5 Tips yang Bisa Bantu Mama Tidur dengan Nyaman saat Hamil Tua

Asupan makanan dan minuman juga perlu diperhatikan, lho

2 Maret 2020

5 Tips Bisa Bantu Mama Tidur Nyaman saat Hamil Tua
Unsplash/Dominic Sansotta

Memasuki trimester ketiga kehamilan biasanya membuat Mama kekurangan waktu tidur. Perut yang semakin membesar dengan berbagai gejala tak nyaman lain bisa saja menyita waktu istirahat. Padahal, masa kehamilan membuat tubuh perempuan cenderung lebih lelah.

Sulit tidur saat hamil bisa saja disebabkan oleh insomnia atau berbagai kondisi lain, seperti sering buang air kecil, sakit punggung, ketidaknyamanan perut, kaki yang kram, sesak nafas, mulas,hingga mual atau muntah.

Masalah ketidaknyamanan atau sulit tidur ini tak boleh dianggap sepele lho, Ma. Selain membuat tubuh Mama cenderung lebih lelah saat pagi atau siang hari. Kekurangan tidur juga dapat menghambat pertumbuhan bayi.

Jika sedang mengalami hal ini, yuk simak beberapa tips dari Popmama.com agar Mama bisa tetap tidur dengan nyaman selama tahap akhir kehamilan. Berikut yang dilansir dari amummytoo.co.uk dan berbagai sumber.

1. Menopang satu kaki dengan bantal

1. Menopang satu kaki bantal
Target.com

Salah satu posisi yang membuat tidur terasa lebih nyaman, yaitu dengan memosisikan kaki di atas bantal saat berbaring miring. Posisi ini akan membuat Mama lebih tenang dan bisa mengurangi gejala pelunakan panggul atau nyeri panggul.

Tak hanya itu, posisi miring ketika berbaring juga membuat kerja jantung lebih mudah karena menjaga berat bayi tekanan pembuluh darah. Mama bisa memanfaatkan bantal tidur biasa atau bantal khusus ibu hamil. 

2. Letakkan bantal di belakang punggung

2. Letakkan bantal belakang punggung
Unsplash/Agatha Create

Selain posisi, bantal juga memengaruhi Mama saat tidur. Coba lah letakan bantal pada bagian belakang punggung sehingga dapat membuat posisi berbaring miring Mama lebih nyaman dan menjaga tubuh tetap aman ketika berguling ke bagian belakang.

Ya, bantal di bagian belakang akan menjadi penopang tubuh saat tidur di malam hari. Selain menggunakan bantal, Mama juga bisa memanfaatkan selimut yang digulung untuk menerapkan tips ini.

Editors' Picks

3. Berbaring miring ke sisi kiri

3. Berbaring miring ke sisi kiri
Unsplash/Kaligin Michail

Dikutip dari laman Kidshealth.org, beberapa dokter kandungan menyarankan agar perempuan hamil tidur dengan berbaring menghadap sisi kiri. Hal ini karena hati Mama berada di sisi kanan perut, dengan menghadap sisi kiri akan menjaga rahim tetap aman.

Tidur miring ke kiri juga bisa meningkatkan aliran darah serta nutrisi ke plasenta dan janin karena mengurangi tekanan pada vena cava yang membawa darah saat sirkulasi. Jadi, posisi ini juga bisa berdampak pada kesehatab Mama. 

4. Mandi air hangat sebelum tidur

4. Mandi air hangat sebelum tidur
Unsplash/Holger Link

Seperti yang dilansir dari motherandbaby.co.uk, mandi dengan air hangat bisa membantu Mama lebih nyenyak ketika istirahat di malam hari. Mandi air hangat ini akan bantu membawa darah dari otak ke permukaan kulit sehingga suhu tubuh akan turun, tubuh menjadi lebih rileks, dan akhirnya menyebabkan rasa kantuk. Namun, tetap perhatikan suhu airnya ya, Ma. Jangan terlalu panas.

5. Jaga asupan makanan

5. Jaga asupan makanan
Unsplash/Nathan Dumlao

Percaya atau tidak, makanan atau minuman yang masuk dalam tubuh juga dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang lho, Ma. Jika ingin tetap tidur nyenyak dan nyaman saat hamil, Mama perlu mengurangi konsumsi minuman yang berkafein, seperti teh dan kopi.

Makan lah dengan perlahan dan bijaksana saat siang hari. Hindari juga makanan yang asam, berkarbonasi, berlemak tinggi, dan pedas agar terhindar dari rasa mulas atau gejala tidak nyaman pada perut di malam hari.

Selain menerapkan beberapa tips agar tidur lebih nyaman saat trimester ketiga, Mama juga perlu memerhatikan pakaian. Jangan menggunakan pakaian yang terlalu tebal atau yang memberikan tekanan pada bagian perut.

Mama juga bisa memanfaatkan humidifier untuk bantu melembapkan udara sehingga suasana kamar lebih tenang dan terhindar dari virus atau bakteri penyebab flu. Selamat mencoba ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.