Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Bahaya Duduk Terlalu Lama saat Hamil, Waspadai Risikonya

Bahaya Duduk Terlalu Lama saat Hamil, Waspadai Risikonya
Pexels/Amina Filkins
Intinya Sih

  • Duduk terlalu lama saat hamil dapat menghambat aliran darah, memicu penggumpalan, dan meningkatkan risiko trombosis vena dalam serta emboli paru yang berbahaya bagi ibu dan janin.
  • Kebiasaan duduk berjam-jam menurunkan aktivitas metabolik tubuh, menyebabkan penumpukan lemak, dan meningkatkan risiko obesitas serta komplikasi kehamilan seperti preeklamsia dan bayi lahir prematur.
  • Duduk berkepanjangan memperparah nyeri punggung, memendekkan otot pinggul, serta dapat memicu diabetes gestasional akibat minimnya aktivitas fisik selama masa kehamilan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Duduk merupakan salah satu aktivitas yang sering dilakukan oleh tiap individu dalam kesehariannya. Begitu pun dengan ibu hamil, selama masa kehamilan, tidak sedikit ibu hamil yang menghabiskan banyak waktu dalam posisi duduk, baik karena bekerja, beraktivitas di rumah, maupun alasan lainnya. 

Tapi tahukah Mama? Ternyata duduk yang terlalu lama saat hamil merupakan hal yang tidak dianjurkan. Meski terlihat sepele, duduk terlalu lama sebaiknya tidak dilakukan karena dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan selama masa kehamilan, lho.

Nah, apa saja masalah kesehatan yang bisa terjadi jika ibu hamil duduk terlalu lama? Simak berbagai bahaya duduk lama saat hamil, yang sudah Popmama.com rangkum di bawah ini.

1. Penggumpalan darah

Bahaya duduk terlalu lama saat hamil
Pixabay/allinonemovie

Pada dasarnya, saat masa kehamilan, volume darah di dalam tubuh ibu akan meningkat secara signifikan untuk mendukung pertumbuhan bayi. Darah kemudian akan mengalir ke seluruh tubuh ibu hamil, termasuk plasenta yang mengelilingi bayi.

Jika Mama duduk terlalu lama tanpa diselingi aktivitas ringan lainnya, maka aliran darah tersebut bisa terhambat, lho. Hasilnya, darah akan cenderung berkumpul pada bagian tubuh tertentu seperti area panggul dan kaki. 

Penggumpalan ini pun meningkatkan risiko terjadinya trombosis vena dalam (DVT) dan emboli paru. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini tentunya bisa berakibat buruk bagi Mama dan si Kecil.

2. Berat badan berlebih

Bahaya duduk terlalu lama saat hamil
Magnific/Rawpixel.Com

Sejatinya, duduk terlalu lama bisa menyebabkan risiko kelebihan berat badan atau obesitas pada manusia. Duduk berjam-jam ternyata tidak hanya membuat tubuh terasa pegal, tetapi juga dapat memengaruhi metabolisme. Dikutip dari laman Rumah Sakit Pusat Pertamina, kebiasaan ini membuat kontraksi otot-otot besar di kaki dan punggung berkurang. 

Padahal, otot-otot tersebut dikenal sebagai "pompa metabolik" karena berperan membantu membakar kalori dan mengatur sensitivitas insulin. Tak hanya itu, saat otot kurang aktif, aktivitas enzim lipoprotein lipase yang bertugas mengubah trigliserida (lemak darah) menjadi energi juga ikut menurun. Akibatnya, lemak lebih mudah disimpan oleh tubuh, terutama di area perut.

Jadi, duduk berjam-jam ternyata tidak hanya membuat tubuh terasa pegal, tetapi juga dapat memengaruhi metabolisme manusia.

Risiko yang sama pun bisa terjadi pada ibu hamil. Selama kehamilan, wajar bagi Mama jika mengalami kenaikan berat badan. Tetapi, Mama jangan lupa untuk tetap memantau dan mengendalikan angkanya, ya.

Karena jika tidak, kelebihan berat badan saat masa kehamilan bisa juga meningkatkan risiko berbagai komplikasi kehamilan seperti:

  • Preeklamsia
  • Hipertensi pada ibu hamil
  • Bayi lahir prematur
  • Kelainan kongenital (cacat bawaan lahir pada bayi)
  • Keguguran
  • Bayi lahir dalam keadaan meninggal (stillbirth)

3. Nyeri punggung

Bahaya duduk terlalu lama saat hamil
Magnific/Wavebreakmedia_micro

Dampak lain yang dapat Mama rasakan ketika terlalu lama duduk saat masa kehamilan adalah nyeri punggung.

Nyeri punggung juga sudah menjadi keluhan yang cukup umum dirasakan oleh banyak ibu hamil. Kondisi ini disebabkan karena ligamen yang meregang. Tentunya, duduk terlalu lama juga dapat memperburuk kondisi ini lho, Ma.

Selain memperparah nyeri punggung, duduk dalam waktu lama juga bisa menyebabkan otot fleksor pinggul menjadi lebih pendek sehingga memengaruhi sendi di sekitarnya. Jika disertai dengan postur duduk Mama yang tidak tepat, risiko munculnya permasalahan pada tulang belakang juga dapat menghampiri Mama.

4. Diabetes gestasional

Bahaya duduk terlalu lama saat hamil
Magnific/Rawpixel.Com

Diabetes gestasional merupakan jenis diabetes yang muncul pada selama masa kehamilan. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup sehingga kadar gula darah meningkat. 

Lalu, duduk yang terlalu lama dapat memicu naiknya kadar gula darah karena minimnya aktivitas gerak hingga menyebabkan munculnya diabetes gestational pada ibu hamil. Bila tak dikendalikan, diabetes gestasional dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan bagi Mama dan si Kecil. Risikonya pun bisa menjadi lebih tinggi pada ibu hamil yang telah memiliki riwayat diabetes sebelum hamil atau mengalami sindrom ovarium polikistik (PCOS). 

Nah, bagi Mama yang sering menghabiskan waktu dengan duduk, baik bekerja ataupun sekadar bersantai, jangan lupa untuk melakukan berjalan atau melakukan aktivitas lain sejenak.

Tips Duduk yang Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil

Bahaya duduk terlalu lama saat hamil
Magnific/Yanalya

Berbagai risiko yang disebutkan di atas tak serta merta membuat Mama dilarang duduk selama masa kehamilan, ya! Mama mungkin perlu lebih sering duduk seiring bertambahnya berat si Kecil di dalam kandungan, namun sesuaikan waktu duduknya, dan seimbangkan dengan aktivitas lain.

Agar risikonya dapat diminimalkan, Mama bisa menerapkan beberapa tips berikut:

  • Memasang alarm atau pengingat setiap 30 menit sekali untuk melakukan aktivitas ringan lainnya
  • Memilih kursi yang dapat disesuaikan posisinya
  • Atur ketinggian kursi hingga telapak kaki bisa menapak lantai
  • Gunakan penyangga punggung, dapat berupa bantal atau benda lain yang membuat nyaman 

Selain itu, gerakan kecil seperti mengayunkan kaki atau sekadar jalan di dalam rumah tetap lebih baik dibandingkan hanya duduk sepanjang hari lho, Ma.

Tetapi, lain halnya jika memang dokter menganjurkan Mama untuk bed rest, ya! Oleh karena itu, Mama perlu berkonsultasi dahulu kepada dokter jika memang kondisi Mama membutuhkan duduk dalam waktu yang lama. 

Itu tadi penjelasan bahaya duduk terlalu lama saat hamil. Yuk, hindari kebiasaan duduk terlalu lama demi kesehatan mama dan si Kecil!

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara

Related Articles

See More