir dalam kolaborasi spesial

Popmama.com/Dhio Muhammad Al Dicky

Konser perayaan 22 tahun Ten2Five juga terasa semakin istimewa berkat kehadiran musisi yang memiliki hubungan dekat dengan perjalanan mereka. Salah satunya adalah Rafael Tan, yang tampil bersama Ten2Five membawakan lagu 'Salahkah Kita'.

Rafael mengungkapkan kebahagiaannya karena bisa kembali bernyanyi bersama grup tersebut. Ia dan Ten2Five diketahui telah saling mengenal selama kurang lebih 16–17 tahun, sehingga kolaborasi ini terasa lebih dari sekadar penampilan di atas panggung.

"Aku happy banget bisa nyanyi bareng lagi sama Ten2Five," ungkap Rafael.

Lagu 'Salahkah Kita' pun menjadi simbol persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun. Kebersamaan mereka memperlihatkan bahwa hubungan antarmusisi bisa terus terjaga meskipun masing-masing menjalani perjalanan karier yang berbeda.

Selain Rafael, konser ini juga menghadirkan Ebith Beat A, rapper asal Bandung yang terlibat dalam perjalanan musik Ten2Five sejak 2005. Kehadiran para kolaborator tersebut menambah warna pada perayaan sekaligus mengingatkan penggemar pada berbagai fase perjalanan musik Ten2Five.

4. Imel tantang penonton melamar kekasih saat lagu 'A Brand New Day'

Popmama.com/Dhio Muhammad Al Dicky

Salah satu kejutan dalam konser Ten2Five 22nd Anniversary Concert terjadi ketika Imel, sang vokalis, membawa sebuah cincin ke atas panggung. Ia kemudian memberikan tantangan kepada penonton untuk menunjukkan siapa yang berani melamar kekasihnya malam itu.

Tantangan tersebut menjadi semakin menarik ketika dua orang fansnya yang bernama Naufal dan Caca maju ke atas panggung untuk mengikuti tantangan romantis tersebut. Keduanya kemudian diminta duduk di panggung sebelum Ten2Five membawakan lagu 'A Brand New Day'.

Lagu yang bercerita tentang pernikahan itu menjadi pengiring momen spesial mereka malam itu. Setelah lagu selesai, Naufal diminta untuk berlutut dan melamar Caca di hadapan para penonton.

Suasana konser pun terasa semakin manis dengan kejutan tersebut. Momen proposal tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam perayaan 22 tahun Ten2Five, sekaligus menghadirkan kisah cinta di antara deretan lagu nostalgia yang dibawakan malam itu.

5. Ten2Five sampaikan pesan manis untuk para Lovers

Popmama.com/Dhio Muhammad Al Dicky

Di tengah perayaan 22 tahun perjalanan musiknya, Ten2Five tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang terus memberikan dukungan. Bagi mereka, keberadaan Lovers menjadi bagian penting yang membuat karya-karya mereka dapat terus didengarkan hingga sekarang.

"Tanpa kalian, Lovers, karya-karya kami mungkin tidak akan pergi ke mana-mana," ujar Imel.

Tanpa dukungan penggemar, perjalanan sebuah lagu mungkin tidak akan sampai sejauh ini. Oleh karena itu, Ten2Five mengungkapkan bahwa musik mereka menjadi hidup berkat orang-orang yang terus mendengarkan dan menikmati karya-karyanya.

Selain membawakan lagu-lagu lama, Ten2Five juga memperkenalkan karya terbaru yang disebut dalam konser, yakni 'Happy Song'. Kehadiran lagu-lagu baru tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan mereka tidak berhenti pada nostalgia, tetapi terus bergerak mengikuti perkembangan waktu.

Setelah membawa penonton menyusuri perjalanan musik mereka lewat lagu-lagu nostalgia, 'I Will Fly' menjadi lagu penutup yang mengakhiri konser malam itu.

Perayaan 22 tahun ini akhirnya menjadi ruang untuk mengenang perjalanan, merayakan persahabatan, dan menyambut karya-karya berikutnya. Ten2Five pun menegaskan bahwa dukungan para Lovers akan selalu menjadi bagian penting dari perjalanan musik mereka.

Nah, itulah rangkuman keseruan Ten2Five gelar konser anniversary ke-22 yang diwarnai nostalgia, reuni personel lama, kolaborasi spesial, hingga lamaran romantis di atas panggung.

Semoga Ten2Five terus menghadirkan karya yang menemani perjalanan dan menyimpan kenangan indah bagi para Lovers.

Curated For You

Editorial Team

Related Article