5 Bahaya Kelelahan Ekstrem bagi Ibu yang Baru Melahirkan

Kelelahan ekstrem setelah melahirkan dapat meningkatkan stres, memicu perubahan suasana hati, kecemasan, frustrasi, hingga berisiko menyebabkan depresi pascamelahirkan yang memerlukan perhatian medis.
Kurang istirahat setelah kehilangan darah saat persalinan dapat memperburuk anemia, menghambat pemulihan, melemahkan imun, serta meningkatkan kerentanan terhadap penyakit dan infeksi luka jahitan.
Kondisi lelah berlebih dapat mengganggu produksi ASI dan konsentrasi, memicu brain fog, serta meningkatkan risiko kesalahan kecil saat merawat bayi yang masih rentan.
Menyambut kehadiran si Kecil ke dunia tentu membawa kebahagiaan yang tidak ternilai bagi Mama dan keluarga. Namun, di balik rasa bahagia tersebut, tubuh dan pikiran Mama sebenarnya baru saja melewati perjuangan selama proses persalinan.
Maka, Mama perlu banyak beristirahat untuk kembali memulihkan kondisi fisik atau mental setelah melahirkan. Jika hal ini tidak dilakukan dengan benar, Mama justru bisa mengalami kelelahan yang tidak hilang meski sudah mencoba tidur.
Bila dibiarkan, kelelahan berlebih ini dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan Mama maupun si Kecil. Berikut Popmama.com telah rangkum dari website eureka home health care terkait bahaya kelelahan di bawah ini.
Table of Content
1. Memicu gangguan kesehatan mental

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Kelelahan fisik yang berlebihan dan berlangsung lama dapat memengaruhi kondisi emosional serta fungsi otak Mama. Ketika tubuh terus merasa lemah, rasa stres dalam mengurus bayi akan meningkat secara drastis setiap harinya.
Hal ini memicu perubahan suasana hati yang tajam, sehingga membuat Mama mudah marah, cemas, hingga merasa frustasi. Jika penumpukan rasa lelah dan stres ini terus dibiarkan, akan berisiko tinggi mengalami postpartum depression (PPD).
Depresi pasca melahirkan juga akan membuat Mama merasa sedih, hampa, hingga kehilangan motivasi untuk beraktivitas. Kondisi kesehatan mental ini tentu membutuhkan perhatian medis agar tidak membahayakan diri Mama sendiri.
2. Memperburuk risiko anemia

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Proses persalinan normal maupun operasi caesar, membuat Mama kehilangan banyak darah. Jika tubuh terus dipaksa beraktivitas tanpa istirahat yang cukup, kadar zat besi dalam darah bisa memicu anemia.
Anemia ini akan memperburuk rasa lelah, kepala pusing, hingga tubuh terasa melayang. Kelelahan yang ekstrem juga sering membuat Mama kehilangan selera makan atau tidak sempat mengonsumsi makanan bergizi.
Padahal tubuh butuh nutrisi seperti zat besi, vitamin B12, dan vitamin D untuk proses penyembuhan jaringan tubuh lebih cepat.
3. Menurunkan kualitas dan produksi ASI

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Mengasuh bayi baru lahir memang membutuhkan energi yang besar, terutama dalam proses menyusui. Ketika Mama mengalami kelelahan ekstrem, produksi hormon yang mengatur pengeluaran ASI dapat terganggu.
Kondisi fisik yang terlalu lelah juga sering membuat posisi menyusui menjadi kurang nyaman dan tidak optimal, Mama bisa merasa kesakitan atau pegal saat harus terbangun berkali-kali di malam hari.
Hal ini tidak jarang membuat proses menyusui menjadi pengalaman yang menakutkan dan memicu stres tambahan bagi Mama.
4. Memperlambat pemulihan tubuh

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Kurang tidur dan kelelahan berlebih dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh Mama setelah melahirkan. Saat imun tubuh melemah, Mama menjadi rentan terserang berbagai penyakit seperti flu, batuk, hingga infeksi luka jahitan persalinan.
Selain itu, kelelahan berat juga dapat memicu masalah pada organ vital lain, seperti gangguan kelenjar tiroid (postpartum thyroiditis). Kondisi ini bisa menyebabkan pusing, detak jantung tidak teratur, hingga rasa lemas.
5. Mengurangi konsentrasi

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Kelelahan fisik dan mental yang menumpuk dapat memicu terjadinya brain fog yaitu kondisi mudah lupa, sulit fokus, dan lambat dalam mengambil keputusan sederhana.
Kondisi penurunan konsentrasi ini sebenarnya sangat berbahaya jika dibiarkan saat merawat bayi, karena risiko kecelakaan kecil saat mengasuh dapat lebih meningkat.
Itulah bahaya kelelahan ekstrem yang bisa terjadi jika Mama tidak beristirahat dengan cukup, semoga informasi ini dapat membantu Mama untuk lebih memaksimalkan waktu istirahat di sela-sela mengurus buah hati!





















