Waspada Kekurangan Air Mineral saat Masa Kehamilan

Mama harus mulai paham manfaat air mineral saat masa kehamilan

22 Desember 2020

Waspada Kekurangan Air Mineral saat Masa Kehamilan
Freepik

Saat sedang mengandung, ibu hamil tentu membutuhkan lebih banyak cairan. Mengubah pola hidup yang awalnya kurang teratur ke arah lebih sehat harus dilakukan saat kehamilan berlangsung.  

Mengonsumsi air mineral sangat penting untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, baik yang sedang dalam masa kehamilan ataupun tidak. Namun, saat hamil Mama perlu meningkatkan asupan air mineral. Tujuannya agar fungsi tubuh mama selama hamil bisa tetap berjalan normal.

Sebenarnya apa saja sih manfaat air mineral untuk ibu hamil? Yuk, simak beberapa rangkuman Popmama.com di bawah ini!

1. Memperlancar pencernaan     

1. Memperlancar pencernaan     
Freepik

Ibu hamil bukan hanya membutuhkan makanan kaya serat saja untuk menjaga kesehatan pencernaan, tetapi juga air mineral. Salah satu manfaat dari air mineral sendiri bisa memperlancar pencernaan saat masa kehamilan.

Beberapa ibu hamil pasti pernah memiliki masalah pencernaan seperti kesulitan buang air besar atau sembelit. Bila Mama merasakan masalah yang sama, Mama mungkin perlu memperbanyak konsumsi air mineral.

Dengan terbiasa minum air mineral yang cukup, air akan membuat semua kotoran yang tertahan di dalam tubuh bisa bergerak dengan lancar sehingga mencegah terjadinya sembelit. Yuk, Ma mulai perbanyak minum air mineral lagi untuk pencernaan yang lebih sehat.

2. Mencegah dehidrasi

2. Mencegah dehidrasi
Freepik

Dehidrasi bisa terjadi pada siapa saja, termasuk ibu hamil. Apalagi untuk ibu hamil yang masih bekerja atau sibuk menjalani aktivitasnya. Terkadang sering mengabaikan kebutuhan cairan tubuh. Padahal sesibuk apapun itu, asupan makanan atau minuman ketika hamil harus tetap diperhatikan.

Dehidrasi saat hamil bisa menyebabkan mual, kram, pusing, perubahan tekanan darah, sembelit dan beberapa efek lainnya. Untuk memeriksa Mama mengalami dehidrasi atau tidak, bisa dideteksi dengan memerhatikan air seni atau urine. Ketika warna urine terlihat gelap berarti Mama harus lebih sering minum lagi. Bila perlu segera cek kesehatan ke dokter ya, Ma.

Editors' Picks

3. Mengurangi pembengkakan

3. Mengurangi pembengkakan
Freepik/yanalya

Mengonsumsi air mineral yang cukup bisa mengeluarkan sodium dari tubuh dan mengurangi terjadinya edema. Edema atau pembengkakan yang terjadi selama masa kehamilan paling umum terjadi pada pergelangan kaki dan pergelangan tangan.  

Pembengkakan yang terjadi tentu membuat masa kehamilan terasa kurang nyaman. Kalau Mama ingin menghindari risiko tersebut dan menjaga kondisi kaki tetap normal, ada baiknya tetap memenuhi kebutuhan air mineral.  

4. Menghindari risiko infeksi saluran kemih

4. Menghindari risiko infeksi saluran kemih
Freepik/phduet

Ibu hamil yang tidak suka minum air mineral akan lebih berisiko terhadap infeksi saluran kemih. Agar kesehatan mama dan janin tetap terjaga, ada baiknya tetap teratur mengonsumsi air mineral kurang lebih 12 gelas setiap hari. Mengonsumsi air mineral dengan jumlah yang banyak akan membuat Mama lebih sering buang air kecil, sehingga terbebas dari bakteri penyebab infeksi.

5. Menjaga tingkat cairan ketuban

5. Menjaga tingkat cairan ketuban
Freepik/yanalya

Masa kehamilan bukan hanya tentang Mama yang sedang mengandung, melainkan juga janin yang ada di dalam kandungan. Jika Mama kurang memerhatikan asupan sehari-hari pasti akan berdampak pada janin.

Si Kecil yang masih berada di dalam kandungan membutuhkan cairan air ketuban. Tujuannya melindungi janin selama berada di dalam rahim. Dengan mengonsumsi cukup air mineral maka akan mempertahankan tingkat cairan ketuban yang cukup.

6. Berpengaruh terhadap berat badan

6. Berpengaruh terhadap berat badan
Freepik

Kehamilan dapat membuat sebagian mama sulit untuk mengontrol nafsu makan. Bila dibiarkan, berat badan bisa bertambah tanpa terkontriol. Sehigga berisiko untuk mengalami obesitas yang tentu saja membahayakan kehamilan.

Nah, mengonsumsi air mineral yang cukup dapat mengendalikan nafsu makan mama. Sehingga Mama juga dapat mengontrol berat badan mama selama hamil.

7. Menjaga suhu tubuh tetap normal

7. Menjaga suhu tubuh tetap normal
Freepik/yanalya

Perubahan suhu tubuh saat hamil pasti akan terasa. Di saat masa kehamilan, suhu tubuh akan terasa lebih panas dan terkadang sulit untuk dikendalikan. Adanya kenaikan reproduksi hormon membuat aliran darah pada ibu hamil meningkat, sehingga menyebabkan suhu tubuh meningkat.

Selain itu, kekurangan air mineral dan aktivitas ibu hamil yang lebih banyak mengeluarkan tenaga juga bisa menjadi pemicunya. Untuk itu, sangat disarankan tetap mengonsumsi air mineral yang cukup saat masa kehamilan. Air mineral bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga suhu tubuh tetap normal. 

Nah itulah manfaat air mineral untuk ibu hamil. Semoga penjelasan tadi bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Topic:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.