6 Mitos dan Fakta Tentang Ibu Menyusui

Simak, faktanya dibawah ini ya, Ma

28 Maret 2020

6 Mitos Fakta Tentang Ibu Menyusui
Unsplash/Leandro Cesar Santana

Masa menyusui adalah salah satu tahap yang mengharukan untuk menjadi seorang ibu. Pada masa ini tentunya kamu perlu saran dan masukkan dari orang-orang di sekitar yang sudah memiliki pengalaman lebih dulu dalam hal menyusui. 

Apalagi jika kali ini merupakan kali pertama kamu menyusui si Anak, pastinya kamu akan sangat mendengarkan informasi-informasi yang diberikan oleh orang-orang yang lebih tua termasuk ibu maupun mama mertuamu.

Kendati demikian, kamu tidak boleh menerima apalagi menerapkan informasi-informasi tersebut secara mentah-mentah. Perlunya dilakukan pengecekan pada sumber yang terpercaya dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Untuk itu, Popmama.com telah merangkum 6 fakta dari mitos-mitos yang sering kamu dengar seputar ibu menyusui:

1. Mitos: kamu tidak bisa hamil saat menyusui

1. Mitos kamu tidak bisa hamil saat menyusui
Freepik/Yanalya

Meskipun benar bahwa menyusui dapat mencegah terjadinya ovulasi pada beberapa perempuan, hal tersebut pun tidak menjamin kamu tidak akan bisa hamil saat sedang masa menyusui.

Maka itu, untuk mencegah kehamilan saat sedang menyusui baiknya segera bicarakanlah dengan doktermu terkait bentuk kontrasepsi seperti apa yang aman digunakan oleh ibu menyusui. Pastikan juga agar kamu menghindari pil KB yang mengandung estrogen.

2. Mitos: Kamu perlu menguatkan puting sebelum si Bayi lahir

2. Mitos Kamu perlu menguatkan puting sebelum si Bayi lahir
Freepik

Faktanya tubuh kamu secara alami akan mempersiapkan bagian-bagian yang diperlukan dalam proses menyusui. Jika kamu melakukan hal-hal yang dapat menguatkan puting sebelum si Bayi lahir, hal itu sebenarnya dapat mengganggu proses laktasi secara normal.

3. Mitos: payudara kecil tidak menghasilkan susu sebanyak yang besar

3. Mitos payudara kecil tidak menghasilkan susu sebanyak besar
Freepik/zurijeta

Faktanya ukuran payudara tidak ada hubungannya sama sekali dengan jumlah susu yang akan dihasilkan. Jadi tidak usah khawatir jika payudaramu kecil ya, Ma!

Editors' Picks

4. Mitos: menyusui akan merusak bentuk payudara kamu

4. Mitos menyusui akan merusak bentuk payudara kamu
Freepik/Yanalya

Kebanyakan perempuan berpikir bahwa payudaranya akan kembali ke ukuran dan bentuk sebelum ia hamil dan menyusui.

Padahal usia, efek gravitasi, dan pertambahan berat badan adalah beberapa faktor yang lebih memiliki pengaruh pada ukuran payudaramu daripada saat menyusui. 

5. Mitos: semua bayi harus disapih sebelum ulang tahun pertamanya

5. Mitos semua bayi harus disapih sebelum ulang tahun pertamanya
Freepik

Kapan waktu untuk berhenti menyusui adalah keputusan yang sangat pribadi dan sangat bervariasi sesuai dengan kebiasaan dan preferensi tiap individu.

American Academy of Pediatrics merekomendasikan menyusui sebagai satu-satunya sumber nutrisi untuk bayi kamu selama sekitar 6 bulan pertama.

Saat kamu mulai menambahkan makanan padat ke dalam makanan si Bayi, kamu perlu menyusuinya sampai setidaknya ia berumur 12 bulan. Kendati demikian, kamu dapat terus menyusui setelah 12 bulan jika kamu dan si Bayi menginginkannya.

6. Mitos: gairah seksual saat menyusui tidak normal.

6. Mitos gairah seksual saat menyusui tidak normal.
Freepik/Jcomp

Banyak perempuan yang mengalami gairah seksual saat menyusui. Hal itu normal sebab stimulasi payudara adalah aspek penting dari rangkaian aktivitas seksual, jadi masuk akal bahwa menyusui juga dapat membangkitkan perasaan seksual.

Selain itu, hormon oksitosin yang dilepaskan saat menyusui, juga dilepaskan saat orgasme, dengan demikian itulah mengapa menyusui dapat merangsang kamu secara seksual.

Semoga bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.