Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Kondisi Ibu Hamil yang Membuat USG Tidak Boleh Ditunda

5 Kondisi Ibu Hamil yang Membuat USG Tidak Boleh Ditunda
Pexels/MART PRODUCTION
  • Perdarahan saat hamil, terutama disertai nyeri perut, perlu segera diperiksakan karena dapat terkait kondisi dari ringan hingga masalah plasenta atau keguguran; dokter dapat menentukan kebutuhan USG.
  • Nyeri atau perut kencang yang terus-menerus, apalagi disertai perdarahan, cairan vagina, nyeri pinggang, atau tekanan panggul, serta gerakan janin berkurang, memerlukan pemeriksaan tenaga kesehatan segera.
  • Cairan vagina yang terus keluar dapat menandakan ketuban pecah. Sakit kepala hebat, pandangan kabur, nyeri bawah tulang rusuk, atau bengkak mendadak setelah 20 minggu juga perlu segera diperiksa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Selama menjalani kehamilan, ibu hamil akan selalu dihadapkan dengan berbagai kondisi janin. Mulai dari yang membahagiakan, hingga yang membuat khawatir. Terlebih, ada beberapa kondisi tertentu yang membuat Mama perlu mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kesehatan dan perkembangan si Kecil. 

Salah satunya dengan melalui pemeriksaan USG. Meski pemeriksaan ini umumnya dilakukan secara berkala sesuai usia kehamilan, ada kondisi tertentu yang mengharuskan Mama untuk segera melakukan dan tidak menundanya. 

Lantas, apa saja kondisi ibu hamil yang membuat USG tidak boleh ditunda? Simak informasi Popmama.com berikut ini.


  1. 1. Mengalami perdarahan

    Mengalami perdarahan
    Magnific/Yanalya

    Jika Mama mengalami perdarahan yang disertai nyeri perut, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Perdarahan saat hamil dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari yang ringan hingga lebih serius, termasuk keguguran atau masalah pada plasenta.

    Setelah melakukan pemeriksaan, dokter dapat menentukan apakah Mama memerlukan pemeriksaan lanjutan, seperti USG, untuk mencari tahu penyebab perdarahan dan memastikan kondisi kehamilan.


  2. 2. Nyeri perut atau perut kencang terus-menerus

    Nyeri perut atau perut kencang terus-menerus
    Magnific/krakenimages.com

    Perut ibu hamil yang kencang merupakan hal yang normal selama masa kehamilan. Tapi, kondisi ini biasanya hanya datang sesekali saja. Sehingga, jika perut kencang atau nyeri perut terjadi secara terus-menerus, semakin kuat, hingga disertai nyeri, maka Mama jangan mengabaikannya, ya.

    Terlebih, jika kondisi ini disertai dengan:

    • Perdarahan
    • Keluar cairan dari vagina
    • Nyeri pinggang
    • Tekanan kuat pada panggul

  3. 3. Gerakan bayi berkurang

    Gerakan janin berkurang
    Magnific

    Seiring bertambahnya usia kehamilan, Mama biasanya akan semakin mengenali pola gerakan si Kecil di dalam kandungan. Karena itu, jika gerakan janin terasa berkurang atau berbeda dari biasanya, jangan mengabaikan kondisi tersebut, ya, Ma.

    Segera hubungi tenaga kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat. Tenaga kesehatan dapat melakukan pemeriksaan denyut jantung janin dan, bila diperlukan, pemeriksaan lebih lanjut untuk menilai kondisi si Kecil.



  4. 4. Air ketuban merembes atau berkurang

    Air ketuban merembes atau berkurang
    Magnific

    Jika Mama merasa ada cairan yang terus-menerus keluar dari vagina, jangan langsung menganggapnya sebagai keputihan, ya, Ma. Pasalnya, keluarnya cairan secara terus-menerus juga bisa menjadi tanda ketuban pecah, terutama jika terjadi sebelum waktu persalinan.

    Mama sebaiknya segera memeriksakan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan untuk memastikan penyebab keluarnya cairan serta mengetahui kondisi Mama dan si Kecil.


  5. 5. Sakit kepala hebat, pandangan kabur, dan bengkak mendadak

    Sakit kepala hebat, pandangan kabur, dan bengkak mendadak
    Magnific/Stockking

    Mama perlu lebih waspada jika mengalami sakit kepala hebat, pandangan kabur, atau bengkak yang muncul secara mendadak, terutama setelah usia kehamilan 20 minggu. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda yang perlu segera diperiksa oleh tenaga kesehatan.

    Beberapa gejala yang perlu diperhatikan meliputi:

    • Sakit kepala hebat atau tidak kunjung membaik
    • Pandangan kabur atau mengalami gangguan penglihatan
    • Nyeri di bawah tulang rusuk
    • Bengkak yang muncul secara mendadak, terutama pada wajah atau tangan

    Jika mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera hubungi tenaga kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.

    Itu dia informasi mengenai kondisi ibu hamil yang membuat USG tidak boleh ditunda. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More