- Tali pusar yang panjang (Lebih dari 68,5 cm)
- Janin seperti pesenam kecil, banyak berputar dan berguling
- Cairan di dalam rahim lebih banyak dari biasanya (Disebut polihidramnios)
Janin Terlilit Tali Pusar, Apakah Bisa Terlepas dengan Sendirinya?

- Lilitan tali pusar terjadi ketika tali pusar melilit leher janin, kondisi ini umum dialami sekitar satu dari tiga kehamilan dan biasanya tidak berbahaya.
- Penyebabnya bisa karena tali pusar panjang, gerakan janin aktif, atau cairan ketuban berlebih, namun tidak ada cara khusus untuk mencegahnya.
- Dalam banyak kasus lilitan dapat terlepas sendiri atau ditangani aman oleh bidan dan dokter saat persalinan tanpa menimbulkan masalah serius.
Pernah mendengar istilah janin terlilit tali pusar dan merasa sedikit khawatir? Lilitan tali pusar adalah kondisi ketika tali pusar melilit leher janin. Kondisi ini mungkin terdengar sedikit menakutkan pada awalnya. Namun, sebenarnya sangat umum dan terjadi pada sekitar satu dari tiga kehamilan.
Sebagian besar waktu, lilitan tali pusar ini tidak menyebabkan masalah. Bidan dan dokter menangani hal ini sepanjang waktu dan tahu persis apa yang harus dilakukan.
Dalam kasus yang jarang terjadi di mana tali pusar agak terlalu ketat, dokter dapat mengatasinya dengan perawatan yang tepat.
Mama mungkin bertanya-tanya: janin terlilit tali pusar, apakah bisa lepas dengan sendirinya? Yuk, temukan jawabannya pada ulasan Popmama berikut ini.
Janin Terlilit Tali Pusar, Apa Maksudnya?

Lilitan tali pusar adalah istilah yang digunakan oleh bidan atau dokter ketika tali pusar melilit leher janin.
Terdengar agak menegangkan, tetapi jangan khawatir — ini sebenarnya sangat umum dan biasanya bukan masalah besar. Kondisi ini dapat terjadi selama kehamilan atau persalinan dan kelahiran. Sebagian besar waktu, bidan atau dokter akan mengatasinya bahkan sebelum Mama menyadarinya.
Bayi juga bisa mengalami lilitan tali pusar di bagian tubuh lain, seperti anggota badan, dan terkadang mereka bahkan bermain dengan tali pusar saat masih di dalam rahim.
Sekitar satu dari tiga janin mengalami kondisi ini. Sebagian besar lahir dengan baik-baik saja, tanpa masalah sama sekali. Sekitar satu dari empat bayi hanya memiliki satu lilitan tali pusar di leher mereka, dan jumlah yang lebih kecil (seperti tiga dari 100) mungkin memiliki dua atau bahkan tiga lilitan — itu disebut lilitan tali pusar ganda atau rangkap tiga.
Namun orangtua tidak perlu khawatir. Mungkin menakutkan ketika mendengar bahwa si Kecil terlilit tali pusar. Tetapi biasanya kondisi ini tidak berbahaya.
Apa Penyebab Janin Terlilit Tali Pusar?

Mama tidak melakukan kesalahan apa pun, dan tidak ada yang bisa Mama lakukan untuk mencegahnya. Tetapi berikut beberapa alasan mengapa hal itu mungkin terjadi:
Janin Terlilit Tali Pusar, Apakah Bisa Terlepas dengan Sendirinya?

Jika hasil USG menunjukkan tali pusar melilit leher janin, ini hampir selalu tidak berbahaya. Bahkan mungkin akan terlepas sendiri saat janin masih di dalam rahim. Bidan atau dokter akan menjelaskan semuanya, dan jika tetap melilit hingga kelahiran, mereka akan siap menanganinya dengan aman. Tidak perlu khawatir.
Bagaimana penanganan tali pusar melilit leher bayi selama persalinan dan kelahiran? Mama mungkin bahkan tidak akan menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Tali pusar melilit leher bayi sangat umum terjadi selama persalinan dan biasanya akan teratasi tanpa masalah.
Jika bidan melihat tali pusar melilit leher bayi setelah kepala bayi keluar, mereka akan dengan lembut melepaskannya dari kepala bayi atau melonggarkannya agar bayi dapat lahir dengan selamat.
Sangat jarang, jika tali pusar sangat kencang atau memengaruhi aliran darah, dokter mungkin akan:
Menjepit dan memotong tali pusar sebelum bahu bayi lahir. Jangan khawatir, mereka tahu persis apa yang harus dilakukan.
Memantau detak jantung bayi dengan sangat cermat. Terkadang tali pusar sedikit tertekan selama kontraksi yang dapat menyebabkan detak jantung bayi menurun untuk waktu singkat.
Jika detak jantung bayi turun terlalu banyak dan tidak pulih, mereka mungkin menyarankan operasi caesar darurat — tetapi sekali lagi, ini sangat jarang terjadi. Cobalah untuk tidak khawatir. Bidan atau dokter akan selalu menjelaskan apa yang terjadi dan mengapa.
Jadi, janin terlilit tali pusar, apakah bisa terlepas sendiri? Jawabannya bisa, ya, Ma. Namun pastikan Mama selalu melakukan pemeriksaan ke dokter sesuai dengan jadwalnya.
Semoga informasi di atas bisa membantu, Mama.

















