- Pembengkakan yang terlihat. Mama mungkin sudah familiar setidaknya pada tingkat tertentu dengan bagaimana biasanya area vulva dan vagina terasa. Jika bengkak, vagina bisa terasa lebih besar atau lebih bengkak. Mungkin ada perasaan bengkak atau penuh secara umum di area vagina yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan secara keseluruhan.
- Benjolan. Beberapa ibu hamil yang mengalami pembengkakan vagina selama kehamilan dapat mengalami munculnya varises di area vulva mereka. Hal ini dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa berbenjol di sana.
- Gatal. Ini tidak terjadi pada setiap ibu hamil, tetapi rasa gatal terkadang menyertai pembengkakan vagina.
Normalkah Vagina Bengkak saat Hamil? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

- Pembengkakan vagina saat hamil tergolong umum dan bisa disebabkan oleh peningkatan volume darah, varises vulva, infeksi jamur, atau kelebihan cairan di jaringan tubuh.
- Gejala yang muncul meliputi rasa bengkak, benjolan akibat varises, serta kemungkinan gatal yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi ibu hamil.
- Penanganan dapat dilakukan dengan kompres dingin, penggunaan stoking kompresi sesuai anjuran dokter, serta pemeriksaan medis bila disertai tanda infeksi jamur.
Saat hamil, Mama mungkin mengalami beberapa ketidaknyamanan. Misalnya pembengkakan. Tangan dan kaki bengkak adalah hal yang biasa dialami oleh ibu hamil.
Namun jika Mama anggota tubuh lainnya yang mengalami pembengkakan, apakah ini normal? Misalnya vagina. Apa yang harus Mama lakukan bila vagina bengkak saat hamil? Apakah Mama harus khawatir dan memeriksakan diri ke dokter?
Bila ini terjadi pada Mama, Popmama sudah merangkum tentang vagina bengkak saat hamil pada ulasan berikut ini.
Gejala Pembengkakan Vagina selama Kehamilan

Pembengkakan adalah efek samping umum kehamilan, terutama pada kaki dan tangan. Tetapi ada satu area yang juga dapat membengkak selama kehamilan yang tidak banyak mendapat perhatian: vagina.
Jika Mama menyadari bahwa vagina bengkak selama kehamilan, ketahuilah bahwa Mama bukan satu-satunya ibu hamil yang mengalami ini. Jadi, vagina bengkak saat hamil itu normal atau umum dialami oleh para mama.
Setiap perempuan dan setiap kehamilan berbeda—yang berarti gejala pembengkakan vagina selama kehamilan dapat berbeda dari orang ke orang. Namun secara umum, Mama mungkin mengalami hal-hal berikut:
Apa Penyebab Pembengkakan Vagina selama Kehamilan?

Ada beberapa alasan mengapa Mama mungkin mengalami pembengkakan vagina selama kehamilan.
Berikut beberapa yang paling umum:
- Peningkatan volume darah. Volume darah mama meningkat selama kehamilan untuk membantu mendukung pertumbuhan janin. Seiring pertumbuhan rahim, tekanan pembuluh darah di panggul juga meningkat. Kombinasi kedua hal ini dapat menyebabkan pembengkakan.
- Varises di vulva. Varises adalah pembuluh darah yang bengkak dan bergelombang yang berkembang ketika katup memungkinkan darah berkumpul di satu tempat atau mengalir kembali. Sama seperti Mama dapat mengembangkan varises di kaki, Mama juga dapat mengembangkannya di vulva selama kehamilan. Ini tidak berbahaya, tetapi dapat mengkhawatirkan ibu hamil ketika tiba-tiba muncul.
- Infeksi jamur. Infeksi jamur umum terjadi pada ibu hamil, dan juga dapat menyebabkan vagina bengkak selama kehamilan. Peradangan yang diakibatkan oleh infeksi dapat menyebabkan pembengkakan lebih lanjut.
- Kelebihan cairan. Kelebihan cairan dapat terperangkap di jaringan tubuh mama selama kehamilan, dan itu dapat menyebabkan pembengkakan di area tersebut.
Cara Mengurangi Pembengkakan Vagina selama Kehamilan

Jika Mama menduga pembengkakan vagina disebabkan oleh kelebihan cairan, stoking kompresi atau penopang mungkin dapat membantu. Ada produk di pasaran yang dapat Mama beli untuk memberikan dukungan pada vulva. Namun, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan aman digunakan.
Untuk meredakan langsung, Mama dapat melakukan kompres dingin langsung ke vulva. Ini akan membantu mengurangi ketidaknyamanan serta mengurangi pembengkakan.
Jika Mama mengalami pembengkakan vagina bersamaan dengan gejala infeksi jamur—seperti area vagina yang gatal selama kehamilan, disertai dengan keputihan—Mama sebaiknya menemui dokter untuk evaluasi. Jika dokter memastikan bahwa Mama memang mengalami infeksi jamur, dokter kemungkinan akan merekomendasikan Mama untuk menggunakan krim yang dijual bebas.
Cara Mencegah Pembengkakan Vagina selama Kehamilan

Sayangnya tidak banyak yang dapat Mama lakukan untuk mengurangi kemungkinan mengalami pembengkakan vagina selama kehamilan, mengingat itu adalah efek samping normal dari kehamilan.
Namun, sebisa mungkin hindari duduk atau berdiri dalam waktu lama mungkin bermanfaat.
Meskipun cukup umum, ada baiknya untuk melaporkan pembengkakan vagina selama kehamilan kepada dokter sehingga mereka dapat membantu menentukan penyebabnya dan memberi Mama pertolongan secepat mungkin.
Sekarang Mama sudah mengetahui tentang penyebab vagina bengkak saat hamil. Meski normal, jika Mama mengalami kekhawatiran, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter, ya!
-oRNeTStOatgcjn5yVSXKAM2D8gE0ueSd.jpg)

















