Bolehkah Makan Beras Mentah Saat Hamil dan Amankah untuk Kesehatan?

Kenali fakta kesehatan dari memakan beras mentah saat hamil yuk, Ma!

2 Agustus 2019

Bolehkah Makan Beras Mentah Saat Hamil Amankah Kesehatan
Pexels/Bilguun Bayarmagnai

Mengonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi tentu menjadi keharusan untuk ibu hamil selama mengandung si Kecil hingga 9 bulan. Namun, seringkali ibu hamil memiliki kebiasaan buruk yang menempel bahkan sebelum menjalani masa-masa kehamilan seperti mengonsumsi beras mentah. 

Beras mentah yang tidak dibersihkan terlebih dahulu dan langsung dikonsumsi begitu saja justru dapat mengundang berbagai penyakit. Bahkan mengonsumsi beras merah secara tidak langsung dapat membahayakan kesehatan kandungan.

Untuk Mama yang ingin mengetahui beberapa efek samping yang bisa dirasakan ketika mengonsumsi beras mental selama hamil, kali ini Popmama.com telah merangkumnya. 

Penasaran apa saja? Cari tahu demi kesehatan dan perkembangan janin di dalam kandungan yuk, Ma! 

1. Memicu rasa mual karena ada bakteri bacillus cereus

1. Memicu rasa mual karena ada bakteri bacillus cereus
Freepik/Petzshadow

Mengonsumsi beras mentah sebagai cemilan tentu menjadi kebiasaan yang kurang lazim untuk sebagian orang. Apalagi elama menjalani masa-masa kehamilan, ibu hamil seringkali mengalami berbagai perubahan hormonal seperti masalah pada lambung. 

Ketika mengonsumsi beras mentah, maka dapat memicu rasa mual hingga ingin muntah. Dilansir dari Live Strong, beras mentah memiliki bakteri bacillus cereus sehingga dapat memberikan efek samping ketika dikonsumsi oleh ibu hamil.

Bakteri bacillus cereus pada berah merah mampu menghasilkan racun, sehingga memicu muntah dan mual hanya dalam waktu 24 jam saja. 

Baca juga: 6 Manfaat Beras Merah Bagi Kesehatan Ibu Hamil

2. Meningkatkan risiko terkena sakit maag 

2. Meningkatkan risiko terkena sakit maag 
Freepik

Saat menjalani trimester pertama kehamilan seringkali kondisi perut terasa tidak nyaman. Apalagi maag selama hamil bisa terjadi secara alami bila perut benar-benar terasa kosong. 

Tak hanya itu, risiko maag dapat terjadi karena mengonsumsi makanan yang sembarangan tanpa memerhatikan kondisi kehamilan. Padahal ibu hamil harus fokus terhadap kondisi kesehatan dirinya sendiri dan janin di dalam kandungan. 

Ketika ibu hamil mengonsumsi beras mentah perlu disadari bahwa saat dikunyah teksturnya akan keras. Hal ini dikarenakan beras mentah masih mengandung lapisan selulosa pada bagian luarnya, sehingga ketika dimakan akan memperlambat proses pencernaan karena sulit sekali untuk dicerna. 

Tanpa disadari di dalam perut, pencernan akan menyebabkan timbulnya luka pada dinding lambung. Bila sering mengonsumsi beras mentah hingga sering luka, maka dapat memicu sakit maag.  

Baca juga: Jangan Salah! Ini 5 Jenis Beras Serta Kandungan Nutrisinya

Editors' Picks

3. Bakteri pada beras mentah menyebabkan diare

3. Bakteri beras mentah menyebabkan diare
netdoctor.co.uk

Selama masa kehamilan, ibu hamil secara alami akan mengalami perubahan pola makan. Jika terlalu asal memilih asupan makanan dan mengonsumsinya terlalu banyak, maka dapat memicu diare. 

Padahal perubahan pola makan membantu ibu hamil semakin banyak memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, sehingga janin di dalam kandungan berkembang dengan sehat. Pastikan untuk tidak mengonsumsi sesuatu yang mentah, seperti beras. 

Kebiasaan mengonsumsi beras mentah dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu hamil. Beras yang belum dicuci dan dimasak dengan baik, maka dapat memicu kemungkinan terkontaminasi kuman hingga bakteri tertentu dari lingkungan sekitar. 

Bila beras mentah dikonsumsi begitu saja, jika tertelan ke dalam tubuh dapat berpotensi memicu penyakit diare. Kalau ingin mengonsumsinya pastikan untuk dicuci terlebih dahulu dan kemudian dimasak ya, Ma. 

Baca juga: Manfaat Beras dan Bekatul untuk Kecantikan, Cocok Buat Kulit Sensitif!

4. Menyebabkan cacingan karena kebersihannya belum tentu terjaga

4. Menyebabkan cacingan karena kebersihan belum tentu terjaga
medicalnewstoday.com

Ibu hamil perlu memerhatikan kebersihan ketika mengonsumsi makanan apa saja selama menjalani masa-masa kehamilan. Apalagi gizinya harus seimbang agar janin di dalam perut dapat berkembangan lebih optimal. 

Jika memiliki kebiasaan mengonsumsi beras mentah, maka perlu dikurangi atau bahkan dihilangkan karena ini termasuk kebiasaan buruk. Beras mentah yang dikonsumsi oleh ibu hamil dapat memicu penyakit cacingan. 

Penyakit cacingan ini bisa terjadi karena tumpukan beras mentah belum terjamin kebersihannya, sehingga dapat menjadi tempat telur cacing untuk berkembang biak. Telur cacing yang bentuknya kasat mata tidak menutup kemungkinan dapat memicu beras mentah menjadi terkontaminasi 

Kalau sudah begini, usahakan untuk selalu menjaga kebersihan makanan. 

Baca juga: Ini Dia 7 Manfaat Beras Merah untuk Bayi

5. Mengalami keracunan makanan dan mengganggu perkembangan janin di dalam kandungan 

5. Mengalami keracunan makanan mengganggu perkembangan janin dalam kandungan 
Freepik/Lifeforstock

Sebelum mengonsumsi beras mentah selama masa kehamilan, ada baiknya mencari berbagai informasi yang terpercaya. Beras mentah mengandung lektin sebagai sebuah protein yang berfungsi sebagai insektisida alami. Namun, protein jenis ini menjadi salah satu penyebab utama ibu hamil mengalami keracunan makanan. 

Perlu Mama ketahui bahwa dalam jangka panjang, lektin pada beras mentah dapat meningkatkan risiko diabetes hingga kanker kolorektal yang dikenal sebagai usus besar. Jangan sampai penyakit ini terjadi selama masa kehamilan. 

Selama menjalani masa kehamilan termasuk di trimester pertama, ibu hamil perlu menjaga asupan demi menjaga pertumbuhan dan perkembangan janin selama di dalam kandungan. 

Itulah beberapa dampak buruk untuk kesehatan yang bisa dirasakan ketika ibu hamil mengonsumsi beras mentah. Semoga informasi ini membantu ya, Ma!

Baca juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;