- Pastikan odeng dimasak hingga matang sempurna
Odeng sebaiknya disajikan dalam kondisi benar-benar matang dan masih panas. Hal ini penting untuk mengurangi risiko paparan bakteri atau mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi selama kehamilan.
Bolehkah Ibu Hamil Makan Odeng? Camilan Khas Korea Tinggi Natrium

- Ibu hamil boleh makan odeng dalam porsi wajar bila dimasak matang, masih panas, dan menggunakan bahan berkualitas; protein ikan dapat mendukung pertumbuhan serta perkembangan janin.
- Odeng kemasan dan kuahnya berpotensi tinggi natrium, pengawet, serta bahan tambahan; pilih produk rendah natrium, cek komposisi, kedaluwarsa, izin edar, dan batasi konsumsi kuah.
- Odeng dapat memberi protein, energi, vitamin, dan mineral, tetapi bukan menu harian; variasikan dengan makanan segar serta hentikan konsumsi dan konsultasikan dokter bila muncul gejala keracunan.
Odeng menjadi salah satu camilan khas Korea yang cukup populer di Indonesia. Terbuat dari olahan ikan yang dibentuk memanjang dan disajikan dalam kuah hangat, makanan ini dikenal memiliki cita rasa gurih serta tekstur kenyal yang menggugah selera.
Tak heran jika sejumlah ibu hamil tiba-tiba saja menginginkan odeng saat fase ngidam. Lantas, bolehkah ibu hamil makan odeng? Simak pembahasan selengkapnya telah Popmama.com siapkan.
Table of Content
Bolehkah Ibu Hamil Makan Odeng?

Ibu hamil pada dasarnya boleh makan odeng, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan diolah dengan benar. Odeng atau fish cake umumnya terbuat dari ikan yang dihaluskan, kemudian dicampur dengan tepung, bumbu, dan bahan lain sebelum dimasak.
Kandungan protein dari ikan dapat memberikan manfaat bagi ibu hamil karena berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Meski begitu, ibu hamil perlu memperhatikan kualitas odeng yang dikonsumsi.
Beberapa produk odeng kemasan mengandung natrium (garam) yang cukup tinggi, pengawet, serta bahan tambahan pangan. Konsumsi natrium berlebihan selama kehamilan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan menyebabkan retensi cairan.
Oleh karena itu, sebaiknya pilih odeng dengan kandungan natrium yang lebih rendah dan tidak mengonsumsinya terlalu sering.
Hal yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil sebelum Makan Odeng

Sebelum makan odeng, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ibu hamil, antara lain:
- Pilih odeng yang terbuat dari bahan berkualitas
Jika membeli odeng kemasan, periksa komposisi bahan, tanggal kedaluwarsa, serta izin edar produk. Pilih produk yang menggunakan ikan sebagai bahan utama dan tidak mengandung terlalu banyak bahan tambahan. - Perhatikan kandungan natrium
Odeng termasuk makanan olahan yang umumnya memiliki kadar garam cukup tinggi. Mengonsumsi natrium secara berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan membuat tubuh lebih mudah mengalami pembengkakan selama hamil. - Hindari konsumsi odeng secara berlebihan
Meski aman dikonsumsi, odeng sebaiknya tidak menjadi menu harian. Ibu hamil tetap membutuhkan variasi sumber protein lain, seperti ikan segar, telur, ayam, daging tanpa lemak, dan kacang-kacangan agar kebutuhan nutrisi terpenuhi secara seimbang. - Perhatikan kebersihan tempat membeli odeng
Jika membeli odeng di restoran atau pedagang kaki lima, pastikan makanan disiapkan dengan standar kebersihan yang baik. Hindari odeng yang dibiarkan terlalu lama di dalam kuah atau disimpan pada suhu ruang karena berisiko terkontaminasi bakteri. - Batasi kuah jika mengandung banyak penyedap
Kuah odeng sering kali dibuat menggunakan kaldu instan atau bumbu dengan kandungan natrium yang tinggi. Ibu hamil boleh menikmati kuah secukupnya, tetapi sebaiknya tidak mengonsumsinya secara berlebihan. - Perhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsinya
Bila setelah makan odeng muncul gejala seperti mual berlebihan, sakit perut, diare, muntah, atau tanda keracunan makanan, segera hentikan konsumsi dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Manfaat Odeng Jika Dikonsumsi Secukupnya saat Hamil

Odeng dapat menjadi salah satu camilan atau pelengkap makanan yang aman dikonsumsi ibu hamil selama porsinya tidak berlebihan dan dipilih dari bahan yang berkualitas.
Meski termasuk makanan olahan, odeng yang berbahan dasar ikan tetap mengandung beberapa nutrisi yang bermanfaat untuk mendukung kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin.
Berikut beberapa manfaat odeng jika dikonsumsi secukupnya selama kehamilan:
- Menjadi sumber protein untuk ibu hamil dan janin
Odeng umumnya dibuat dari daging ikan yang dihaluskan, sehingga mengandung protein yang dibutuhkan tubuh. Protein berperan penting dalam pembentukan jaringan tubuh janin, pertumbuhan organ, serta membantu menjaga massa otot ibu selama kehamilan. - Membantu memenuhi kebutuhan energi
Selain protein, odeng juga mengandung karbohidrat dari tepung yang digunakan dalam proses pembuatannya. Kombinasi keduanya dapat menjadi sumber energi bagi ibu hamil untuk menjalani aktivitas sehari-hari, terutama saat nafsu makan sedang menurun. - Menyediakan beberapa vitamin dan mineral dari ikan
Tergantung jenis ikan yang digunakan, odeng dapat mengandung sejumlah vitamin B, selenium, fosfor, dan mineral lainnya yang berperan dalam mendukung metabolisme tubuh, kesehatan tulang, serta fungsi saraf ibu hamil dan janin. Namun, jumlahnya umumnya tidak sebanyak ikan segar karena telah melalui proses pengolahan. - Kuah hangat dapat membantu meningkatkan nafsu makan
Odeng biasanya disajikan dengan kuah kaldu yang hangat. Bagi sebagian ibu hamil yang mengalami mual atau kurang berselera makan, makanan berkuah hangat dapat terasa lebih nyaman di lambung dan membantu meningkatkan keinginan untuk makan. - Menjadi variasi menu agar ibu hamil tidak mudah bosan
Mengonsumsi berbagai jenis makanan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Sesekali menikmati odeng sebagai bagian dari pola makan yang seimbang dapat menjadi alternatif camilan atau lauk tanpa harus mengorbankan asupan gizi, selama tetap diimbangi dengan konsumsi makanan segar seperti ikan, sayuran, buah, dan biji-bijian.
Nah, itu dia penjelasan bolehkah ibu hamil makan odeng. Semoga informasinya membantu ya, Ma.
FAQ Seputar Ibu Hamil Makan Odeng
| 1. Bolehkah ibu hamil makan odeng setiap hari? | Tidak disarankan. Meski odeng aman dikonsumsi saat hamil, makanan ini merupakan produk olahan yang umumnya mengandung natrium cukup tinggi. Sebaiknya konsumsi odeng hanya sesekali dan tetap utamakan sumber protein segar, seperti ikan, telur, atau daging tanpa lemak. |
| 2. Bolehkah ibu hamil makan odeng dari pedagang kaki lima? | Boleh, asalkan kebersihan tempat berjualan terjaga dan odeng dimasak serta disajikan dalam keadaan panas. Hindari odeng yang sudah terlalu lama berada di dalam kuah atau dibiarkan pada suhu ruang karena berisiko terkontaminasi bakteri. |
| 3. Bagaimana jika ibu hamil memiliki tekanan darah tinggi? | Ibu hamil dengan hipertensi atau berisiko mengalami preeklamsia sebaiknya membatasi konsumsi odeng karena kandungan garamnya cenderung tinggi. Jika ragu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai pola makan yang sesuai dengan kondisi kehamilan. |



















