Salah satu adab saat berdoa agar diijabah oleh Allah SWT adalah dengan membaca Asmaulhusna. Memuji Allah SWT, mengakui kebesaran dan keesaan-Nya. Untuk membuktikkan bahwa kita hanyalah hamba yang lemah dan segalanya bergantung kepada-Nya.
Anjuran membaca Asmaulhusna saat berdoa tertuang dalam firman Allah SWT di Al-Qur'an:
قل ادعوا الله او ادعوا الرحمن ايا ما تدعوا فله الاسماء الحسنى ولا تجهر بصلاتك ولا تخافت بها وابتغ بين ذلك سبيلا
qulid'ullaha awid'ur-rahman, ayyam ma tad'u fa lahul-asma'ul-husna, wa la taj-har bishalatika wa la tukhafit biha wabtaghi baina dzalika sabila
Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Serulah 'Allah' atau serulah 'Ar-Rahman'! Nama mana saja yang kamu seru, (maka itu baik) karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik (Asmaulhusna). Janganlah engkau mengeraskan (bacaan) salatmu dan janganlah (pula) merendahkannya. Usahakan jalan (tengah) di antara (kedua)-nya!" (Q.S. Al-Isra': 110).
ولله الاسماء الحسنى فادعوه بها وذروا الذين يلحدون في اسماىه سيجزون ما كانوا يعملون
wa lillahil-asma'ul-husna fad'uhu biha wa dzarulladzina yul-hiduna fi asma'ih, sayujzauna ma kanu ya'malun
Artinya: "Allah memiliki Asmaulhusna (nama-nama yang terbaik). Maka, bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut (Asmaulhusna) itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan atas apa yang telah mereka kerjakan. (Q.S. Al-A'raf: 180)