Ibu Hamil Perlu Tahu, Begini Gerakan Janin jika Kepala Sudah di Bawah

Ternyata bisa diketahui tanpa USG, lho!

4 Juli 2022

Ibu Hamil Perlu Tahu, Begini Gerakan Janin jika Kepala Sudah Bawah
Freepik/drobotdean

Janin di dalam kandungan bisa bergerak bebas seolah rahim mama adalah taman bermainnya. Posisinya pun berbeda-beda setiap saat, bisa kepala di atas, kepala di bawah, atau menyamping.

Pada trimester ketiga khususnya menjelang persalinan, janin sebaiknya sudah berada dalam posisi siap lahir atau kepala di bawah. Jika kepalanya masih di atas, maka ibu hamil kemungkinan besar akan menjalani persalinan caesar karena posisi bayi sungsang.

Nah, kali ini Popmama.com akan membahas tentang cara mengetahui kepala janin sudah di bawah lewat gerakannya. Jadi, tidak perlu USG pun ibu hamil bisa tahu bagaimana posisi janinnya saat ini. Menarik, bukan? 

Berikut ulasan mengenai gerakan janin jika kepala sudah di bawah. Yuk, disimak!

Editors' Picks

Cephalic Position

Cephalic Position
Freepik/tirachardz

Sebenarnya, cara yang paling akurat untuk melihat posisi janin adalah dengan melakukan USG. Posisi janin bisa saja diketahui tanpa melakukan USG, namun akan lebih mudah jika usia kandungannya sudah di atas 30 minggu.

Menjelang persalinan, posisi kepala bayi sebaiknya memang mulai berada di bawah, searah dengan jalur lahir. Posisi inilah yang disebut dengan cephalic position atau kepala di bawah.

Cara untuk mengetahui posisi kepala bayi sudah di bawah adalah saat ibu hamil memiliki benjolan di sebelah kanan atau kiri atas. Jika saat benjolan itu ditekan lembut dan terasa seluruh tubuh bayi bergerak, maka posisi kepalanya sudah berada di bawah.

Nah, cephalic position ini terbagi menjadi dua, yaitu anterior position dan posterior position. Keduanya pun memiliki ciri-ciri yang berbeda, lho. Kita kupas satu per satu, ya.

1. Anterior position

1. Anterior position
freepik.com/feelgood18

Anterior position adalah posisi di mana kepala janin berada di bawah dan punggungnya menempel ke bagian luar atau ke perut mama. Jadi, ia akan meringkuk menghadap Mamanya.

Jika janin sedang berada di posisi ini, ibu hamil biasanya akan merasakan pergerakan janin di bawah tulang rusuknya. Selain itu, ciri-ciri lainnya adalah pusar ibu hamil akan mengarah ke luar.

Apabila kedua tanda ini dirasakan oleh ibu hamil, maka bisa dipastikan bayinya berada dalam anterior position. Lalu, bagaimana dengan posterior position?

2. Posterior position

2. Posterior position
Freepik/yanalya

Jika anterior position berarti punggung janin menempel dengan perut mama, maka posterior position sebaliknya. Pada posterior position, punggung janin menempel dengan punggung mama dan kepalanya berada di posisi bawah.

Karena bayi meringkuk ke arah depan tubuh mamanya, maka perut ibu hamil pun akan terlihat lebih rata, bukan bulat sempurna. Selain itu, tendangan bayi akan lebih terasa di perut bagian tengah.

Nah, itu dia tadi penjelasan tentang gerakan janin jika kepala sudah di bawah. Tidak sulit bukan untuk mengetahuinya meski tanpa melakukan USG?

Baca juga:

Topic:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk