Berdarah setelah Berhubungan Seksual saat Hamil, Normalkah?

Berhubungan intim masih diperbolehkan selama kehamilan

22 Februari 2021

Berdarah setelah Berhubungan Seksual saat Hamil, Normalkah
Freepik/lookstudio

Saat hamil, bukan berarti Mama harus berhenti berhubungan seksual dengan suami. Pasalnya, berhubungan intim masih diperbolehkan saat kehamilan selama kondisi kandungan dianggap sehat dan kuat.

Mama tidak akan mengalami komplikasi kehamilan setelah berhubungan intim selama mematuhi anjuran yang diberikan oleh dokter. Perlu Mama ketahui juga bahwa hubungan intim tidak dapat menembus area janin sehingga tidak mengganggu kesehatan janin. Namun, ada kalanya Mama mengalami perdarahan setelah berhubungan seksual saat hamil. 

Apakah itu tanda Mama harus berhenti berhubungan seksual dengan suami? Popmama.com akan menjelaskan seputar penyebab perdarahan setelah berhubungan seksual saat hamil

Manfaat Hubungan Seksual selama Kehamilan

Manfaat Hubungan Seksual selama Kehamilan
Freepik/anusorn_nakdee

Hubungan intim saat hamil ternyata memiliki banyak manfaat. Pertama, peredaran darah dalam tubuh lebih lancar setelah berhubungan seksual. Pasokan oksigen dan nutrisi untuk janin akan lebih lancar setelah Mama dan pasangan berhubungan seksual. 

Kemudian, hubungan seksual juga bisa memperkuat otot dasar panggul. Tentu saja, otot panggul yang kuat bisa memudahkan Mama menghadapi persalinan. Manfaat lainnya dari berhubungan seksual saat hamil adalah meningkatkan sistem imunitas sehingga Mama tidak mudah terserang penyakit. 

Editors' Picks

Hubungan Seksual saat Hamil Bisa Sebabkan Perdarahan

Hubungan Seksual saat Hamil Bisa Sebabkan Perdarahan
Freepik/gpointstudio

Setelah berhubungan seksual, Mama terkadang mengalami perdarahan. Menurut seorang profesor klinis di Departemen Obstetri, Ginekologi, dan Ilmu Reproduksi dari Yale University School of Medicine, Jane Minkin, perdarahan setelah berhubungan seksual saat hamil merupakan kondisi normal. 

Faktanya, 15-25 persen ibu hamil mengalami perdarahan setelah berhubungan seksual pada trimester pertama. American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG) juga menyebut bercak cokelat atau kemerahan yang keluar setelah berhubungan intim saat hamil bukan tanda membahayakan. 

Apa Penyebab Perdarahan setelah Berhubungan Intim saat Hamil?

Apa Penyebab Perdarahan setelah Berhubungan Intim saat Hamil
Freepik

Penyebab perdarahan yang paling umum terjadi adalah perubahan hormon. Seperti diketahui, selama hamil, kadar hormon progesteron dalam tubuh mama meningkat. Akibatnya, pembuluh darah menjadi lebih besar dan rapuh. 

Saat penis pasangan mama menyentuh leher rahim, maka pembuluh darah akan mengeluarkan darah. Tentu saja ini bukan sesuatu yang membahayakan kehamilan dan janin dalam kandungan. Mama dan pasangan hanya perlu mengganti posisi seks agar tidak menimbulkan perdarahan lagi. 

Selain itu, perdarahan juga bisa disebabkan vagina dalam kondisi kering. Mama sebaiknya melakukan foreplay lebih lama agar vagina lebih basah atau bisa juga menggunakan pelumas yang aman digunakan saat hamil.

Perdarahan juga umumnya terjadi ketika sel telur baru dibuahi dan menempel pada dinding rahim. Kondisi ini terjadi pada hari ke-10 hingga ke-14 pasca pembuahan sel telur. 

Perdarahan terjadi selama beberapa jam atau beberapa hari dengan warna cokelat atau kemerahan. 

Apakah Perlu ke Dokter apabila Terjadi Perdarahan?

Apakah Perlu ke Dokter apabila Terjadi Perdarahan
Freepik

Dalam beberapa kasus, perdarahan setelah berhubungan seksual saat hamil bisa menandakan masalah ketika terjadi pada kehamilan trimester kedua atau ketiga. Perdarahan tersebut bisa saja disebabkan oleh plasenta previa atau kondisi ketika plasenta berada di bawah rahim dan menutup leher rahim. 

Perdarahan juga bisa disebabkan solusio plasenta atau komplikasi kehamilan ketika plasenta terlepas dari dinding rahim. Meskipun begitu, berhubungan seksual saat hamil tidak akan menyebabkan keguguran. Penyebab perdarahan hanya bisa diketahui ketika Mama konsultasi ke dokter kandungan. 

Itulah penyebab perdarahan setelah berhubungan seksual saat hamil. Apabila perdarahan terus terjadi setelah berhubungan intim, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter. Jangan berhubungan seksual terlebih dahulu hingga dokter menemukan penyebab perdarahan tersebut ya, Ma. 

Baca juga :





 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.