Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Tindakan Medis yang Jaga Fisikologis Persalinan ala Bidan Mila
Popmama.com/Yesica Kirana/AI
  • Bidan Mila membagikan tujuh tindakan medis yang membantu menjaga proses persalinan tetap fisiologis, alami, dan minim intervensi agar ibu merasa lebih nyaman serta percaya diri.
  • Tindakan tersebut mencakup mobilisasi aktif, menjaga privasi dan suasana tenang, dukungan keluarga, posisi melahirkan memanfaatkan gravitasi, hingga mengejan mengikuti dorongan alami tubuh.
  • Selain itu, delay cord clamping dan inisiasi menyusu dini dinilai penting untuk kesehatan bayi serta memperkuat ikatan emosional antara ibu dan anak setelah persalinan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menjelang hari persalinan, banyak Mama mulai mencari tahu bagaimana proses melahirkan bisa berjalan lebih nyaman dan minim intervensi. 

Pada dasarnya, tubuh perempuan telah dirancang untuk melahirkan secara alami, selama didukung dengan pendekatan yang tepat dan lingkungan yang aman.

Selain itu, tindakan yang mampu menjaga proses kelahiran tetap alami, sekaligus aman bagi ibu dan bayi dapat membantu proses persalinan. 

Berikut Popmama.com merangkum 7 tindakan yang dapat membantu menjaga persalinan tetap fisiologis, melansir dari akun Instagram @jamilatus.sadiyah. Yuk simak berikut ini. 

1. Mobilisasi atau bergerak aktif saat kontraksi

Popmama.com/Yesica Kirana/AI

Bergerak selama persalinan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga membantu proses pembukaan berlangsung lebih efektif.

“Mobilisasi atau bergerak itu nilainya 9 dari 10. Ini benar-benar membantu lahir lebih cepat, mengurangi risiko bersalin, dan bikin ibu merasa lebih empower,” ujar Mila dalam videonya. 

Pergerakan membantu bayi turun mengikuti gravitasi sehingga kontraksi menjadi lebih optimal dan ibu merasa lebih percaya diri menghadapi proses melahirkan.

2. Ruangan gelap dan privasi yang terjaga

Popmama.com/Yesica Kirana/AI

Lingkungan persalinan berperan besar dalam produksi hormon oksitosin, hormon yang membantu kontraksi rahim bekerja efektif.

“Ruangan yang gelap, privacy, familiar people, didukung cinta dan kasih sayang itu 10 dari 10. Semua ibu hamil butuh oksitosin,” tambahnya. 

Melansir dari Healthline, suasana yang membuat ibu merasa aman dan rileks dapat membantu meningkatkan produksi oksitosin secara alami, sehingga mendukung kemajuan persalinan dan kestabilan kondisi bayi.

3. Didampingi keluarga dengan penuh dukungan

Popmama.com/Yesica Kirana/AI

Kehadiran pasangan atau orang terdekat bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian penting dalam menjaga kenyamanan emosional Mama. 

Dalam video tersebut, Mila menjelaskan bahwa dukungan yang penuh cinta membantu proses mengejan menjadi lebih efektif dan hasilnya lebih maksimal karena ibu merasa aman.

Dukungan emosional yang konsisten juga dapat membantu ibu lebih fokus dan tenang selama kontraksi berlangsung.

4. Memilih posisi persalinan yang memanfaatkan gravitasi

Popmama.com/Yesica Kirana/AI

Tidak semua Mama nyaman melahirkan dalam posisi terlentang. Posisi yang memberi ruang bebas pada tulang ekor dan memanfaatkan gravitasi justru lebih membantu bayi turun.

“Paling oke itu posisi persalinan pakai gravitasi dan tulang ekor bebas. Nggak cuma duduk, bisa jongkok atau merangkak, mana yang paling nyaman buat ibunya. Itu the best,” jelasnya. 

Pendekatan ini membantu mempercepat proses persalinan karena panggul lebih terbuka dan bayi lebih mudah bergerak turun.

5. Mengejan mengikuti dorongan alami tubuh

Popmama.com/Yesica Kirana/AI

Dalam persalinan fisiologis, tubuh memiliki refleks alami untuk mengejan ketika pembukaan sudah lengkap. 

“Ngedannya nggak dipimpin, benar-benar menunggu dorongan alami. Itu kunci banget untuk meminimalkan komplikasi perineum,” ujarnya. 

Melansir dari Healthline, mengikuti dorongan alami tubuh saat mengejan dapat membantu ibu merasa lebih terkontrol dan mengurangi tekanan berlebihan pada area panggul.

6. Delay cord clamping

Popmama.com/Yesica Kirana/AI

Penundaan pemotongan tali pusat juga dinilai sangat bermanfaat dalam persalinan yang sehat.

“Kalau ibu dan bayi sehat melakukan delay, bisa mengurangi kejadian kematian bayi, bahkan yang prematur. Zat besinya juga lebih bagus,” tambahnya. 

Mengutip dari Healthline menjelaskan bahwa delay cord clamping memungkinkan bayi menerima tambahan darah kaya zat besi dari plasenta, yang berperan penting dalam mencegah anemia di awal kehidupan.

7. Inisiasi menyusu dini atau IMD

Popmama.com/Yesica Kirana/AI

Kontak kulit ke kulit segera setelah lahir menjadi salah satu langkah yang mendapat penilaian tertinggi dari Mila.

“IMD itu the best, 10 dari 10. Bisa meningkatkan keberhasilan menyusui, mengurangi kejadian kematian bayi, dan bikin bayi maupun ibunya jauh lebih nyaman,” lanjut Mila. 

IMD membantu menstabilkan suhu tubuh bayi, memperkuat bonding, serta mendukung keberhasilan menyusui jangka panjang.

Inilah 7 tindakan medis untuk jaga fisikologis persalinan, dimana setiap persalinan memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. 

Namun, dengan memahami pendekatan yang mendukung kerja alami tubuh dapat membantu Mama merasa lebih siap dan percaya diri menjelang hari kelahiran.

Mulai dari mobilisasi, lingkungan yang mendukung oksitosin, posisi yang nyaman, mengejan alami, delay cord clamping, hingga IMD, membuat pengalaman melahirkan bisa terasa lebih positif dan minim intervensi. 

Pastikan Mama tetap berdiskusi dengan dokter untuk menentukan rencana persalinan yang paling sesuai dan aman.

Editorial Team