5 Hal yang Tidak Disukai Janin di Dalam Kandungan, Apa Saja?

Yuk Ma lebih peka dengan kondisi si Kecil

25 Oktober 2018

5 Hal Tidak Disukai Janin Dalam Kandungan, Apa Saja
Freepik

Meski tampak tenang dari luar, sesungguhnya janin di dalam kandungan juga mulai sibuk dengan berbagai aktivitas.

Ia bisa mulai belajar menggerakkan tangan dan kakinya, tersenyum, tidur, menangis dan bahkan menanggapi suara Papa dan Mama.

Semua ini turut membantu meningkatkan ikatan alias bonding antara si Kecil dengan Papa dan. Mama

Selain melakukan berbagai hal tersebut, pada dasarnya janin juga sudah mulai memiliki kemampuan untuk tidak menyukai sesuatu, Ma.

Inilah yang kemudian membuatnya sedih dan bahkan menangis.

Apa saja ya hal-hal yang tidak disukai oleh janin? Berikut rangkuman informasinya:

1. Terlalu berisik

1. Terlalu berisik
Pixabay/Stevepb

Mendengarkan musik memang terasa menyenangkan bagi Mama, namun belum tentu bagi janin. Apalagi jika Mama melakukannya terus-menerus dan dengan volume yang terlampau besar.

Stimulus suara yang berlebihan dan terus-terusan dilakukan juga bisa mengganggu ketenangan janin lho, Ma.

Dilansir NewsScientist, beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa janin bisa ultrasound berdasarkan getarannya dalam rahim.

Suara bising dapat mengganggu masa tenang si Kecil di dalam kandungan. Oleh sebab itu, perhatikan lagi saat Mama sedang mendengarkan musik, berbicara atau memeriksakan diri ke dokter, ya.

Editors' Picks

2. Merokok

2. Merokok
Pexels/Irina Kostenich

Kebiasaan merokok sudah lama diketahui memiliki banyak efek buruk bagi kesehatan, tak terkecuali bagi ibu hamil. Selain merusak tubuh Mama, merokok juga turut mengganggu tumbuh kembang janin.

Dilansir WebMD, penelitian telah menunjukkan bahwa ibu yang merokok saat hamil membuat janinnya bersedih di dalam kandungan.

Ekspresi ketidaksukaan ini kemungkinan akibat berkurangnya pasokan oksigen dari tubuh Mama. Selain itu, tekanan yang kerap muncul juga membuat janin tak nyaman apabila Mama masih meneruskan kebiasaan merokok saat hamil.

3. Saat tubuh sedang tak sehat

3. Saat tubuh sedang tak sehat
Pexels/Ivan Obolensky

Kesehatan tubuh Mama secara keseluruhan berkaitan dengan kesehatan janin. Oleh sebab itu, saat Mama sedang sakit dan tak sehat, janin pun bisa turut merasakannya.

Menurut LiveScience, kondisi tubuh Mama pada dasarnya juga turut memengaruhi kondisi janin.

Menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh tetap kuat pun menjadi salah satu hal penting bagi Mama. Sebab saat hamil, biasanya imun akan menjadi lebih lemah dan Mama jadi lebih rentan terinfeksi virus.

Yuk jaga sistem imun tubuh tetap kuat dengan makan sehat, setop merokok dan rutin melakukan aktivitas fisik, Ma!

4. Sedih dan stres

4. Sedih stres
Pixabay/Concord90

Selain kondisi fisik, psikis Mama juga turut memengaruhi mood janin. Menurut Emax Health and Psychological Science, saat Mama sedang sedih atau cemas maka janin turut merasakannya.

Ini karena pikiran negatif dalam tubuh Mama memengaruhi siklus hormon, yang kemudian terbawa sampai ke janin.

Saat hamil, pastikan Mama jauh dari stres. Usahakan untuk selalu berkomunikasi secara terbuka dengan Papa dan juga anggota keluarga lainnya.

Jangan sungkan untuk meminta bantuan saat Mama membutuhkannya. Selain baik bagi tubuh Mama, menjaga kesehatan psikis juga bermanfaat bagi tumbuh kembang janin.

5. Makan tidak sehat

5. Makan tidak sehat
Pexels/Clem Onojeghuo

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa janin turut bisa mencicipi rasa makanan yang Mama konsumsi selama hamil. Ada kemungkinan janin pun mulai mengenal rasa dan memilih mana yang tak ia sukai meski hanya sedikit.

Dilansir New Health Advisor, disebutkan bahwa saat Mama mengonsumsi makanan atau minuman yang mungkin tak disukai janin, ia akan mengekspresikannya dengan bersedih atau menangis.

Kemampuan ini mulai bisa dilakukan janin saat usia kehamilan Mama sudah mencapai 21 minggu. Cukup sulit karena ia tidak merasakannya melalui mulut, melainkan melalui plasenta dan tali pusar.

Namun demikian, janin tetap bisa merasakan dan jika ia tidak menyukai sesuatu, ia akan mengekspresikan ketidaksenangan tersebut dengan berbagai cara, termasuk menangis.

Topic:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.