Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
6 Cara Ibu Hamil Merawat Kuku dengan Bahan Alami
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
  • Bahan alami seperti minyak zaitun dan minyak kelapa sangat efektif untuk melembapkan kutikula serta mencegah kuku rapuh.

  • Perasan air lemon dan gel lidah buaya dapat dimanfaatkan untuk mengembalikan kilau kuku yang kusam serta memperkuat strukturnya.

  • Melakukan eksfoliasi menggunakan scrub gula madu dan merendam jari di air garam hangat membantu mengangkat sel kulit mati serta membunuh kuman.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Masa kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh, termasuk pada kondisi kuku dan rambut akibat fluktuasi hormon. Beberapa ibu hamil mungkin merasakan kukunya tumbuh lebih cepat dan kuat, namun tidak sedikit pula yang justru mengalami kuku rapuh, kusam serta mudah patah.

Menjaga penampilan dan kebersihan kuku tentu tetap penting dilakukan selama hamil. Mengingat paparan bahan kimia dari cat kuku atau aseton sering kali membuat khawatir, beralih ke perawatan berbahan dasar alami adalah langkah yang paling bijak dan aman untuk kesehatan ibu hamil maupun janin.

Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa cara ibu hamil merawat kuku dengan bahan alami.

Yuk Ma, simak tips amannya!

Deretan Cara Ibu Hamil Merawat Kuku dengan Bahan Alami

1. Minyak zaitun untuk melembapkan kutikula

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Minyak zaitun (olive oil) sudah lama dikenal sebagai rahasia kecantikan alami karena kandungan vitamin E yang sangat tinggi. Bagi ibu hamil yang mengalami masalah kuku kering dan area kutikula yang mudah mengelupas selama masa kehamilan, minyak ini adalah pelembap yang sangat tepat.

Mama cukup mengoleskan sedikit minyak zaitun murni pada area kuku dan kutikula setiap malam sebelum tidur. Pijat dengan lembut agar nutrisinya meresap sempurna, sehingga kuku tumbuh lebih kuat, lembap, dan tidak mudah patah saat beraktivitas.

2. Perasan lemon untuk mencerahkan kuku

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Perubahan hormon kehamilan terkadang membuat warna kuku menjadi lebih kusam atau bahkan sedikit menguning. Untuk mengatasi hal ini tanpa menggunakan bahan kimia pemutih, perasan air lemon segar bisa menjadi pencerah kuku alami yang sangat aman diaplikasikan.

Kandungan vitamin C dan asam sitrat di dalam lemon sangat ampuh mengangkat noda kusam sekaligus mengembalikan kilau alami kuku. Mama hanya perlu merendam ujung jari ke dalam mangkuk berisi campuran air hangat dan perasan lemon selama beberapa menit, lalu bilas hingga bersih.

3. Minyak kelapa sebagai anti jamur alami

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Sistem kekebalan tubuh yang menurun saat hamil bisa membuat kulit di sekitar kuku mama lebih rentan terhadap infeksi bakteri atau jamur. Minyak kelapa murni (virgin coconut oil) hadir sebagai agen anti jamur dan antibakteri alami yang sangat baik berkat kandungan asam lauratnya.

Selain secara aktif melindungi kuku dari risiko infeksi, minyak kelapa juga memberikan hidrasi ekstra pada jaringan kulit di sekitarnya. Rutin mengoleskan dan memijat kuku menggunakan minyak kelapa sehabis mandi akan menjaga kesehatan area nail bed secara keseluruhan.

4. Lidah buaya untuk memperkuat kuku rapuh

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Banyak ibu hamil yang mengeluhkan kukunya berubah menjadi sangat tipis, rapuh, dan berlapis saat sedang mengandung. Gel lidah buaya (aloe vera) yang sangat kaya akan asam amino dan antioksidan dapat diandalkan untuk membantu memperkuat kembali struktur kuku dari luar.

Sensasi dingin alami dari gel lidah buaya juga mampu memberikan efek menenangkan pada kulit jari yang mungkin terasa pegal atau bengkak. Oleskan gel lidah buaya segar secara merata pada seluruh permukaan kuku dan diamkan hingga mengering sebelum dibilas dengan air biasa.

5. Rendaman air garam hangat untuk relaksasi

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Melakukan perawatan kuku ala salon di rumah tidak akan lengkap rasanya tanpa sesi relaksasi menggunakan rendaman air garam. Garam laut alami memiliki kandungan mineral penting yang sangat efektif membersihkan kotoran dan kuman yang tersembunyi di sela-sela kuku.

Larutkan satu sendok makan garam laut ke dalam mangkuk atau baskom kecil yang sudah diisi air hangat. Mama bisa merendam jari-jari tangan di dalamnya selama sepuluh hingga lima belas menit untuk meredakan ketegangan otot jari sekaligus melunakkan kutikula yang mengeras.

6. Scrub gula dan madu untuk angkat sel kulit mati

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Area pinggiran kuku sering kali memiliki tumpukan sel kulit mati yang membuatnya tampak kasar, bersisik, dan tidak terawat. Untuk menghaluskannya kembali, campuran dari gula pasir dan madu murni bisa diracik menjadi scrub eksfoliasi alami yang sangat lembut.

Madu bertugas untuk mengunci kelembapan alami, sementara butiran gula bertindak sebagai penggosok yang aman bagi kulit sensitif mama saat hamil. Gosokkan campuran racikan ini secara perlahan di area sekitar kuku dan kutikula, lalu bilas sembari dipijat pelan-pelan dengan air hangat.

Itulah beberapa cara ibu hamil merawat kuku dengan bahan alami. Dengan perawatan yang rutin, kuku mama akan tetap terlihat cantik, sehat, dan berkilau tanpa perlu khawatir akan efek samping bahan kimia berbahaya.

FAQ Merawat Kuku saat Hamil

Apakah ibu hamil sama sekali tidak boleh menggunakan cat kuku?

Ibu hamil masih diperbolehkan menggunakan cat kuku, asalkan memilih produk dengan label 3-free, 5-free, atau bahan dasar air (water-based) yang bebas dari bahan kimia keras seperti formaldehyde, toluene, dan dibutyl phthalate (DBP).

Mengapa kuku menjadi lebih mudah patah selama kehamilan?

Kondisi kuku yang mudah patah sering kali disebabkan oleh fluktuasi hormon kehamilan yang menyerap banyak nutrisi tubuh untuk perkembangan janin. Kekurangan asupan kalsium atau vitamin B kompleks juga bisa memicu kuku rapuh.

Seberapa sering perawatan kuku alami ini boleh dilakukan?

Perawatan menggunakan bahan alami sangat aman dilakukan secara rutin. Ibu hamil bisa merendam atau menggunakan scrub kuku sebanyak 1-2 kali seminggu, sementara untuk pengolesan minyak zaitun atau minyak kelapa bisa dilakukan setiap hari.

Editorial Team