Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Luhut Binsar Sambut Kelahiran Cucu ke Delapan di Kota Surabaya
Instagram.com/luhut.pandjaitan
  • Luhut Binsar Pandjaitan menyambut kelahiran cucu kedelapan di Surabaya, seorang bayi laki-laki sehat dengan berat hampir 4 kg.
  • Di usia mendekati 80 tahun, Luhut merasa bersyukur masih diberi kesehatan untuk menimang cucu dan menyaksikan generasi penerusnya lahir.
  • Cucu tersebut diberi nama Tio Marhite Asi Pandjaitan, yang bermakna kejernihan hati dan kasih karunia Tuhan sesuai nilai luhur keluarga Batak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kabar bahagia menyelimuti keluarga besar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan

Di tengah kesibukannya, Luhut menyempatkan diri untuk terbang langsung ke Surabaya demi menyambut anggota keluarga barunya. 

Cucu kedelapan Luhut ini lahir dengan kondisi sehat, berjenis kelamin laki-laki, dan memiliki bobot hampir mencapai 4 kg. 

Kehadiran bayi mungil ini menjadi pelengkap kebahagiaan bagi Luhut dan keluarga. 

Berikut ini Popmama.com rangkum berita selengkapnya mengenai Luhut Binsar sambut kelahiran cucu ke delapan di Kota Surabaya.

1. Luhut Binsar Pandjaitan dikaruniai cucu ke delapan

Instagram.com/luhut.pandjaitan

Momen haru pertemuan pertama ini dibagikan langsung oleh Luhut melalui ungkapan rasa syukurnya. 

Setibanya di Surabaya, ia dan istri tercinta segera menemui sang Cucu yang baru saja lahir ke dunia.

"Akhir pekan ini, saya dan istri menuju Surabaya untuk menemui cucu kedelapan kami yang lahir pagi tadi dengan bobot hampir 4 kg. Sambil memandangi bayi lelaki yang sedang terlelap di ranjangnya itu, saya menyadari satu hal, terlalu banyak berkat Tuhan yang tak terhitung bagi keluarga kami," tutur Luhut dalam keterangan Instagramnya pada Sabtu (11/4/2026).

2. Bahagia masih bisa menimang cucu di usia menginjak 80 tahun

Instagram.com/luhut.pandjaitan

Bagi Luhut, momen ini bukan sekadar menambah anggota keluarga, melainkan sebuah anugerah kesehatan dan usia yang sangat berharga. 

Di usianya yang kini hampir menyentuh angka 80 tahun, ia merasa sangat beruntung masih diberi kekuatan fisik untuk melihat generasi penerusnya lahir.

Luhut merasa sangat terberkati, karena sang Pencipta masih memberikan kesempatan untuk kembali menimang cucu, yang merupakan putra dari anaknya, Paulus. 

Hal ini menjadi pengingat baginya, tentang pentingnya menjaga kesehatan agar bisa terus melihat tumbuh kembang cucu-cucunya.

“Bayangkan, di usia yang hampir menginjak 80 tahun, Ia masih memberi saya kesempatan lagi untuk menimang cucu, putra dari anak kami Paulus,” tambahnya. 

3. Nama cucu ke delapan Luhut Pandjaitan

Instagram.com/luhut.pandjaitan

Sebagai bentuk doa dan harapan, keluarga besar Pandjaitan telah menyematkan nama yang indah untuk sang Bayi. 

Setelah melalui beberapa pertimbangan dan usulan dari Opung (Luhut) serta Opung Boru (istri), Paulus selaku Papa sang Bayi akhirnya sepakat memberikan nama, Tio Marhite Asi Pandjaitan.

Nama tersebut memiliki makna filosofis yang sangat mendalam, yakni: 

  • Tio berarti jernih atau bersih. 

  • Marhite Asi bermakna bahwa kehadirannya semata-mata karena kasih karunia Tuhan Yang Maha Esa. 

Luhut menyampaikan harapan besarnya agar sang cucu kelak tumbuh dengan hati yang jernih dan jujur. 

Bagi masyarakat Batak, kejujuran adalah prinsip hidup yang utama karena merupakan jalan paling lurus menuju keberhasilan.

Itulah berita selengkapnya mengenai Luhut Binsar sambut kelahiran cucu ke delapan di Kota Surabaya.

Kehadiran Tio Marhite Asi Pandjaitan tentu menambah warna baru dalam keluarga besar Luhut Binsar Pandjaitan. 

Editorial Team