Bolehkah Puasa saat Hamil Trimester Pertama? Ini Aturan dan Risikonya

Ibu hamil memiliki kelonggaran untuk tidak menjalankan puasa saat bulan Ramadan

12 April 2021

Bolehkah Puasa saat Hamil Trimester Pertama Ini Aturan Risikonya
Pexels/keira-burton

Bulan Ramadan 2021 sudah di depan mata. Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan pada 13 April 2021. Sementara itu, pemerintah baru akan menggelar sidang isbat pada Senin (12/4/2021) untuk menentukan awal bulan Ramadan 2021. 

Ibu hamil memiliki kelonggaran untuk tidak menjalankan puasa saat bulan Ramadan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan bayi dalam kandungan. 

Apabila usia kehamilan masih muda atau masuk trimester pertama, Mama sebaiknya lebih cermat dalam menjalani ibadah puasa. Pasalnya, ada kekhawatiran ibadah puasa di trimester pertama bisa berisiko pada kehamilan dan kesehatan mama. 

Lantas, bolehkah puasa saat hamil trimester pertama? Bagaimana aturan puasa bagi ibu hamil? Berikut Popmama.comrangkum penjelasannya. 

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa?

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa
Freepik/Kristina-igumnova

Untuk menjawab pertanyaan apakah ibu hamil trimester pertama boleh berpuasa atau tidak, Mama sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter. Sebenarnya ibu hamil trimester pertama diperbolehkan untuk berpuasa selama mematuhi aturan yang dianjurkan oleh dokter. 

Dokter biasanya akan memeriksa terlebih dahulu kondisi fisik, riwayat kesehatan, dan kondisi janin untuk memutuskan apakah Mama boleh berpuasa atau tidak. Apabila Mama dan bayi dalam kandungan memiliki berat badan yang cukup, maka dokter akan memperbolehkan untuk berpuasa. 

Sebaliknya, jika kondisi kesehatan mama terlalu berisiko misalnya ada gangguan pada kehamilan, maka dokter tidak akan memperbolehkan Mama untuk berpuasa. 

Editors' Picks

Risiko Puasa di Trimester Pertama

Risiko Puasa Trimester Pertama
Freepik/Jcomp

Pada trimester pertama kehamilan, Mama membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi untuk menunjang tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Trimester pertama kehamilan berlangsung dari minggu pertama hingga minggu ke-13. 

Pada periode tersebut, terjadi pembuahan sel telur hingga pembentukan otak dan sumsum tulang belakang bayi. Mama pun kerap merasa mual dan mudah lelah pada trimester pertama kehamilan. 

Itulah sebabnya, berpuasa di trimester pertama kehamilan dikhawatirkan bisa menghambat pertumbuhan janin dan membahayakan kesehatan mama, terutama Mama yang kerap mual dan muntah. 

Puasa juga dikhawatirkan menyebabkan Mama dehidrasi alias kekurangan cairan tubuh di trimester pertama. Dehidrasi dapat membuat tubuh mama semakin lemah serta menghambat pembentukan organ tubuh bayi. 

Nutrisi yang Dibutuhkan di Trimester Pertama

Nutrisi Dibutuhkan Trimester Pertama
Freepik/Racool_studio

Setidaknya ada enam nutrisi yang harus dicukupi di trimester pertama kehamilan, yakni air, asam folat, kalsium, protein, vitamin, dan zat besi. 

Telah disinggung sebelumnya, air dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh dan menambah energi. Kekurangan cairan bisa membuat Mama sering mengalami mual, muntah, dan mudah lelah. 

Untuk asam folat, Mama membutuhkan 400 hingga 600 mikrogram asam folat per hari. Kekurangan nutrisi asam folat di trimester pertama kehamilan bisa menyebabkan bayi terlahir cacat atau prematur. 

Sementara itu, kekurangan nutrisi kalsium, protein, vitamin, dan zat besi bisa menghambat pertumbuhan sel, jaringan otak, dan organ tubuh bayi. 

Kekurangan zat besi juga menghambat pembentukan hemoglobin yang berfungsi mengedarkan oksigen ke tubuh sehingga meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah. 

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan bila Puasa saat Hamil

Hal-Hal Harus Diperhatikan bila Puasa saat Hamil
Freepik/nakaridore

Bagi Mama yang diperbolehkan untuk berpuasa, sebaiknya mengikuti tips-tips aman berpuasa. Pertama, tetap penuhi nutrisi harian dengan mengatur pola makan yang baik pada saat sahur, berbuka, dan makan malam. 

Perbanyak makanan yang mengandung asam folat, protein, vitamin, dan zat besi seperti bayam, salmon, brokoli, kurma, dan ayam.

Kemudian, istirahat yang cukup karena tubuh mudah lelah di trimester pertama kehamilan. Kurangi aktivitas yang menguras lebih banyak energi. 

Terpenting adalah rutin memeriksakan kondisi kehamilan ke dokter selama Ramadan sehingga Mama bisa memantau perkembangan bayi. Jika ada keluhan saat berpuasa, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter.

Itulah informasi mengenai keamanan puasa saat hamil trimester pertama. Semoga informasi ini dapat menjawab kegelisahan mama, ya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.