Selama kehamilan, plasenta menjadi organ yang memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang janin. Selain menyalurkan oksigen dan nutrisi dari ibu ke janin, plasenta juga membantu membuang zat sisa metabolisme serta menghasilkan hormon yang dibutuhkan untuk mempertahankan kehamilan.
Selain kondisi plasenta, letaknya di dalam rahim juga menjadi salah satu hal yang akan dipantau dokter melalui pemeriksaan USG. Sebagian besar posisi plasenta tergolong normal, tetapi ada pula kondisi tertentu yang memerlukan pengawasan lebih ketat karena dapat memengaruhi proses persalinan.
Lalu, posisi plasenta seperti apa yang masih normal dan kapan ibu hamil perlu waspada?
Berikut Popmama.com merangkum penjelasan mengenai posisi plasenta saat hamil yang normal dan perlu diwaspadai, berdasarkan dr. Raissa Liem, Sp.OG. dari unggahan Instagramnya @dr.raissa.spog.
