Kimberly Ryder sedang jadi pembicaraan mengenai keputusannya melahirkan di bidan. Salah satu alasannya adalah karena pengalamannya melahirkan buah hatinya yang pertama saat di Inggris.
Video lamanya yang menceritakan tentang pilihannya dalam mencari tempat untuk melahirkan pun kembali mencuat. Dalam video yang diunggahnya, ia bercerita saat melahirkan di Inggris, dan kenapa ia ingin melahirkan di bidan untuk anak keduanya.
Seperti apa cerita Kim? Popmama.com akan merangkumkannya untuk Mama.
Terinspirasi di Inggris, Ini alasan Kimberly Ryder Melahirkan di Bidan

1. Pertama, tidak terlalu percaya dengan rumah sakit di Indonesia
Mama Kim memulai video dengan mengatakan kalau dirinya tidak terlalu percaya dengan sistem rumah sakit, terutama rumah sakit di Indonesia.
"Aku juga kurang percaya dengan health system di Indonesia, hospital si mostly," katanya.
Video lama ini kembali beredar di sosial media dan menjadi trending akhir-akhir ini.
2. Yang harusnya bisa normal tiba-tiba caesar
Kim pun menceritakan tentang pengalaman teman-temannya saat melahirkan di rumah sakit. Ia mengatakan kalau ada yang awalnya rencana normal bisa tiba-tiba caesar.
"Banyak banget yang awal-awal planning mau normal, tapi tiba-tiba caesar. Harusnya normal, terus harus induksi, padahal HPL masih jauh," lanjutnya.
Kim juga mengatakan kalau bayi yang tidak bermasalah tiba-tiba bisa masuk NICU.
"Ada yang setelah lahiran, anaknya harus masuk NICU, padahal sebelumnya fine," ungkapnya.
Belum lagi ia menceritakan kalau yang tadinya biaya melahirkan hanya Rp 20 juta, bisa berujung Rp 60 juta.
"Yang seharusnya bayar 20 juta jadinya 60 juta," ujarnya.
3. Memilih lahir di bidan, salah satunya karena biayanya hanya 2,5 juta
Dengan cerita dari teman-temannya tentang melahirkan di rumah sakit yang seperti itu, ia pun memutuskan untuk melahirkan di bidan. Apalagi, biaya yang harus dikeluarkan saat melahirkan di rumah sakit jauh lebih besar dibanding di bidan.
"Yang tadinya (membayar) puluhan juta, jadi cuma 2,5 juta doang di bidan, ya pilih bidan," katanya.
Alasan lainnya juga, karena bidannya adalah bidan yang sama yang pernah membantu persalinan adik dari suaminya.
4. Saat melahirkan di Inggris juga dibantu bidan
Kimberly juga menceritakan mengenai pengalamannya melahirkan di Inggris. Katanya, sepanjang persalinan, ia hanya dibantu oleh bidan, tidak oleh dokter sama sekali.
"Lahiran anak pertama di Inggris, di rumah sakit, ketemunya bidan semua, sama sekali tidak ketemu dengan dokter, jadi kalo lahiran di Indonesia, yaudahlah di bidan juga aja," ungkapnya.
5. Membandingkan tugas bidan dengan dokter kandungan
Berdasarkan pengalaman teman-teman Kim, melahirkan di rumah sakit pun ditemani oleh bidan.
"Kalo di rumah sakit juga, kalau melahirkan, yang nemenin lo berjam-jam adalah bidan, yang ngebantu buat ngeluarin baby lo itu, kalo dokternya belum datang, ya sudah bidan. Karena mereka itu sudah expert di bidangnya," lanjutnya.
Kata Kimberly, dokter hanya datang di akhir sesi saja.
"Kalo dokter ending-endingnya doang, katanya gitu ya, aku nggak pernah lahiran di rumah sakit di Indonesia," tutupnya.
Melahirkan di manapun, yang penting mengutamakan keselamatan Mama dan buah hati. Semua kembali pada pilihan masing-masing, Ma.