Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Tips Memprioritaskan Kesehatan Pasca Melahirkan

5 Tips Memprioritaskan Kesehatan Pasca Melahirkan
freepik
Intinya Sih
  • Artikel menekankan pentingnya masa pemulihan pasca melahirkan, termasuk kontrol medis rutin untuk memantau kesehatan fisik dan mental ibu agar terhindar dari komplikasi serta depresi postpartum.
  • Pemenuhan nutrisi seimbang, hidrasi cukup, tidur berkualitas, dan olahraga ringan secara bertahap menjadi kunci utama menjaga energi serta mempercepat proses penyembuhan tubuh setelah persalinan.
  • Ditekankan pula pentingnya dukungan lingkungan sekitar; ibu dianjurkan menerima bantuan keluarga atau pasangan agar tidak kelelahan dan dapat fokus pada pemulihan diri serta perawatan bayi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Selamat atas kelahiran si Kecil ya, Ma! Kehadiran anggota keluarga baru di rumah tentu membawa kebahagiaan yang luar biasa sekaligus mengubah seluruh rutinitas harian Mama. Di tengah kesibukan mengganti popok, menimang bayi yang menangis, hingga begadang semalaman, fokus Mama pasti sepenuhnya tersedot untuk merawat si Kecil agar ia tumbuh dengan baik.

Namun, melansir informasi kesehatan dari UChicago Medicine AdventHealth, memiliki bayi adalah sebuah perubahan besar dalam hidup yang akan memengaruhi gaya hidup, pola pikir, dan kesehatan secara keseluruhan. Masa postpartum atau pasca melahirkan adalah fase yang sangat menuntut fisik dan emosional, sehingga tubuh Mama sebenarnya membutuhkan waktu yang cukup untuk beradaptasi dan memulihkan diri.

Sayangnya, banyak ibu baru yang justru terjebak dalam rasa bersalah ketika ingin memperhatikan diri sendiri, karena menganggap kebutuhan bayi adalah satu-satunya hal yang utama. Padahal, untuk bisa merawat si Kecil dengan optimal, kondisi fisik dan mental Mama sendiri harus berada dalam keadaan prima terlebih dahulu. Menjaga self-care setelah melahirkan bukan berarti Mama bersikap egois, melainkan sebuah kebutuhan medis yang krusial.

Jangan sampai rasa lelah yang menumpuk membuat Mama mengabaikan sinyal-sinyal protes dari dalam tubuh, ya. Supaya masa pemulihan Mama berjalan lancar dan penuh kebahagiaan, berikut Popmama.com rangkum beberapa tips memprioritaskan kesehatan pasca melahirkan yang wajib Mama ketahui!

Table of Content

1. Jangan pernah melewatkan kontrol postpartum

1. Jangan pernah melewatkan kontrol postpartum

IMG_2351.png
freepik

Kesibukan mengurus bayi baru lahir sering kali membuat jadwal kunjungan medis Mama menjadi berantakan. Namun, melakukan pemeriksaan lanjutan atau kontrol pasca melahirkan dengan dokter kandungan atau bidan adalah hal yang sangat krusial dan tidak boleh ditawar demi memastikan proses pemulihan organ dalam Mama berjalan dengan baik.

Melalui pemeriksaan berkala ini, tenaga medis dapat memantau kondisi fisik Mama secara menyeluruh, mulai dari penyembuhan luka jahitan (baik persalinan normal maupun operasi caesar), mengecek tekanan darah, hingga mendeteksi tanda-tanda infeksi rahim sejak dini. Pertemuan ini juga menjadi kesempatan emas bagi Mama untuk berkonsultasi mengenai keluhan fisik yang mengganggu.

Selain memantau pemulihan fisik, sesi kontrol ini juga berfungsi untuk mengevaluasi kesehatan mental Mama dari risiko depresi pasca melahirkan (postpartum depression). Dokter akan membantu memberikan solusi medis atau merujuk Mama ke ahli profesional jika perubahan emosi yang Mama rasakan pasca melahirkan sudah mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.

2. Penuhi kebutuhan makanan bergizi seimbang

IMG_2352.png
freepik/jcomp

Tubuh Mama telah melewati perjuangan yang sangat besar selama proses persalinan, dan sekarang energi tersebut kembali terkuras untuk memproduksi air susu ibu (ASI). Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan nutrisi harian dengan mengonsumsi makanan yang kaya gizi seimbang menjadi fondasi utama dalam mempercepat proses pemulihan jaringan tubuh Mama.

Pastikan setiap piring makan Mama diisi oleh kombinasi sehat seperti buah-buahan segar, sayuran hijau yang kaya zat besi, protein tanpa lemak (seperti dada ayam, ikan, atau tahu), serta gandum utuh. Nutrisi yang berkualitas ini tidak hanya mengembalikan energi Mama yang hilang, tetapi juga secara langsung memengaruhi kualitas serta kelancaran produksi ASI untuk si Kecil.

Selain makanan utama, jangan lupa untuk selalu menjaga hidrasi tubuh dengan menyediakan botol minum di dekat Mama sepanjang hari. Minum air putih yang cukup dalam jumlah yang tepat sangat krusial untuk mencegah sembelit pasca melahirkan, menjaga stamina, serta menghindarkan Mama dari dehidrasi akut, terutama saat sedang aktif menyusui.

3. Manfaatkan waktu untuk tidur kapan pun memungkinkan

IMG_2353.png
freepik/user18526052

"Tidurlah saat bayi sedang tidur." Kalimat klasik ini mungkin sudah sering Mama dengar, dan faktanya, nasihat ini memang sangat valid secara medis. Istirahat yang cukup adalah bagian dari proses regenerasi sel-sel tubuh yang rusak, sehingga tidur berkualitas tidak boleh dikorbankan demi menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.

Cobalah untuk melepaskan ego sejenak dan ikut memejamkan mata atau sekadar berbaring rileks saat si Kecil sedang terlelap di ranjangnya. Jangan pernah merasa bersalah atau menganggap diri Mama malas jika harus mengambil waktu untuk tidur siang di sela-sela waktu senggang, karena stamina seorang ibu baru sangat bergantung pada akumulasi istirahat pendek ini.

Begadang menghadapi bayi yang terbangun di malam hari adalah hal yang tidak bisa dihindari, namun dampaknya bisa diminimalkan dengan strategi tidur siang yang baik. Kurang tidur yang ekstrem dalam jangka panjang terbukti dapat menurunkan sistem imun Mama, menghambat produksi ASI, serta memicu ketidakstabilan emosi yang membuat Mama gampang stres.

4. Mulai rutinitas olahraga secara perlahan dan aman

IMG_2354.png
freepik/stockking

Kembali aktif bergerak setelah melahirkan memang mendatangkan banyak manfaat luar biasa, seperti meningkatkan kesehatan jantung, memperkuat otot perut, menambah energi, hingga mengurangi gejala depresi. Namun, olahraga pasca melahirkan tidak boleh dilakukan secara terburu-buru atau memaksakan kapasitas tubuh yang belum pulih.

Bagi Mama yang menjalani persalinan normal tanpa komplikasi, olahraga ringan seperti jalan kaki santai di sekitar rumah biasanya sudah bisa dimulai beberapa hari setelah melahirkan. Sementara bagi Mama yang menjalani operasi caesar atau mengalami persalinan dengan komplikasi, wajib menunggu lampu hijau atau izin resmi dari dokter sebelum beraktivitas fisik kembali.

Kunci utama saat memulai olahraga postpartum adalah mendengarkan alarm tubuh sendiri; tingkatkan intensitasnya secara bertahap dan segera istirahat jika terasa nyeri. Hindari gerakan melompat atau angkat beban berat di minggu-minggu awal, dan pastikan Mama tetap minum air putih yang cukup selama berolahraga agar tubuh tidak kelelahan.

5. Terima dan mintalah bantuan orang terdekat

IMG_2355.png
freepik

Banyak Mama baru yang merasa harus menjadi sosok "superom" yang bisa menghandel semua urusan sendirian, mulai dari mengurus bayi hingga membersihkan rumah. Pemikiran seperti ini justru menjadi bumerang yang mempercepat munculnya kejenuhan mental (burnout) serta kelelahan fisik yang parah pada tubuh Mama.

Ingat ya, Ma, memiliki lingkungan yang suportif adalah salah satu pilar penting untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan emosional Mama selama masa nifas. Tidak ada salahnya untuk meminta bantuan suami, orang tua, mertua, atau teman dekat untuk sekadar membantu memasak, mencuci baju bayi, atau menjaga si Kecil saat Mama ingin mandi dengan tenang.

Membagi tugas domestik dengan pasangan akan memberikan ruang bernapas yang sangat berarti bagi tubuh Mama untuk memulihkan diri dari trauma persalinan. Jadi, buang jauh-jauh rasa sungkan atau perasaan gagal menjadi ibu; meminta bantuan justru membuktikan bahwa Mama sangat bijaksana dalam menjaga kesehatan diri demi si Kecil.

Merawat diri dan memprioritaskan kesehatan setelah melahirkan memang bisa terasa jauh lebih menantang di tengah kepungan rutinitas baru bersama bayi. Namun, ingatlah selalu bahwa pemulihan postpartum bukanlah sebuah perlombaan yang harus selesai dalam waktu semalam. Setiap tubuh perempuan itu unik, jadi jangan pernah membandingkan proses pemulihan Mama dengan pengalaman orang lain di media sosial, ya.

Inti dari masa pemulihan ini adalah mendengarkan kebutuhan tubuh sendiri, menetapkan ekspektasi yang realistis, dan bersabar mengarungi prosesnya langkah demi langkah. Jika emosi Mama terasa naik turun atau tubuh terasa sangat tidak nyaman, jangan dipendam sendiri; ceritakan perasaan Mama kepada pasangan atau tenaga kesehatan terdekat.

Yuk, mulai hari ini, ambil napas dalam-dalam dan berikan pelukan hangat untuk diri Mama sendiri yang sudah berjuang sejauh ini. Jaga kesehatanmu dengan baik ya, Ma, karena ibu yang sehat dan bahagia adalah hadiah terindah yang paling dibutuhkan oleh si Kecil untuk tumbuh kembangnya. Tetap semangat dan nikmati setiap momen indahnya, Mama hebat!

Share Article
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany

Related Articles

See More