Masih berdasarkan surat Al-Baqarah ayat 184, fidyah bisa diberikan pada orang miskin. Kemudian, ada juga hadis dari Abdullah bin Abbas RA yang mengatakan,
(Ayat ini) tidak dihapus. Ia untuk orang tua renta, nenek yang tidak mampu berpuasa, maka keduanya memberi makan untuk setiap harinya seorang miskin. (HR Bukhori, 4505)
Orang miskin ini bisa dicari yang di sekitar tempat tinggal atau di tempat domisili.
Nah, sudah jelas kan tentang cara bayar fidyah puasa ibu menyusui, Ma?
Berapa rupiah bayar fidyah 1 hari? | Untuk 1 hari, bayar fidyah sekitar Rp 60.000 hingga Rp 65.000 (sesuai ketetapan BAZNAS 2026), namun bisa bervariasi tergantung wilayah dan harga bahan pokok setempat, mulai dari sekitar Rp 30.000 - Rp 45.000 di daerah lain, atau setara 1,5 kg makanan pokok (seperti beras) per hari jika mengikuti mazhab Hanafi, atau 1 mud (sekitar 0,6 - 0,75 kg) jika mengikuti mazhab Syafi'i. |
Bagaimana cara membayar fidyah yang benar? | Cara membayar fidyah yang benar adalah dengan menghitung jumlah puasa yang ditinggalkan, menyiapkan makanan pokok (atau uang setara) sebesar satu porsi makan per hari puasa, lalu menyalurkannya kepada fakir miskin sambil membaca niat karena Allah SWT, baik secara langsung maupun melalui lembaga amil zakat terpercaya seperti BAZNAS. Penyaluran bisa dilakukan setiap hari atau sekaligus di akhir Ramadhan, dan bisa juga diberikan untuk satu orang miskin untuk semua hari puasa yang ditinggalkan. |
Bolehkah bayar fidyah di Cicil? | Ya, bayar fidyah boleh dicicil sesuai kemampuan, bahkan bisa dibayar setelah Ramadhan, karena Islam memberikan kemudahan dan keringanan, terutama jika jumlahnya besar atau tidak mampu membayar sekaligus, jadi Anda tidak perlu berhutang fidyah. Pembayaran bisa dilakukan secara bertahap (misalnya setiap hari atau setiap beberapa hari) atau dibayar sekaligus, tergantung kondisi keuangan Anda, dengan memberikan makanan pokok atau uang kepada fakir miskin. |