5 Manfaat Asam Folat untuk Program Hamil, Bisa Meningkatkan Kesuburan!

Memenuhi asupan asam folat juga membantu tumbuh-kembang janin lho, Ma

12 Juli 2021

5 Manfaat Asam Folat Program Hamil, Bisa Meningkatkan Kesuburan
Freepik/Racool_studio

Buat Mama yang tengah berencana untuk memiliki momongan, sangat penting bagi Mama untuk memenuhi asupan asam folat.

Zat tersebut sebenarnya merupakan vitamin B9 dan memiliki beragam manfaat untuk program kehamilan.

Sebagai contoh, asam folat dipercaya mampu meningkatkan fertilitas (kesuburan) dan membantu perkembangan janin dengan rutin mengonsumsi tablet asam folat 2 atau 3 bulan sebelum kehamilan.

Untuk informasi selengkapnya, simak informasi yang telah disajikan Popmama.com tentang manfaat asam folat untuk program hamil di bagian berikut!

1. Mampu meningkatkan kesuburan

1. Mampu meningkatkan kesuburan
Freepik/Jcomp

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, asam folat memiliki efek positif terhadap kesuburan.

Secara spesifik, zat yang satu ini dapat menjaga kesehatan organ reproduksi, yakni ovarium (indung telur), dan bahkan membantu proses pembentukan janin.

Tidak hanya untuk Mama saja, ada beberapa keutamaan asam folat untuk si Papa juga, lho.

Salah satunya yang paling kentara ialah meningkatkan kualitas dan jumlah sperma. Apabila kualitas sperma bagus, maka kemungkinan untuk terjadinya pembuahan akan semakin tinggi.

2. Menurunkan risiko keguguran dan kelahiran prematur

2. Menurunkan risiko keguguran kelahiran prematur
freepik/onlyyouqj

Supaya kandungan tidak mengalami risiko keguguran dan kelahiran prematur, penting buat Mama untuk mencukupi asupan nutrisi, salah satunya adalah asam folat.

Bahkan, Mama bisa mulai mengonsumsi vitamin B9 yang satu ini sejak melakukan program hamil supaya nutrisi tercukupi selama mengandung nanti.

Editors' Picks

3. Memenuhi asupan nutrisi janin

3. Memenuhi asupan nutrisi janin
Pixabay/Skitterphoto

Asam folat tidak hanya bermanfaat buat Mama saja, pastinya ada kebaikan yang akan dirasakan calon bayi nantinya, yakni memenuhi asupan nutrisi janin.

Ketika asupan nutrisi terpenuhi, maka perkembangan janin tidak akan terhambat. Di samping itu, asam folat penting untuk dikonsumsi karena memiliki peranan penting dalam membentuk jaringan dan organ tubuh janin.

4. Mengurangi risiko preeklampsia

4. Mengurangi risiko preeklampsia
Pexels/Jonas Kakaroto

Buat Mama yang belum familier, preeklampsia merupakan sebuah komplikasi kehamilan yang memicu terjadinya tekanan darah tinggi, pembengkakan, dan peningkatan kandungan protein dalam urin.

Meskipun belum ada kepastian mengenai penyebab preeklampsia, sejumlah studi menunjukkan bahwa kekurangan nutrisi bisa membuat ibu hamil mengalami komplikasi ini.

Karena asam folat juga termasuk nutrisi yang penting dipenuhi selama kehamilan, jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan zat tersebut mulai dari sekarang ya, Ma!

5. Mencegah cacat pada bayi

5. Mencegah cacat bayi
freepik/freepic.diller

Karena asam folat mampu mencukupi nutrisi janin, niscaya bayi akan lahir tanpa mengalami kecacatan, Ma.

Hal ini dibuktikan oleh beberapa riset yang menyatakan bahwa cacat bawaan lahir, seperti spina bifida (cacat tabung saraf), penyakit jantung bawaan, dan bibir sumbing, dapat dihindari apabila pemasukan asam folat dalam tubuh tercukupi.

Selain itu, risiko bayi terlahir dengan berat badan rendah juga menjadi berkurang apabila kadar asam folat senantiasa dipenuhi.

Dari Mana Bisa Mendapatkan Asam Folat?

Dari Mana Bisa Mendapatkan Asam Folat
Freepik/racool-studio

Untuk Mama yang tengah merencanakan program hamil namun sudah ingin menjaga asupan asam folat tubuh, dosis yang disarankan sebesar 400 mikrogram.

Umumnya, asam folat bisa didapat dari suplemen vitamin yang bisa dibeli di apotek ataupun swalayan. Beberapa contohnya adalah afloat, anelat, folavit, Now Foods Folic Acid, atau Sundown Naturals Folic Acid.

Bukan hanya dari situ saja, Mama juga bisa mengonsumsi makanan di bawah ini untuk mendapatkan asam folat, di antaranya:

  • Sayuran hijau (brokoli, asparagus, bayam, sawi hijau, kubis brussel);
  • Buah-buahan (jeruk, alpukat, papaya, pisang);
  • Biji-bijian (gandum, sereal);
  • Kacang-kacangan (kacang hijau, kacang merah, kacang tanah);
  • Telur;
  • Susu;
  • Makanan laut;
  • Hati sapi.

Mama sudah baca informasi tentang sejumlah manfaat asam folat untuk program hamil. Selalu konsultasikan diri dengan dokter supaya mendapatkan anjuran yang tepat terkait pemasukan asam folat harian ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.