Selama kehamilan, tubuh mama mengalami berbagai perubahan akibat peningkatan hormon kehamilan. Salah satu perubahan yang cukup sering terjadi adalah munculnya skin tag, yaitu pertumbuhan kulit berlebih pada bagian leher, bawah ketiak, paha, hingga sekitar payudara.
Umumnya, skin tag muncul sejak kehamilan trimester kedua. Kondisi ini sebenarnya tidak berbahaya dan akan memudar setelah persalinan. Namun, kehadirannya dapat terasa mengganggu, terutama saat bergesekan dengan pakaian hingga menimbulkan iritasi.
Untuk mengatasinya, Mama dapat melakukan perawatan rumahan hingga tindakan medis setelah persalinan atau sesuai anjuran dokter. Perawatan rumahan memang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan prosedur medis.
Berikut Popmama.com membahas berbagai cara mengatasi skin tag saat hamil, baik melalui perawatan di rumah maupun tindakan medis. Yuk, Ma, simak selengkapnya.
