Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

7 Penyebab Badan Menggigil saat Hamil dan Cara Mengatasinya

6 min read
7 Penyebab Badan Menggigil saat Hamil dan Cara Mengatasinya
Magnific/stockking
  • Menggigil saat hamil dapat dipicu infeksi, tekanan darah rendah, anemia, hipotiroidisme, kecemasan, gangguan tidur, atau paparan suhu dingin.

  • Infeksi perlu diwaspadai, terutama bila disertai demam; tekanan darah rendah juga dapat berkaitan dengan dehidrasi, anemia, dan kekurangan nutrisi.

  • Penanganan disesuaikan penyebab, termasuk menjaga nutrisi dan cairan, menghangatkan tubuh, mengelola stres, serta berkonsultasi ke dokter bila keluhan menetap atau disertai gejala lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat hamil, tubuh mengalami berbagai perubahan yang terkadang menimbulkan sensasi tidak biasa, salah satunya adalah badan yang menggigil. Kondisi ini bisa muncul meski ibu hamil tidak sedang merasa kedinginan atau berada di ruangan bersuhu rendah.

Badan menggigil saat hamil dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, Ma. Meski terkadang tidak berbahaya, menggigil juga bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami beberapa gangguan kesehatan yang perlu diperhatikan.

Lantas, apa saja penyebab badan menggigil saat hamil dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut Popmama.com rangkum informasinya untuk Mama. Yuk, disimak, Ma!

  1. 1. Infeksi

    Infeksi
    Magnific/benzoix

    Badan menggigil saat hamil bisa menjadi tanda adanya infeksi. Perubahan sistem kekebalan tubuh selama kehamilan membuat ibu hamil lebih rentan terhadap infeksi akibat bakteri maupun virus. 

    Ketika tubuh berusaha melawan infeksi, suhu tubuh dapat meningkat dan memicu demam yang disertai menggigil. Respons ini merupakan bagian dari mekanisme pertahanan tubuh untuk melawan mikroorganisme penyebab penyakit, Ma.

    Meski beberapa infeksi ringan dapat membaik dengan sendirinya, Mama sebaiknya tidak mengabaikan gejala menggigil, terutama jika disertai demam. Beberapa infeksi seperti Streptococcus grup B, trikomoniasis, dan herpes genital juga memerlukan penanganan karena dapat menimbulkan komplikasi selama kehamilan maupun persalinan.


  2. 2. Tekanan darah rendah

    Tekanan darah rendah
    Magnific/jcomp

    Tekanan darah rendah juga menjadi salah satu kondisi yang dapat menyebabkan ibu hamil mengalami badan menggigil. Selama kehamilan, pembuluh darah akan melebar untuk mengalirkan lebih banyak darah ke rahim dan mendukung kebutuhan janin. 

    Perubahan ini pun dapat membuat tekanan darah menurun, bahkan berada di bawah 90/60 mmHg. Ketika tekanan darah terlalu rendah, tubuh mama akan berusaha menyesuaikannya. Salah satu respons yang bisa muncul adalah otot menegang dan tubuh gemetar sehingga terasa seperti menggigil. 

    Selain itu, kondisi ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain, seperti dehidrasi, anemia, dan kekurangan nutrisi selama kehamilan.


  3. 3. Anemia

    Anemia
    Magnific/diana.grytsku

    Anemia juga dapat menjadi salah satu penyebab badan menggigil saat hamil, Ma. Kondisi ini terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin untuk mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

    Selama kehamilan, kebutuhan zat besi dan nutrisi tertentu meningkat untuk mendukung pertumbuhan si Kecil. Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, Mama lebih berisiko mengalami anemia atau mengalami kondisi yang semakin parah.

    Ketika pasokan oksigen ke jaringan tubuh berkurang, Mama akan dapat merasa lebih mudah kedinginan hingga menggigil. Tak hanya itu, gejala anemia lainnya yang perlu diperhatikan meliputi sesak napas, jantung berdebar, dan kulit terlihat lebih pucat.


  4. 4. Hipotiroidisme

    Hipotiroidisme
    Magnific/KamranAydinov

    Hipotiroidisme merupakan kondisi ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah yang cukup. Padahal, hormon ini berperan penting dalam mengatur metabolisme dan membantu tubuh menghasilkan energi serta menjaga suhu tubuh.

    Ketika produksi hormon tiroid menurun, proses metabolisme tubuh pun ikut melambat. Akibatnya, Mama dapat menjadi lebih sensitif terhadap suhu dingin dan lebih mudah merasa kedinginan hingga menggigil, bahkan ketika orang lain merasa suhu ruangan masih nyaman.

    Melansir National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), sekitar 2–3 dari setiap 100 ibu hamil mengalami hipotiroidisme. Salah satu penyebab utamanya adalah penyakit autoimun Hashimoto. 

    Kondisi ini pun perlu diperhatikan karena gangguan hormon tiroid selama kehamilan juga dapat memengaruhi kesehatan mama dan perkembangan si Kecil.


  5. 5. Kecemasan

    Kecemasan
    Magnific

    Perubahan selama kehamilan tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga emosional, Ma. Kekhawatiran mengenai perkembangan si Kecil, proses persalinan, hingga perubahan peran menjadi orangtua dapat memicu kecemasan pada ibu hamil.

    Dalam kondisi tertentu, kecemasan dapat mengaktifkan respons fight-or-flight atau mekanisme tubuh ketika menghadapi ancaman. Respons ini pun  memicu sejumlah perubahan fisik, termasuk otot yang menegang dan tubuh yang gemetar.

    Akibatnya, Mama bisa merasakan sensasi menggigil meski tidak sedang berada di tempat bersuhu dingin. Keluhan ini pun umumnya dapat mereda ketika kecemasan mulai terkendali.


  6. 6. Gangguan tidur 

    Gangguan tidur
    Magnific/stockking

    Mama, kesulitan tidur memang cukup sering dialami selama kehamilan. Perubahan hormon, ukuran perut yang semakin membesar, serta ketidaknyamanan fisik lainnya dapat membuat ibu hamil sulit mendapatkan waktu istirahat yang berkualitas.

    Jika berlangsung terus-menerus hingga berkembang menjadi gangguan tidur, kondisi ini pun dapat memengaruhi fungsi tubuh. Salah satu keluhan yang mungkin muncul adalah tremor atau gerakan otot yang tidak terkendali sehingga tubuh mama terasa bergetar seperti sedang menggigil, meski tidak disertai dengan demam.


  7. 7. Faktor lingkungan

    Faktor lingkungan
    Magnific/benzoix

    Tidak semua badan menggigil saat hamil disebabkan oleh perubahan kondisi kesehatan, Ma. Terkadang, faktor lingkungan seperti suhu udara yang terlalu dingin juga bisa menjadi salah satu pemicunya.

    Misalnya, ketika berada di ruangan berpendingin udara, terpapar angin dingin, atau mengalami perubahan cuaca, tubuh mama akan merespons penurunan suhu dengan menggigil.

    Respons ini pun merupakan cara alami tubuh mama menghasilkan panas untuk mempertahankan suhu tubuh agar tetap stabil.

  8. Cara Mengatasi Badan Menggigil saat Hamil

    Cara mengatasi badan menggigil saat hamil
    Pexels/www.kaboompics.com

    Karena badan menggigil saat hamil bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, maka cara mengatasinya juga perlu disesuaikan dengan penyebabnya, Ma. Mama juga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui pemicu keluhan tersebut.

    Sambil menunggu pemeriksaan, berikut beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk membantu meredakan menggigil:

    • Konsumsi makanan bergizi. Penting bagi Mama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang agar energi dan daya tahan tubuh tetap terjaga. Pilih juga makanan yang kaya akan kandungan  zat besi, seperti daging merah, telur, dan sayuran hijau, untuk membantu mencegah anemia selama kehamilan.
    • Minum air putih. Pastikan kebutuhan cairan tubuh mama tercukupi karena dehidrasi dapat memperburuk kondisi tubuh. Mama bisa minum air putih secara bertahap saat mulai merasa menggigil. 
    • Mengatur pernapasan. Jika menggigil dipicu kecemasan, cobalah menarik napas perlahan melalui hidung, tahan beberapa detik, lalu embuskan melalui mulut. Ulangi sampai tubuh mama terasa lebih rileks. 
    • Hangatkan tubuh. Mama bisa kenakan pakaian hangat atau gunakan selimut untuk membantu menjaga suhu tubuh. Mama juga bisa mengonsumsi minuman jahe hangat atau makanan sumber karbohidrat, seperti nasi dan pisang. 
    • Kelola stres. Mama, stres dapat memengaruhi kondisi fisik selama kehamilan. Cobalah melakukan aktivitas relaksasi, seperti meditasi atau yoga prenatal, untuk membantu menenangkan pikiran dan tubuh. 
    • Tetap aktif. Mama bisa lakukan olahraga ringan yang telah disetujui dokter, seperti berjalan kaki. Aktivitas ini pun membantu melancarkan sirkulasi darah sekaligus menjaga tubuh tetap hangat. 
    • Konsultasikan penggunaan obat. Hindari mengonsumsi obat untuk mengatasi menggigil tanpa arahan dokter. Pastikan obat yang digunakan aman bagi kondisi kehamilan mama.

    Itulah informasi mengenai penyebab badan menggigil saat hamil dan bagaimana cara mengatasinya. Mengenali penyebab dan cara menanganikondisi ini penting agar Mama bisa lebih memahami kondisi tubuhn dan mengambil langkah yang tepat. 

    Jika menggigil terjadi terus-menerus atau disertai keluhan lain, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.

    Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Related Articles

See More