Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Golongan Darah Bisa Menentukan Risiko Kelahiran Prematur

Golongan Darah Bisa Menentukan Risiko Kelahiran Prematur
Pexels/Andressa Chagas
Intinya Sih
  • Penelitian Imperial College London menemukan ibu hamil bergolongan darah O dan B memiliki risiko lebih tinggi mengalami kelahiran prematur dibandingkan golongan darah A.
  • Golongan darah A cenderung memiliki bakteri baik Lactobacillus crispatus yang mendukung kehamilan sehat dan menurunkan risiko kelahiran prematur.
  • Temuan ini membuka peluang deteksi dini serta pengembangan terapi probiotik berbasis golongan darah untuk mencegah kelahiran prematur di masa depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Kehamilan kadang datang dengan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Apakah ini normal? Haruskah khawatir tentang beberapa hal? Apa lagi yang bisa mama lakukan untuk mempersiapkan diri jelang melahirkan? Pertanyaan seperti ini umum di benak ibu hamil.

Kabar baiknya keilmuan kesehatan saat ini sudah maju dan menemukan berbagai hal untuk membantu orangtua dan tenaga medis mendukung kehamilan yang sehat. Melansir The Bump, ada penelitian baru dari Imperial College London menunjukkan bahwa golongan darah ibu hamil mungkin berperan dalam risiko kelahiran prematur, kok bisa?

Meski terdengar menyeramkan, ini bisa memberikan petunjuk tambahan bagi dokter atau ibu hamil sendiri. Meski golongan darah ini bukan faktor penentu utama, ya!

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya mengenai golongan darah bisa menentukan risiko kelahiran prematur.

1. Ibu hamil golongan darah O dan B berisiko melahirkan prematur tinggi

ilustrasi ibu hamil
Pexels/Leah Newhouse

Studi itu menganalisis lebih dari 74.000 data kehamilan dan dipublikasikan dalam jurnal Biofilms and Microbiomes. Hasilnya adalah ibu hamil dengan golongan darah B dan O dikaitkan dengan peluang lebih tinggi mengalami kelahiran prematur spontan.

Sementara perempuan dengan golongan darah A tampak memiliki risiko lebih rendah. Ini penemuan yang menarik, karena biasanya risiko kelahiran prematur sering dikaitkan dengan dari penyakit pada ibu hamil itu sendiri.

2. Alasan ibu hamil golongan darah A punya risiko kecil melahirkan bayi prematur

ilustrasi ibu hamil
Pexels/G_Masters

Dari studi itu, para peneliti menduga hal ini terjadi karena perempuan dengan golongan darah A lebih mungkin memiliki Lactobacillus crispatus yang merupakan bakteri “baik” yang berkaitan dengan kehamilan sehat.

“Meski kami belum menetapkan hubungan sebab-akibat, kami telah mengidentifikasi adanya kaitan genetik yang dapat memengaruhi risiko kelahiran prematur spontan pada perempuan,” jelas peneliti utama Lynne Sykes, PhD, profesor klinis asosiasi di Imperial College London dalam studinya.

Menurutnya, temuan ini berpotensi membantu mendeteksi risiko lebih awal dalam kehamilan serta menawarkan intervensi yang lebih tepat sasaran di masa depan.

3. Alasan ibu hamil golongan darah O dan B berisiko melahirkan bayi prematur

ilustrasi ibu hamil
Pexels/Thiago Zanutim Lucas

Dalam penelitian itu disinggung kalau risiko ini juga ada hubungan ini juga berbeda tergantung riwayat medis. Pada ibu hamil yang pernah menjalani operasi serviks, golongan darah B menunjukkan kemungkinan lebih tinggi untuk melahirkan prematur

Sementara pada ibu hamil dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur sebelumnya, golongan darah O dikaitkan dengan risiko tertinggi di kehamilan setelahnya.

4. Penelitian ini bukan untuk membuat ibu hamil panik!

ilustrasi ibu hamil
Freepik/shurkin_son

Meski demikian, temuan ini bukan untuk membuat ibu hamil panik dan khawatir.

“Yang paling menarik bagi saya adalah peluang menuju pengobatan kehamilan yang benar-benar personal. Perawatan untuk mencegah kelahiran prematur hampir tidak berubah selama beberapa dekade. Penelitian ini membuka jalan bagi intervensi yang lebih terarah dan berbasis biologi,” jelas Lynne Sykes.

Kabar baiknya, penelitian lanjutan mengenai hal ini sedang dipersiapkan. Para peneliti selanjutnya akan melihat mengenai terapi probiotik dengan Lactobacillus crispatus (Lactin-V) dapat membantu mengurangi risiko kelahiran prematur pada ibu hamil yang berisiko tinggi. 

Hasilnya akan dilihat apakah bisa berbeda berdasarkan golongan darah seperti pada penelitian ini.

Itulah tadi informasi mengenai golongan darah yang bisa menentukan risiko kelahiran prematur. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama.

Share Article
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara

Related Articles

See More