Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harus Tahu! Kenali Tanda-Tanda Endometriosis yang Perlu Dioperasi
Popmama.com/Reisya Adelia/AI
  • Endometriosis terjadi saat jaringan mirip lapisan rahim tumbuh di luar rahim, memicu perdarahan terperangkap, peradangan, endometrioma, jaringan parut, dan perlekatan organ panggul.

  • Nyeri haid melumpuhkan yang tidak membaik dengan obat atau terapi hormonal, disertai kram panggul, nyeri saat berhubungan, perdarahan berlebihan, serta gangguan pencernaan perlu evaluasi medis.

  • Operasi dapat dipertimbangkan untuk mengangkat endometrioma membesar, memisahkan organ yang melekat, meredakan nyeri, serta membersihkan jaringan atau sumbatan yang mengganggu kesuburan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Endometriosis merupakan gangguan medis ketika jaringan yang mirip dengan lapisan dalam rahim justru tumbuh di luar rongga. Jaringan abnormal ini sering menempel pada ovarium, tuba falopi, dinding luar rahim, hingga organ di area panggul. 

Setiap bulannya, jaringan bisa terus menebal dan berdarah seiring dengan siklus haid. Namun, darah tersebut terperangkap di dalam tubuh dan justru memicu peradangan.

Kondisi ini dapat membentuk endometrioma, timbulnya jaringan parut, hingga perlekatan antar organ panggul. Berikut Popmama.com telah rangkum terkait tanda-tanda endometriosis yang perlu untuk diwaspadai dari website Mayo Clinic. Disimak ya, Ma!

1. Nyeri menstruasi yang tidak membaik

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Rasa nyeri saat menstruasi memang sering dialami oleh sebagian besar perempuan, namun rasa sakit akibat endometriosis umumnya bertambah parah seiring berjalannya waktu dan terasa melumpuhkan. 

Nyeri hebat ini bahkan dapat menjalar hingga ke area punggung serta perut bagian bawah. Ketika nyeri haid tidak membaik meski Mama sudah mengonsumsi obat pereda nyeri, hal ini dapat menjadi alarm penting. 

Dokter mungkin akan menyarankan tindakan operasi laparoskopi untuk mengangkat jaringan abnormal tersebut, langkah pembedahan bertujuan memotong peradangan untuk meredakan rasa sakit yang menyiksa.

2. Tanda utama endometriosis yang sering dikeluhkan

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Tanda utama endometriosis meliputi kram panggul sebelum dan selama haid, nyeri saat berhubungan seksual, pendarahan berlebihan. Selain itu, timbul rasa sakit saat buang air besar atau buang air kecil, terutama di masa menstruasi. 

Penderita juga sering mengalami kembung, mual, diare, serta rasa lelah yang berkepanjangan. Gejala ini muncul karena jaringan endometriosis memicu iritasi pada saraf di sekitar organ reproduksi. 

Dengan mengenali tanda-tanda ini dapat membantu dokter menentukan pendekatan terapi yang tepat. Jika kumpulan gejala sangat mengganggu aktivitas harian, tindakan medis lebih lanjut harus dipertimbangkan.

3. Terbentuknya endometriosis pada ovarium

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Ketika jaringan endometriosis berkembang di dalam organ ovarium, kista berisi cairan darah yang disebut endometrioma dapat terbentuk. 

Kista yang juga dikenal sebagai kista cokelat ini bisa terus membesar seiring berjalannya siklus menstruasi, kehadirannya dapat mengganggu fungsi normal ovarium serta merusak jaringan sel telur sehat.

Ukuran kista endometrioma yang terus membesar berisiko pecah dan menimbulkan rasa sakit mendadak, sehingga dokter umumnya merekomendasikan tindakan operasi pembedahan untuk mengangkat kista tersebut.

4. Terjadinya organ saling menempel akibat jaringan parut

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Peradangan yang disebabkan oleh endometriosis memicu pembentukan pita jaringan parut fibrosa. Jaringan ini menyebabkan organ-organ di dalam panggul, seperti rahim, ovarium, dan usus, saling menempel satu sama lain. 

Kondisi organ yang menempel bisa memicu rasa nyeri terutama saat bergerak, terjadinya pelekatan tidak dapat diatasi hanya dengan menggunakan obat-obatan biasa. 

Pembedahan diperlukan untuk memisahkan organ-organ yang menyatu tersebut, operasi akan mengembalikan posisi serta fleksibilitas organ panggul ke kondisi semula secara bertahap.

5. Mengalami kesulitan hamil

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Endometriosis merupakan salah satu penyebab utama terganggunya kesuburan pada perempuan, jaringan abnormal dapat menyumbat saluran tuba falopi sehingga menghalangi sel telur bertemu dengan sperma. 

Bagi Mama yang merencanakan kehamilan namun terus mengalami kegagalan akibat endometriosis, pembedahan bisa menjadi solusi. Operasi bertujuan untuk membersihkan bercak endometriosis serta membuka kembali sumbatan pada saluran tuba. 

Mama itulah tanda-tanda endometriosis yang perlu adanya pengangkatan, penanganan yang cepat memberikan harapan baru dalam mewujudkan impian memiliki buah hati.

Curated For You

Editorial Team

Related Article