Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Bolehkah Ibu Hamil Makan Siomay? Ini Penjelasannya

Bolehkah Ibu Hamil Makan Siomay? Ini Penjelasannya
Popmama.com/Dewi Triana Rahmawati/AI
Intinya Sih

  • Ibu hamil boleh makan siomay asal tidak terlalu sering karena satu porsi mengandung sekitar 500 kalori dan konsumsi berlebihan bisa memicu risiko kesehatan selama kehamilan.
  • Siomay mengandung protein, omega-3, serat, dan kolin yang bermanfaat bagi perkembangan janin serta membantu menjaga kesehatan ibu hamil bila dikonsumsi dengan cara yang aman.
  • Penting memastikan siomay matang sempurna, membatasi bumbu kacang, memilih penjual tepercaya, serta mempertimbangkan alternatif seperti dimsum atau bakso tahu kukus untuk pilihan camilan sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Siomay merupakan salah satu kuliner dengan bahan utama berupa ikan atau ayam yang dibalut dengan tepung tapioka dan disajikan dengan siraman bumbu kacang yang gurih.

Biasanya, siomay disajikan dengan berbagai sayuran sebagai pelengkap, seperti pare, kol, dan kentang sehingga menambah cita rasa sekaligus tekstur beragam dalam satu porsi.

Rasa gurih pada siomay menjadi favorit banyak orang, termasuk bagi ibu hamil yang kerap mengidamkannya. Namun, bolehkah ibu hamil makan siomay?

Untuk mengetahui jawabannya, Popmama.com telah merangkum penjelasannya dalam artikel berikut ini. Yuk, Ma, simak selengkapnya.

Table of Content

Bolehkah Ibu Hamil Makan Siomay?

Bolehkah Ibu Hamil Makan Siomay?

Popmama.com/Dewi Triana Rahmawati/AI
Popmama.com/Dewi Triana Rahmawati/AI

Jawabannya, boleh. Namun, sebaiknya Mama tidak mengonsumsinya terlalu sering karena satu porsi siomay dengan bumbu kacang telah mengandung sekitar 500 kalori.

Oleh karena itu, Mama sebaiknya mengonsumsi siomay hanya saat Mama sedang mengindamkan makanan tersebut. Konsumsi siomay terlalu sering dapat memicu efek samping bagi kesehatan Mama selama kehamilan karena asupan kalori yang berlebihan.

Manfaat Konsumsi Siomay bagi Ibu Hamil

Popmama.com/Dewi Triana Rahmawati/AI
Popmama.com/Dewi Triana Rahmawati/AI

Penggunaan bahan utama, seperti ayam dan ikan, membuat siomay menjadi sumber protein tinggi dan omega-3 yang baik bagi tubuh ibu hamil.

Kandungan tersebut memiliki manfaat dalam mendukung perkembangan saraf janin, menjaga kesehatan rahim ibu, serta membantu perkembangan penglihatan bayi saat lahir.

Sajian siomay dengan sayuran, seperti kubis, pare, atau kentang memberikan tambahan energi dari sumber karbohidrat tersebut serta asupan serat yang membantu mencegah sembelit pada ibu hamil.

Selain itu, siomay juga sering disajikan dengan telur rebus yang mengandung kolin. Nutrisi tersebut penting untuk mendukung perkembangan otak janin dan mengurangi risiko cacat tabung saraf pada bayi.

Tips Aman Konsumsi Siomay

Popmama.com/Dewi Triana Rahmawati/AI
Popmama.com/Dewi Triana Rahmawati/AI

Sebelum Mama mengonsumsi siomy, Mama perlu memerhatikan beberapa hal agar makanan tersebut tetap aman untuk dikonsumsi selama kehamilan.

Berikut beberapa langkah yang dapat Mama lakukan.

  • Pastikan bahan siomay bersih, segar, dan matang sempurna

Pastikan siomay telah dimasak hingga benar-benar matang sempurna sebelum dikonsumsi.

Siomay yang kurang matang berisiko mengandung bakteri berbahaya, seperti Listeria, E. coli, atau Salmonella hingga memicu gangguan serius pada kehamilan, mulai dari kontraksi dini, kehamilan prematur, hingga keguguran.

  • Batasi penggunaan bumbu kacang

Bumbu kacang pada siomay umumnya mengandung kadar garam dan gula yang cukup tinggi sehinga meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes pada ibu hamil jika dikonsumsi secara berlebihan.

  • Beli dari penjual tepercaya

Untuk memastikan keamanan konsumsi siomay, Mama dapat memilih penjual siomay yang menjaga kebersihan, baik dari tempat, proses pengolahan, hingga cara penyajiannya.

Selain itu, Mama juga sebaiknya perlu mengukus kembali siomay yang telah dibeli agar siomay tersebut benar-benar matang sebelum dikonsumsi.

Risiko Terlalu Sering Makan Siomay saat Hamil

Popmama.com/Dewi Triana Rahmawati/AI
Popmama.com/Dewi Triana Rahmawati/AI

Satu porsi sajian siomay umumnya mengandung MSG dan garam dalam jumlah cukup tinggi. Meski kedua hal tersebut berfungsi sebagai penyedap rasa, asupan natrium yang tinggi meningkatkan risiko edema hingga hipertensi bagi ibu hamil.

Penggunaan ikan laut, seperti tenggiri, sebagai bahan utama juga perlu diperhatikan asal-usulnya. Jika asal ikan tersebut tidak diketahui dengan jelas, kandungan merkuri di dalamnya berisiko menumpuk dalam tubuh dan mengganggu perkembangan sistem saraf serta otak janin.

Selain itu, penyajian bumbu kacang pada siomay juga mengandung lemak, gula, dan rasa pedas yang cukup tinggi. Konsumsi siomay dengan bumbu kacang yang banyak memicu heartburn hingga kenaikan berat badan berlebih pada ibu hamil.

Alternatif Camilan Siomay bagi Ibu Hamil

Popmama.com/Dewi Triana Rahmawati/AI
Popmama.com/Dewi Triana Rahmawati/AI

Mama dapat mencoba beberapa camilan lain yang mirip dengan siomay sebagai alternatif makanan selama kehamilan.

Mama dapat mengonsumsi dimsum sebagai salah satu alternatif. Camilan tersebut lebih menonjolkan rasa asli dari penggunaan bahan utamanya, seperti seafood atau ayam.

Dimsum juga umumnya lebih tinggi protein karena kandungan dagingnya lebih dominan dibandingkan tepungnya, tidak seperti siomay.

Selain dimsum, Mama juga dapat mencoba bakso tahu kukus. Tahu memberikan rasa kenyang lebih lama dan tekstur lebih lembut sehingga membantu meredakan keluhan morning sickness selama kehamilan.

Selain itu, konsumsi bakso tahu kukus juga menjaga kesehatan tulang ibu dan mendukung perkembangan bayi karena kandungan kalsium dalam makanan tersebut.

Itu tadi penjelasan terkait ibu hamil makan siomay. Semoga artikel ini membantu Mama dalam memerhatikan konsumsi makanan selama kehamilan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Pregnancy

See More