Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ingin Hamil Lagi setelah Caesar, Berapa Jarak Aman untuk VBAC?
Magnific.com/rawpixel.com
  • VBAC adalah persalinan vaginal setelah operasi caesar, yang kelayakannya bergantung pada alasan caesar sebelumnya serta kondisi kehamilan saat ini dan perlu dikonsultasikan ke dokter kandungan.

  • Jarak kehamilan sekitar 18–24 bulan setelah caesar perlu dipertimbangkan untuk pemulihan rahim; jarak antarpersalinan kurang dari 18 bulan terkait peningkatan risiko robekan rahim.

  • VBAC dapat dipertimbangkan setelah satu caesar dengan sayatan melintang bawah, tetapi umumnya tidak dianjurkan pada riwayat sayatan vertikal, robekan rahim, atau operasi rahim tertentu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mama ingin kembali hamil dan mencoba melahirkan secara normal untuk persalinan berikutnya setelah operasi caesar? Ada prosedur yang dikenal sebagai Vaginal Birth After Cesarean (VBAC), lho.

Namun, sebelum merencanakan kehamilan berikutnya, penting untuk memperhatikan jarak antar kehamilan, Ma, jika ingin melakukan VBAC ini. Jeda yang cukup bisa memberi waktu bagi tubuh untuk pulih, termasuk bekas sayatan.

Jadi, berapa lama Mama sebaiknya menunggu untuk hamil lagi setelah caesar jika ingin melakukan VBAC? Berikut sudah Popmama.com rangkum penjelasannya. Yuk, simak selengkapnya!

Mengenal VBAC (Vaginal Birth After Cesarean)

Magnific.com/stefamerpik

VBAC atau Vaginal Birth After Cesarean adalah proses melahirkan melalui vagina setelah sebelumnya menjalani operasi caesar. Metode ini bisa menjadi pilihan untuk persalinan berikutnya.

Dilansir dari EMC Healthcare, VBAC bergantung pada alasan operasi caesar sebelumnya dan kondisi kehamilan saat ini. Maka dari itu, Mama perlu berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan untuk mengetahui apakah VBAC sesuai dengan kondisi tubuh dan riwayat persalinan sebelumnya.

Beri Jeda sebelum Merencanakan Kehamilan Berikutnya

Magnific.com/wavebreakmedia_micro

Jarak kehamilan setelah operasi caesar menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan jika ingin mencoba VBAC. Tubuh Mama tentu membutuhkan waktu untuk pulih, termasuk bekas sayatan pada rahim, agar risiko komplikasi bisa diminimalkan.

EMC Healthcare juga menyebutkan jarak kehamilan sekitar 18–24 bulan perlu dipertimbangkan sebelum merencanakan kehamilan berikutnya. ACOG juga menjelaskan bahwa jarak antarpersalinan yang kurang dari 18 bulan berkaitan dengan peningkatan risiko robekan rahim saat mencoba persalinan normal setelah caesar.

Perhatikan Riwayat Operasi Sebelumnya

Magnific.com

Nah, menurut EMC Healthcare, ada pertimbangan untuk melakukan VBAC, Ma. Mama yang pernah satu kali operasi caesar dengan sayatan melintang di bagian bawah rahim boleh mempertimbangkan VBAC. 

Namun, VBAC biasanya tidak dianjurkan jika memiliki riwayat sayatan vertikal di bagian atas rahim, pernah mengalami robekan rahim, atau menjalani operasi rahim tertentu yang meningkatkan risiko komplikasi.

Tips dan Persiapan untuk VBAC

Magnific.com/gpointstudio

Dilansir dari EMC Healthcare, Mama yang ingin mencoba VBAC sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis kandungan. Selama kehamilan, lakukan juga pemeriksaan rutin, ya, agar tahu perkembangan kandungan.

Selain itu, pilih rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap dan tenaga medis yang siap menangani kemungkinan komplikasi, termasuk operasi caesar darurat jika diperlukan. Persiapan ini penting agar Mama bisa menjalani persalinan dengan lebih aman sesuai kondisi kesehatan dan rekomendasi dokter.

Nah, itu dia penjelasan untuk informasi tentang VBAC secara umum dan jarak untuk melakukannya setelah operasi caesar.

Keputusan ini tetap perlu mempertimbangkan jarak kehamilan, riwayat operasi sebelumnya, serta kondisi Mama dan bayi. Tetap semangat menjalani prosedur-prosedur kehamilan, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article