Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui dengan Asam Lambung
magnific.com
  • Ibu menyusui dengan asam lambung disarankan menghindari buah asam, tomat dan olahannya karena kandungan asam dapat memicu kenaikan asam lambung.
  • Makanan pedas, berkafein tinggi, cokelat, serta makanan berlemak dan gorengan dapat mengiritasi lambung, meningkatkan produksi asam, atau mempermudah asam naik ke kerongkongan.
  • Susu sapi tinggi lemak juga dapat memperlambat pengosongan lambung; sejumlah makanan pemicu disebut berpotensi memengaruhi kenyamanan bayi melalui ASI, seperti gumoh, kembung, atau rewel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Fase Ibu menyusui tentu membawa kebahagiaan, namun disisi lain ada banyak penyesuaian fisik yang harus dihadapi salah satunya ialah masalah asam lambung

Ketika Mama mengalami asam lambung naik, tubuh tidak hanya merasakan sensasi perih, panas di dada, serta rasa tidak nyaman, tetapi juga membuat tubuh terasa lemas dan pencernaan yang bergejolak.

Ternyata makanan yang dikonsumsi Ibu menyusui memiliki koneksi dengan kondisi kesehatan serta kenyamanan bayi. Jika Mama sembarangan makan pemicu asam lambung, zat itu dapat memicu reaksi sensitif pada saluran pencernaan bayi melalui ASI. 

Maka, berikut Popmama.com telah rangkum dari website MomMed terkait makanan yang harus dihindari Mama dengan asam lambung agar bayi dan tubuh dapat selalu terjaga, disimak ya!

1. Buah asam

magnific.com/prostooleh

Buah segar memang dianjurkan untuk kesehatan tubuh karena kaya akan vitamin dan serat alami yang menyegarkan. Tapi bagi Mama yang sedang berjuang melawan asam lambung, buah-buahan dengan keasaman tinggi seperti jeruk, lemon, dan grapefruit wajib dihindari dulu. 

Kandungan asam sitrat yang pekat di dalam buah-buahan tersebut terbukti dapat memicu lonjakan asam lambung pada tubuh Mama yang sedang sensitif. Tidak hanya membuat Mama merasa begah, senyawa asam yang masuk ke tubuh juga berpotensi ikut meresap ke dalam ASI. 

Akibatnya, si Kecil bisa menunjukkan gejala tidak nyaman seperti sering meludah berlebihan, menangis rewel setelah disusui, hingga menolak untuk menyusu.

2. Tomat dan olahannya

magnific.com/stockking

Tomat dikenal sebagai salah satu vitamin C yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh Ibu menyusui, namun tomat segar maupun berbagai produk olahannya yakni saus pasta, saus pizza, dan sup tomat ternyata menyimpan kadar asam malat dan sitrat yang cukup tinggi. 

Kandungan asam inilah yang menjadi musuh utama bagi lambung Mama karena dapat melemahkan fungsi katup kerongkongan bawah (LES).

Ketika katup kerongkongan tersebut melemah akibat paparan asam tomat, cairan asam dari lambung akan lebih mudah naik kembali ke tenggorokan dan menimbulkan sensasi terbakar.

3. Makanan pedas

magnific.com/jcomp

Makanan pedas tentu menjadi salah satu menu favorit yang sulit untuk dilewatkan begitu saja. Sayangnya bagi Mama yang sedang   menyusui dan memiliki riwayat masalah asam lambung, makanan pedas harus sangat dibatasi. 

Senyawa capsaicin pada cabai dapat mengiritasi dinding lambung secara langsung dan memicu produksi asam lambung berlebih, dampak buruk dari makanan pedas ini tidak hanya rasa perih di dada Mama saja, tetapi juga bisa dirasakan si Kecil melalui ASI.

Rasa pedas yang tajam dan memiliki aroma menyengat dapat mengubah rasa ASI yang diminum oleh buah hati.

4. Minuman dan makanan berkafein tinggi

magnific.com/

Rutinitas mengurus bayi sepanjang malam membuat Mama mengandalkan secangkir kopi hangat atau teh di pagi hari untuk mengembalikan energi, namun kandungan kafein merupakan salah satu zat stimulan terkuat yang dapat memicu relaksasi berlebihan pada lambung. 

Akibatnya, cairan asam lambung Mama akan sangat mudah naik ke kerongkongan dan menyebabkan heartburn yang mengganggu aktivitas.

Maka, batasi konsumsi kafein harian Mama atau beralih ke pilihan minuman lain seperti air mineral hangat yang baik bagi pencernaan.

5. Makanan tinggi lemak dan gorengan

magnific.com/freestockcenter

Berbagai jenis makanan yang digoreng, junk food berlemak tinggi, kentang goreng, sosis, daging berlemak, serta saus kental bersantan memang lezat. Tetapi, makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi memerlukan waktu proses cerna yang lebih lambat di dalam lambung.

Lemak jenuh dan minyak berlebih yang dikonsumsi Mama juga dapat memengaruhi lemak di dalam ASI yang diproduksi oleh tubuh. 

Bayi yang mencerna ASI dengan kadar lemak terlalu tinggi atau tidak seimbang sering kali mengalami gangguan pencernaan ringan, kembung, serta gumoh berlebih setelah menyusu.

6. Produk susu sapi

magnific.com

Kandungan lemak jenuh yang tinggi di dalam susu sapi atau whole milk terbukti dapat memperlambat proses pengosongan lambung dan memicu naiknya asam lambung. 

Bagi Mama yang memiliki lambung sensitif, konsumsi produk susu tinggi lemak ini sering berujung pada rasa begah dan panas di dada.

Ganti pilihan susu yang lebih ramah di lambung dan aman untuk bayi, Mama bisa mengonsumsi susu nabati seperti susu almond, susu kedelai, atau susu oat.

7. Cokelat dan olahannya

magnific.com/krakenimages.com

Cokelat menyimpan kombinasi zat stimulan berupa kafein dan teobromin yang cukup tinggi, kombinasi ini dapat melemaskan otot kerongkongan bawah.

Jika Mama sangat menyukai camilan manis, batasi konsumsi cokelat dan beralihlah ke camilan lain yang jauh lebih aman bagi pencernaan seperti biskuit gandum, puding chia seed, atau potongan buah manis yang menyehatkan.

Nah, itulah makanan yang harus dihindari Mama dengan asam lambung saat fase menyusui buah hati agar kesehatan tubuh dan bayi dapat terjaga dengan baik, semoga informasi ini dapat membantu ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article