Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

7 Tanda Kamu Punya PMOS, Harus Segera Periksa ke Dokter!

7 Tanda Kamu Punya PMOS, Harus Segera Periksa ke Dokter!
Popmama.com/Erica Santoso/AI
Intinya Sih
  • PCOS adalah gangguan hormon yang dialami sekitar 1 dari 10 perempuan usia reproduksi, sering tidak disadari karena gejalanya muncul berbeda-beda dan bertahap.
  • Tanda umum PCOS meliputi perubahan suasana hati, pertumbuhan rambut berlebih, kista ovarium, kenaikan berat badan, siklus haid tidak teratur, perubahan kulit, hingga sulit hamil.
  • Pemeriksaan dini dan konsultasi medis penting dilakukan agar penanganan PCOS lebih efektif serta membantu menjaga kesehatan fisik dan mental perempuan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernahkah Mama merasa ada yang berbeda dengan tubuh, namun bingung harus mencari jawabannya ke mana? Banyak Mama terlalu sibuk mengurus rumah tangga hingga mengabaikan sinyal kecil dari tubuh sendiri. Salah satu kondisi yang sering luput adalah PCOS.

PCOS merupakan gangguan hormon yang dialami sekitar 1 dari 10 perempuan usia reproduksi. Karena gejalanya tidak selalu muncul bersamaan, banyak perempuan baru menyadari kondisinya setelah bertahun-tahun.

Penting mendeteksi gejala sejak dini agar penanganan segera dilakukan. Berikut Popmama.com bagikan 7 tanda PCOS yang perlu Mama waspadai:

1. Perubahan suasana hati yang drastis

Perubahan suasana hati yang drastis
Popmama.com/Erica Santoso/AI

Kesehatan emosional adalah prioritas utama yang tidak boleh diabaikan. Banyak perempuan dengan PCOS melaporkan sering merasa cemas, mudah stres, hingga mengalami depresi.

Penyebab pastinya belum diketahui, namun perubahan hormon yang drastis diyakini berperan besar memengaruhi kondisi mental Mama. Faktor fisik seperti kenaikan berat badan juga bisa memengaruhi kepercayaan diri.

Jika suasana hati sering berubah tanpa alasan yang jelas, jangan ragu untuk berbagi keluh kesah dengan dokter. Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, Ma.

2. Pertumbuhan rambut berlebih

Pertumbuhan rambut berlebih (hirsutisme)
Popmama.com/Erica Santoso/AI

PCOS sering memicu peningkatan hormon androgen yang umumnya dominan pada laki-laki. Akibatnya, muncul pertumbuhan rambut berlebih di area yang tidak biasa bagi perempuan.

Area tersebut meliputi dagu, wajah, dada, punggung, perut, hingga jari kaki. Kondisi ini dikenal sebagai hirsutisme dan dialami sekitar 7 dari 10 perempuan dengan PCOS.

Jika rambut tubuh Mama menjadi lebih tebal, jangan merasa malu, ya. Ini adalah gejala medis yang bisa dikelola dengan perawatan tepat di bawah pengawasan dokter.

3. Muncul kista pada ovarium

Muncul kista pada ovarium
Popmama.com/Erica Santoso/AI

Istilah "polikistik" berarti "memiliki banyak kista" di dalam organ reproduksi. Ovarium akan mengandung banyak kantung kecil berisi cairan (folikel) yang terlihat saat USG.

Normalnya, folikel berisi sel telur yang matang untuk dilepaskan. Namun pada PCOS, sel telur tidak menerima sinyal hormon yang tepat, sehingga gagal mengalami ovulasi.

Jika dibiarkan, ovarium tidak dapat melepaskan sel telur secara konsisten. Segera lakukan pemeriksaan rutin jika Mama merasa ada kejanggalan pada siklus reproduksi.

4. Berat badan yang mudah naik

Berat badan yang mudah naik
Popmama.com/Erica Santoso/AI

Apakah berat badan Mama naik cepat meski pola makan tidak berubah? Lebih dari separuh perempuan dengan PCOS mengalami obesitas yang sulit dikendalikan.

Ini terjadi karena PCOS mengganggu proses peradangan dan produksi insulin. Akibatnya, metabolisme terganggu dan tubuh sulit membakar kalori dengan efisien.

Kondisi ini bukan salah Mama, tapi tanda medis yang perlu diwaspadai. Fokuslah pada kesehatan metabolisme dengan bantuan ahli gizi.

5. Siklus menstruasi yang tidak teratur

Siklus menstruasi yang tidak teratur
Popmama.com/Erica Santoso/AI

Menstruasi tidak menentu adalah sinyal paling umum penderita PCOS. Ketidakseimbangan hormon membuat siklus Mama tidak terprediksi, sangat banyak, atau berhenti sama sekali.

Banyak perempuan hanya haid kurang dari delapan kali dalam setahun. Jika siklus Mama sangat kacau, jangan dianggap remeh, ya.

Siklus tidak teratur adalah indikator utama ketidakseimbangan sistem reproduksi. Segera konsultasi ke dokter agar hormon Mama bisa distabilkan.

6. Perubahan pada tekstur kulit

Perubahan pada tekstur kulit
Popmama.com/Erica Santoso/AI

Kesehatan kulit bisa menjadi cermin kondisi hormon di dalam tubuh. PCOS sering menimbulkan jerawat membandel dan kulit yang terasa lebih berminyak.

Selain jerawat, mungkin muncul skin tag di area leher atau ketiak. Bisa juga muncul bercak kulit menghitam dan menebal di lipatan tubuh.

Perubahan ini sebaiknya tidak hanya diobati dengan produk kecantikan. Konsultasikan dengan dokter untuk melihat kesehatan hormon secara menyeluruh.

7. Sulit hamil atau infertilitas

Sulit hamil atau infertilitas
Popmama.com/Erica Santoso/AI

Banyak Mama baru sadar mengidap PCOS saat sedang merencanakan kehamilan. PCOS adalah penyebab umum infertilitas karena proses ovulasi yang terganggu.

Jika tidak ada sel telur yang dilepaskan, sperma tidak bisa membuahi. Namun, diagnosis ini bukan akhir, karena banyak perempuan PCOS tetap bisa hamil.

Beberapa mungkin memerlukan bantuan medis seperti obat penyubur atau program hamil. Lakukan pemeriksaan kesuburan lebih awal agar langkah selanjutnya lebih terarah.

Menjaga kesehatan reproduksi adalah bentuk cinta terbaik Mama untuk diri sendiri. Diagnosis PCOS bukanlah akhir dari segalanya, Ma. Dengan penanganan dan pola hidup sehat, banyak Mama yang tetap bisa hidup bahagia. Jangan tunda lagi, segera jadwalkan kunjungan ke dokter jika Mama merasakan gejala di atas. Mama hebat, dan Mama layak untuk sehat!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More