Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Cerita Via Vallen Jalani Tandem Nursing untuk Dua Anak

Cerita Via Vallen Jalani Tandem Nursing untuk Dua Anak
instagram.com/viavallen
Intinya Sih
  • Via Vallen membagikan pengalaman menjalani tandem nursing untuk dua anaknya, Agham dan Shazza, sambil berusaha menjaga keseimbangan kasih sayang dan kebutuhan emosional keduanya.
  • Ia menghadapi tantangan fisik dan mental, termasuk rasa lelah serta perasaan bersalah saat harus beristirahat, namun tetap berkomitmen memenuhi hak ASI eksklusif bagi kedua anaknya.
  • Melalui proses menyusui bersamaan ini, Via menemukan makna mendalam tentang bonding ibu-anak serta pentingnya memahami batas kemampuan diri tanpa kehilangan semangat sebagai seorang ibu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Menjadi seorang ibu tentu membawa tantangan tersendiri, terutama bagi Mama yang memutuskan untuk memberikan ASI eksklusif. Bagi sebagian Mama, menyusui satu anak mungkin sudah sangat menguras tenaga, lalu bagaimana jika harus menyusui dua anak sekaligus dalam waktu bersamaan? Fenomena yang sering disebut sebagai tandem nursing ini nyatanya tidak semudah yang dibayangkan dan menuntut kesabaran ekstra.

Pengalaman berharga ini kini tengah dijalani oleh penyanyi Via Vallen. Melalui akun Instagram pribadinya @viavallen, ia membagikan curhatan jujur mengenai perjalanan emosionalnya saat harus membagi waktu dan kasih sayang antara putra sulungnya, Agham, dan putri kecilnya, Shazza. Via menceritakan bagaimana ia harus menghadapi drama si Kakak yang tiba-tiba kembali ingin menyusu lebih intens setelah adiknya lahir.

Momen menyusui berdua ini bagi Via bukan sekadar memberikan nutrisi, melainkan sebuah bentuk validasi emosional bagi anak sulungnya agar tetap merasa disayangi. Meski rasa lelah dan perasaan bersalah sering kali menghampiri saat ia butuh istirahat, Via tetap berkomitmen penuh menjalani peran ini. Berikut Popmama.com bagikan beberapa hal yang bisa Mama pelajari mengenai tandem nursing dari cerita perjalanan Via Vallen.

1. Memahami kebutuhan nutrisi kedua anak

IMG_3842.png
instagram.com/viavallen

Setelah Shazza lahir, Agham yang sebelumnya sudah jarang menyusu kembali menjadi sangat intens. Via bahkan menceritakan bahwa si Kecil akan menangis kencang jika tidak diberikan ASI saat melihat adiknya sedang menyusu di pelukan Mama.

Menurut Via, hal ini terjadi karena si Kakak sedang berada di fase emosional untuk memvalidasi dirinya sendiri. Ia ingin memastikan bahwa kasih sayangnya masih sama besar dan tidak terbagi meskipun ada anggota keluarga baru.

Via memahami hal tersebut dengan sangat baik dan tidak tega untuk menyapih Agham karena ia merasa anak sulungnya tersebut masih memiliki hak untuk mendapatkan ASI hingga usia 2 tahun.

2. Mengatur strategi pembagian sisi payudara

IMG_3841.png
instagram.com/viavallen

Menjalani peran sebagai ibu menyusui sekaligus tetap beraktivitas tentu sangat menguras energi. Via jujur mengakui bahwa ia sering merasa bersalah saat merasa lelah dan hanya ingin tidur, padahal ia masih harus memenuhi kebutuhan ASI kedua anaknya yang berharga.

Ternyata, perasaan bersalah ini banyak dirasakan oleh pejuang ASI lainnya di luar sana. Baginya, penting bagi kita semua untuk memahami bahwa ibu yang sedang menyusui sangat membutuhkan istirahat yang cukup dan tidak perlu merasa bersalah atas kebutuhan tersebut.

"Ku kira perasaan ini aneh, ternyata setelah ada journal yang membahas perihal ini, ada banyak ibu yang juga merasa bersalah kalau mau tidur," ungkap Via Vallen.

3. Mencari posisi menyusui yang paling nyaman

IMG_3840.png
instagram.com/viavallen

Menyusui dua anak dengan kebutuhan yang berbeda tentu bukan hal yang mudah. Shazza saat ini sedang berada di fase growth spurt, yaitu masa di mana bayi akan meminta ASI dengan frekuensi yang sangat sering karena kebutuhan nutrisinya meningkat drastis.

Via bercerita bahwa terkadang Shazza baru saja selesai menyusu, namun tak sampai 10 menit sudah meminta lagi. Kondisi ini menuntut kesabaran ekstra karena di saat yang sama, Ma juga harus tetap memperhatikan kebutuhan si Kakak yang juga masih ingin menyusu.

Via harus dengan lihai membagi waktu dan perhatiannya agar kebutuhan nutrisi keduanya tetap terpenuhi meski frekuensi menyusunya meningkat drastis di luar jadwal biasanya.

4. Mengelola emosi dan perasaan bersalah

IMG_3843.png
instagram.com/viavallen

Karena kedua anaknya sama-sama memiliki kebutuhan menyusu yang tinggi, Via tidak jarang menyusui Agham dan Shazza secara bersamaan. Ia bahkan menyebut bahwa momen ini sering kali membuat orang-orang di rumah merasa heran sekaligus takjub melihat ketangguhannya.

Bagi Via, ini adalah bentuk komitmen yang ia pilih demi memenuhi hak anak-anaknya. Ia merasa sangat dibutuhkan oleh kedua anaknya, dan perasaan tersebut dianggapnya sebagai sebuah anugerah yang tidak bisa dibeli dengan apa pun.

Via juga menegaskan bahwa ia merasa sangat dihargai dan dibutuhkan oleh kedua buah hatinya melalui proses menyusui yang penuh tantangan ini. Baginya, momen bonding ini menjadi jembatan kasih sayang yang tidak akan pernah ia lupakan.

5. Memvalidasi perasaan anak sulung

IMG_3844.png
instagram.com/viavallen

Tantangan terbesar dalam tandem nursing adalah rasa lelah yang luar biasa. Via secara terbuka membagikan bahwa perjalanan ini memang sulit dijelaskan dengan kata-kata, namun dampaknya terhadap emosional sangatlah nyata dan mendalam bagi seorang ibu.

Bagi Via, fase ini menuntut kesabaran ekstra karena ia harus memahami bahwa anak sulungnya sedang berada di fase emosional untuk memvalidasi kasih sayang Mamanya. Ia pun harus menjaga keseimbangan antara memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil sekaligus meyakinkan si Kakak bahwa perhatiannya tidak terbagi meski ada anggota keluarga baru.

Perjalanan menyusui adalah kisah unik bagi setiap Mama, dan tidak ada standar sempurna yang harus dipenuhi. Tetaplah semangat menjalani peran ini, karena kasih sayang yang Mama berikan melalui ASI adalah investasi terbaik untuk masa depan buah hati. Semoga Mama selalu diberikan kesehatan dan kesabaran dalam menjalani hari-hari indah bersama si Kecil!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany

Related Articles

See More