Popmama.com/Yesica Kirana/AI
Sekitar 18 hari kemudian, bayi kedua yang diberi nama Michael akhirnya dilahirkan. Berbeda dari kakaknya, Michael lahir dengan berat sekitar 2 kilogram karena masih prematur.
Kedua bayi tersebut lahir pada April 2023 dan sempat mendapatkan perawatan medis setelah lahir, sebelum akhirnya tumbuh dengan kondisi sehat.
Melansir dari Healthline, kehamilan kembar memang memiliki risiko komplikasi lebih tinggi, termasuk kemungkinan persalinan prematur. Karena itu, setiap penanganan bisa berbeda tergantung kondisi ibu dan janin.
Inilah kisah seorang ibu yang melahirkan 2 bayi selang 18 hari. Kisah ini menunjukkan bahwa setiap proses kehamilan dan persalinan dapat berjalan di luar dugaan.
Dengan penanganan yang tepat serta pengawasan medis yang ketat, kondisi langka seperti ini tetap bisa dilalui dengan baik.
Karena itu, penting bagi Mama untuk rutin melakukan pemeriksaan kehamilan agar kesehatan ibu dan bayi selalu terjaga hingga waktu persalinan tiba.