Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami erupsi menerus sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB. Aktivitas vulkanik tersebut masih berlanjut hingga Minggu (6/9/2026), disertai sebaran abu vulkanik yang mencapai sejumlah wilayah di Banten, Lampung, hingga sebagian Jakarta dan sekitarnya.
Kondisi ini tentu membuat banyak Mama merasa khawatir, terutama bagi yang sedang hamil. Paparan abu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan, mata, dan kulit, sehingga penting bagi ibu hamil untuk lebih waspada dan membatasi paparan abu.
Lantas, apa saja dampak abu vulkanik bagi kesehatan ibu hamil dan bagaimana cara melindungi diri serta janin? Berikut Popmama.com rangkum informasinya dari berbagai sumber.
