Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Area pinggiran kuku sering kali memiliki tumpukan sel kulit mati yang membuatnya tampak kasar, bersisik, dan tidak terawat. Untuk menghaluskannya kembali, campuran dari gula pasir dan madu murni bisa diracik menjadi scrub eksfoliasi alami yang sangat lembut.
Madu bertugas untuk mengunci kelembapan alami, sementara butiran gula bertindak sebagai penggosok yang aman bagi kulit sensitif mama saat hamil. Gosokkan campuran racikan ini secara perlahan di area sekitar kuku dan kutikula, lalu bilas sembari dipijat pelan-pelan dengan air hangat.
Itulah beberapa cara ibu hamil merawat kuku dengan bahan alami. Dengan perawatan yang rutin, kuku mama akan tetap terlihat cantik, sehat, dan berkilau tanpa perlu khawatir akan efek samping bahan kimia berbahaya.
Apakah ibu hamil sama sekali tidak boleh menggunakan cat kuku? | Ibu hamil masih diperbolehkan menggunakan cat kuku, asalkan memilih produk dengan label 3-free, 5-free, atau bahan dasar air (water-based) yang bebas dari bahan kimia keras seperti formaldehyde, toluene, dan dibutyl phthalate (DBP). |
Mengapa kuku menjadi lebih mudah patah selama kehamilan? | Kondisi kuku yang mudah patah sering kali disebabkan oleh fluktuasi hormon kehamilan yang menyerap banyak nutrisi tubuh untuk perkembangan janin. Kekurangan asupan kalsium atau vitamin B kompleks juga bisa memicu kuku rapuh. |
Seberapa sering perawatan kuku alami ini boleh dilakukan? | Perawatan menggunakan bahan alami sangat aman dilakukan secara rutin. Ibu hamil bisa merendam atau menggunakan scrub kuku sebanyak 1-2 kali seminggu, sementara untuk pengolesan minyak zaitun atau minyak kelapa bisa dilakukan setiap hari. |