Keluar Lendir Darah, Apakah Tanda Persalinan Sudah Dekat?

- Menjelang hari perkiraan lahir, ibu hamil trimester ketiga dapat mengalami perubahan tubuh, termasuk perut menurun dan kontraksi palsu.
- Keluarnya lendir yang kadang disertai darah dapat terjadi pada akhir trimester ketiga dan sering memicu kekhawatiran sekaligus kebahagiaan.
- Artikel membahas apakah lendir darah merupakan tanda persalinan sudah dimulai atau persalinan sudah dekat.
Di akhir trimester 3, mungkin saja Mama mengalami keluarnya lendir, kadang disertai darah. Apakah keluarnya lendir darah menjadi tanda persalinan sudah dimulai?Â
Menjelang HPL, tubuh mama mengalami banyak perubahan, mulai dari perut yang menurun, kontraksi palsu, dan ada juga keluar lendir darah. Keluarnya lendir darah menjadi salah satu tanda yang memicu kekhawatiran dan sekaligus kebahagiaan para Mama.Â
Seperti apa tandanya? Popmama.com akan merangkumkannya untuk kamu.Â
Table of Content
1. Mengenal bloody show

Pexels.com/Cliff Booth Bloody show atau keluarnya lendir darah adalah proses pelepasan sumbat lendir (mucus plug) yang menutupi pembukaan serviks selama masa kehamilan. Sepanjang 9 bulan, mucus plug berfungsi sebagai penghalang fisik yang melindungi rahim dari infeksi bakteri luar.Â
Saat serviks mulai menipis, melunak, dan melebar untuk persiapan persalinan, kapiler darah di area itu bisa pecah. Dengan begitu, keluarnya lendir biasanya bercampur dengan sedikit darah segar atau kecokelatan.Â
2. Warna dan tekstur dari bloody show

Pexels.com/Karola G Warna dari lendir darah ini bisa bervariasi. Ada yang berwarna merah muda terang, merah kecoklatan, atau jernih dengan bercak darah.Â
Teksturnya biasanya kental dan lengket, mirip dengan lendir pada umumnya, namun sedikit lebih padat. Munculnya mucus plug adalah indikasi kuat bahwa struktur serviks sudah berubah dan persalinan mungkin terjadi dalam waktu dekat.Â
3. Berapa lama jarak menuju lahiran?

Pexels.com/mart_production Jika sudah ada bloody show, apakah ini sudah waktunya melahirkan? Faktanya, tidak semua ibu akan segera melahirkan saat mengalami bloody show. Bagi beberapa perempuan, persalinan aktif bisa saja terjadi setelah bloody show. Namun bagi sebagian perempuan lainnya, terutama di kehamilan pertama, persalinan baru akan dimulai beberapa hari hingga 1 atau 2 minggu kemudian.Â
Namun yang perlu diperhatikan adalah, jika lendir darah keluar diikut dengan kontraski yang teratur dengan interval 5-20 menit, maka kemungkinan besar sudah memasuki fase awal persalinan. Tapi jika tidak ada kontraksi sama sekali, maka belum tentu segera melahirkan.Â
4. Perbedaan bloody show dengan perdarahan

Pexels.com/Andre Furtado Penting sekali untuk memastikan apakah yang keluar adalah lendir darah karena bloody show, atau terjadi perdarahan hebat yang berbahaya. Pertama, bloody show biasanya hanya berupa bercak atau lendir yang diwarnai darah. Jumlah darahnya tidak banyak dan tidak memerlukan penggantian pembalut secara terus-menerus.Â
Sedangkan perdarahan mengeluarkan darah berwarna merah segar yang mengalir deras seperti saat menstruasi. Apalagi jika disertai dengan nyeri perut hebat, maka kamu perlu segera mendapatkan pertolongan medis.Â
Pada akhirnya, tetaplah tenang saat menghadapi bloody show. Siapkan perlengkapan untuk ke rumah sakit atau tempat bersalin dan pastikan tubuh tetap terjaga nutrisinya.Â





















