Cara Mengatasi Diare untuk Ibu Hamil saat Trimester Kedua

Diare pada ibu hamil juga dapat terjadi karena mengonsumsi susu lho, Ma!

11 Oktober 2021

Cara Mengatasi Diare Ibu Hamil saat Trimester Kedua
Unsplash/Vanessa

Pada masa kehamilan tentunya menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi banyak perempuan. Namun, pada masa kehamilan juga membuat hormon pada ibu hamil menjadi tidak stabil.

Tidak hanya mengalami perubahan fisik, namun perubahan hormon juga dapat memberikan efek samping tersendiri. Akibatnya membuat ibu hamil kerap merasa perut kembung, sembelit hingga mengalami diare.

Berdasarkan American Pregnancy Association, ibu hamil yang mengalami diare merupakan hal cukup wajar. Perlu diingat bahwa diare merupakan kondisi umum yang sering terjadi dan dapat menyerang siapa saja, terutama pada ibu hamil.

Diare biasanya disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya karena terinfeksi virus dan bakteri. Lalu, bagaimana cara mengatasi ibu hamil yang terkena diare?

Berikut Popmama.com sudah merangkum informasi untuk mengatasi diare pada ibu hamil saat trimester dua. 

Yuk Ma, disimak!

1. Mengonsumsi makanan yang tidak memicu diare

1. Mengonsumsi makanan tidak memicu diare
Pexels/Amina Filkins

Ibu hamil yang mengalami diare harus mengonsumsi makanan yang netral. Usahakan tidak mengonsumsi makanan dengan kandungan bumbu yang kuat seperti merica, cabai, santan dan bumbu lainnya.

Beberapa bumbu ini dapat merangsang pencernaan menjadi lebih sensitif, sehingga dapat merasa mual, muntah dan ingin buang air besar secara terus-menerus. 

Untuk mengatasi hal ini, maka ibu hamil dapat mengonsumsi berbagai olahan sayuran yang bening atau makanan tanpa bumbu yang kuat. Sup dapat menjadi pilihan bagi ibu hamil untuk dimakan.

Perlu diketahui bahwa jenis makanan ini juga akan membuat perut ibu hamil terasa lebih nyaman.

Editors' Picks

2. Mempertimbangkan untuk mengganti suplemen sebelumnya

2. Mempertimbangkan mengganti suplemen sebelumnya
Freepik/gpointstudio

Ibu hamil terkadang juga sering mengonsumsi suplemen atas saran dari dokter untuk memenuhi nutrisi selama kehamilan. Namun, suplemen yang tidak sesuai dan tidak cocok biasanya akan membuat ibu hamil menjadi mengalami diare.

Jika hal ini terjadi, cobalah untuk meminta mengganti suplemen atas ajuran dari dokter. Berkonsultasilah dengan dokter kandungan agar kesehatan selama masa kehamilan bisa terus terjaga.

3. Berhenti meminum susu dan kopi

3. Berhenti meminum susu kopi
Pexels.com

Diare yang terjadi pada ibu hamil biasanya juga dapat terjadi karena mengonsumsi susu atau kopi. Mengonsumsi susu dapat memberikan sensasi mual dan rasa ingin muntah. 

Selain itu, jika terlalu banyak juga dapat membuat rasa ingin buang air besar secara terus-menerus. Tidak hanya susu, meminum kopi bagi ibu hamil juga dapat membuat diare.

Hal ini karena kopi mengandung kafein yang dapat memperburuk rasa mual diperut atau memberikan sensasi melilit. 

Pada masa hamil ini, sebaiknya Mama memperbanyak mengonsumsi air putih agar dapat meredakan rasa sakit serta memberi rasa hangat pada tubuh.

Selain itu, cobalah untuk berhenti meminum kopi maupun susu untuk sementara waktu.

4. Menghindari makanan penyebab terjadinya diare

4. Menghindari makanan penyebab terjadi diare
Freepik/gpointstudio

Diare dapat terjadi karena Mama yang mengonsumsi makanan yang tidak seharusnya dimakan ketika hamil. Walau untuk memberi nutrisi pada calon bayi, namun Mama juga harus memperhatikan makanan tersebut cocok untuk ibu hamil atau tidak.

Saat hamil, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang mudah untuk dicerna serta tidak membuat iritasi pada lambung dan saluran pencernaan. Hindarilah makanan berupa gorengan, makanan yang pedas atau berlemak tinggi.

Berbagai senyawa yang terdapat pada makanan tersebut, terutama pada makanan pedas dapat memberikan sensasi terbakar pada mulut, sehingga menyebabkan iritasi pada lapisan perut pada proses pencernaan.

5. Selalu menjaga kebersihan

5. Selalu menjaga kebersihan
Pexels/Burst

Dengan menjaga kebersihan, maka akan mencegah terjadinya penyebaran kuman pada tubuh.

Kotoran yang bersifat encer karena diare dapat memudahkan bakteri pada usus besar untuk menuju saluran kemih, sehingga menyebabkan terjadinya infeksi.

Maka sangat penting bagi ibu hamil untuk tetap selalu menjaga kebersihannya. Tidak hanya kebersihan diri, peralatan kamar mandi, serta pakaian juga harus dijaga kebersihannya.

Nah, itulah cara-cara yang dapat Mama lakukan untuk mengatasi diare pada ibu hamil saat trimester dua.

Cobalah untuk selalu menerapkannya serta jangan lupa untuk sering mencuci tangan agar terhindar dari kuman penyakit ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.