Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cara Mengatur Kolesterol Baik Menjelang Persalinan, Simak Ma!
Popmama.com/Nadya Julyanti/AI
  • Menjelang persalinan, menjaga keseimbangan kolesterol baik (HDL) penting untuk mendukung stamina, kesehatan jantung, dan kelancaran aliran darah ibu hamil.
  • Tujuh langkah utama meliputi konsumsi alpukat, minyak zaitun, ikan omega-3, kacang-kacangan, gandum utuh, olahraga ringan, serta menjaga hidrasi tubuh dengan air putih.
  • Kombinasi pola makan sehat dan gaya hidup aktif membantu mengontrol kolesterol jahat, meningkatkan HDL, serta mempersiapkan tubuh ibu agar lebih kuat menghadapi proses persalinan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjelang persalinan, rasanya pasti campur aduk ya Ma antara tidak sabar ingin segera memeluk si Kecil, tapi ada juga rasa deg-degan. Di fase ini, menjaga kesehatan tubuh tentu menjadi prioritas utama. Salah satu hal penting yang sering kali luput dari perhatian adalah menjaga keseimbangan kadar kolesterol, khususnya memastikan tingkat kolesterol baik atau High-Density Lipoprotein (HDL) tetap optimal.

Sebenarnya, peningkatan kolesterol selama kehamilan adalah hal yang sangat wajar karena tubuh membutuhkannya untuk memproduksi hormon dan mendukung perkembangan janin. Namun, menjelang persalinan, kadar kolesterol ini perlu dikontrol dengan baik. Kolesterol baik yang cukup berfungsi sebagai pelindung jantung dan membantu memperlancar aliran darah, sehingga Mama memiliki stamina yang prima saat mengejan nanti.

Oleh karena itu, penting bagi Mama untuk tahu bagaimana cara mengelola kadar lemak sehat ini di trimester ketiga. Dengan pengaturan yang tepat melalui pola makan dan kebiasaan sehari-hari, Mama bisa menjalani proses melahirkan dengan lebih tenang dan bertenaga. Yuk, simak langkah-langkah mudahnya agar persalinan nanti berjalan lancar!

Berikut Popmama.com telah merangkum 7 cara mengatur kolesterol baik menjelang persalinan yang bisa Mama praktikan di rumah!

1. Rutin mengonsumsi alpukat sebagai camilan sehat

Popmama.com/Nadya Julyanti/AI

Alpukat adalah salah satu superfood yang sangat direkomendasikan untuk ibu hamil, terutama menjelang persalinan. Buah bertekstur lembut ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang sangat efektif untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh Mama. Selain itu, alpukat juga mengandung serat tinggi yang ramah untuk pencernaan bumil.

Menjelang melahirkan, Mama bisa menjadikan alpukat sebagai menu camilan sore yang lezat. Mama bisa mengonsumsinya langsung, menjadikannya smoothies tanpa gula berlebih, atau mengoleskannya di atas roti gandum utuh. Rasanya yang mengenyangkan juga bisa mencegah Mama dari keinginan mengemil makanan manis secara berlebihan.

Dengan rutin mengonsumsi alpukat, Mama tidak hanya menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, tetapi juga memberikan asupan nutrisi penting seperti kalium dan folat untuk si Kecil. Jadi, jangan ragu untuk memasukkan buah hijau ini ke dalam daftar belanjaan mingguan Mama, ya!

2. Memilih minyak zaitun untuk memasak

Popmama.com/Nadya Julyanti/AI

Mengubah jenis minyak yang digunakan untuk memasak adalah langkah kecil yang berdampak besar bagi kadar kolesterol Mama. Minyak zaitun, terutama jenis extra virgin olive oil, mengandung antioksidan tinggi dan lemak sehat yang terbukti mampu mendongkrak kolesterol baik sekaligus menurunkan kolesterol jahat (LDL).

Di trimester ketiga ini, Mama bisa mulai mengurangi penggunaan minyak goreng biasa atau mentega. Cobalah beralih menggunakan minyak zaitun untuk menumis sayuran atau sebagai dressing salad segar. Suhu memasaknya tidak perlu terlalu tinggi agar kandungan nutrisi baik di dalamnya tidak rusak.

Memilih minyak zaitun juga membantu menjaga tekanan darah Mama tetap stabil menjelang hari persalinan. Tubuh yang fit dengan aliran darah yang lancar tentu akan sangat membantu Mama saat menghadapi kontraksi nanti.

3. Memperbanyak konsumsi ikan kaya omega-3

Popmama.com/Nadya Julyanti/AI

Ikan berlemak seperti salmon, sarden, atau kembung adalah sumber asam lemak omega-3 yang sangat luar biasa. Omega-3 tidak hanya berperan penting dalam perkembangan otak janin di minggu-minggu terakhir kehamilan, tetapi juga menjadi stimulan alami yang sangat baik untuk meningkatkan kadar HDL Mama.

Mama disarankan untuk mengonsumsi ikan-ikanan ini sebanyak 2–3 porsi dalam seminggu. Pastikan ikan dimasak hingga benar-benar matang sempurna ya, Ma, untuk menghindari bakteri yang bisa membahayakan janin. Mama bisa mengolahnya dengan cara dipanggang, dikukus, atau dijadikan sup bening yang menyegarkan.

Kandungan anti-inflamasi pada omega-3 juga membantu mengurangi peradangan di dalam tubuh. Hal ini membuat fisik Mama menjadi lebih siap dan kuat saat menjalani proses persalinan yang membutuhkan banyak energi.

4. Menjadikan kacang-kacangan sebagai teman santai

Popmama.com/Nadya Julyanti/AI

Saat sedang bersantai menunggu gelombang cinta dari si Kecil, Mama pasti sering merasa ingin mengunyah sesuatu. Nah, daripada memilih keripik atau kue-kue manis yang tinggi lemak trans, sebaiknya Mama beralih ke kacang-kacangan seperti almond, kacang tanah, atau kenari.

Kacang-kacangan mengandung sterol tumbuhan dan lemak tak jenuh yang bekerja aktif menjaga keseimbangan kadar lemak di dalam darah. Mengonsumsinya dalam porsi yang pas, sekitar segenggam tangan per hari, sudah cukup untuk membantu mempertahankan kadar kolesterol baik Mama di angka yang aman.

Namun, pastikan kacang yang Mama konsumsi diolah dengan cara dipanggang tanpa tambahan garam atau perasa yang berlebihan, ya. Camilan sehat ini akan memberikan energi tambahan yang stabil tanpa membuat kadar gula darah atau kolesterol jahat Mama melonjak.

5. Tetap aktif bergerak dengan olahraga ringan

Popmama.com/Nadya Julyanti/AI

Siapa bilang menjelang persalinan Mama hanya boleh berbaring di tempat tidur? Justru, tetap aktif bergerak secara fisik sangat ampuh untuk memicu produksi kolesterol baik di dalam tubuh. Olahraga ringan akan membantu metabolisme tubuh bekerja lebih optimal dalam mengelola lemak.

Mama bisa memilih jenis olahraga yang aman untuk trimester ketiga, seperti jalan kaki santai di pagi hari, berenang, atau melakukan prenatal yoga. Olahraga ini tidak perlu dilakukan dengan intensitas tinggi, cukup 15–30 menit sehari asalkan dilakukan secara konsisten dan sesuai kemampuan fisik Mama.

Selain bonus kolesterol baik yang meningkat, olahraga ringan menjelang persalinan juga membantu melatih otot-otot panggul Mama. Hal ini tentu menjadi modal yang sangat baik agar proses mengejan nanti terasa lebih mudah dan lancar.

6. Menambahkan gandum utuh ke dalam menu harian

Popmama.com/Nadya Julyanti/AI

Gandum utuh seperti oatmeal, roti gandum, atau beras merah adalah sahabat terbaik untuk mengontrol kadar kolesterol ibu hamil. Makanan jenis ini mengandung serat larut konsentrasi tinggi yang disebut beta-glukan, yang berfungsi mengikat kolesterol jahat di saluran pencernaan agar tidak diserap tubuh.

Saat kolesterol jahat berhasil ditekan, secara otomatis profil kolesterol baik (HDL) Mama akan bekerja lebih efektif. Mama bisa memulai hari dengan semangkuk oatmeal hangat yang diberi potongan buah segar atau beralih dari nasi putih ke nasi merah saat makan siang.

Serat dari gandum utuh juga memberikan rasa kenyang yang lebih lama, sehingga berat badan Mama tetap terkontrol dengan baik di akhir kehamilan. Pencernaan yang lancar berkat asupan serat ini juga menghindarkan Mama dari drama sembelit menjelang melahirkan.

7. Memastikan hidrasi tubuh terpenuhi dengan air putih

Popmama.com/Nadya Julyanti/AI

Langkah terakhir yang tidak kalah penting namun sering terlupakan adalah menjaga kecukupan cairan tubuh. Air putih berperan sebagai transportasi utama untuk mengedarkan nutrisi dan membantu organ tubuh, termasuk hati, dalam menyaring serta mengatur kadar lemak dan kolesterol di dalam darah.

Menjelang persalinan, pastikan Mama minum minimal 8-10 gelas air putih setiap hari. Dehidrasi ringan saja bisa memengaruhi kekentalan darah dan mengganggu metabolisme lemak tubuh Mama, yang akhirnya bisa memicu ketidakseimbangan kadar kolesterol.

Selalu siapkan botol minum di dekat Mama, baik saat sedang beristirahat maupun saat beraktivitas. Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membuat Mama merasa lebih segar, mengurangi bengkak pada kaki, dan menjaga stamina tetap optimal menuju hari-H.

Menjaga keseimbangan kolesterol baik menjelang persalinan ternyata tidak sesulit yang dibayangkan ya, Ma? Dengan kombinasi makanan sehat dan gaya hidup aktif yang dilakukan secara konsisten, Mama tidak hanya melindungi kesehatan jantung sendiri, tetapi juga memberikan lingkungan rahim yang paling nyaman dan sehat untuk menyambut kehadiran si Kecil ke dunia. Semoga segala persiapan menjelang persalinan ini berjalan dengan lancar tanpa hambatan ya, Ma!

Kira-kira dari ke-7 cara di atas, cara mana nih yang sudah mulai Mama terapkan dalam rutinitas harian menjelang persalinan nanti?

Editorial Team

Related Article